📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 101,300 dokumen

PORTOFOLIO ASURANSI DAN REASURANSI DENGAN VARIANSI DAN VALUE-AT-RISK UNTUK PENENTUAN RETENSI OPTIMAL

Perusahaan asuransi menghadapi risiko kerugian akibat ketidakpastian besar klaim yang terjadi. Hal ini dapat menimbulkan beban finansial yang signifikan. Untuk meminimumkan risiko tersebut, perusahaan asuransi dapat mengalokasikan sebagian kerugian kepada reasuransi melalui kontrak seperti quota-share, stop-loss, dan kombinasi keduanya. Tugas Akhir ini bertujuan untuk memodelkan portofolio asuransi dan reasuransi serta menentukan retensi optimal berdasarkan ukuran risiko variansi dan Value-at-Risk (VaR) dengan mempertimbangkan ketidakpastian dalam pengukuran. Data klaim dimodelkan menggunakan distribusi eksponensial dan Pareto diperumum (generalized Pareto). Ukuran risiko berbasis variansi dihitung menggunakan beberapa penaksir variansi, sedangkan VaR estimatif (estimative VaR) diperbaiki menggunakan pendekatan VaR dengan improvisasi (improved VaR) untuk mengurangi bias akibat kesalahan penaksiran parameter. Selanjutnya, retensi optimal ditentukan dengan meminimumkan fungsi kerugian gabungan dari perspektif asuransi dan reasuransi dengan mempertimbangkan faktor bobot kepentingan kedua pihak. Hasil Tugas Akhir menunjukkan bahwa pemilihan penaksir mempengaruhi hasil pengukuran risiko, dan pendekatan VaR dengan improvisasi (improved VaR) menghasilkan prediksi yang lebih akurat dibandingkan VaR estimatif (estimative VaR). Selain itu, kombinasi retensi optimal menunjukkan bahwa penggunaan reasuransi berperan dalam meminimumkan risiko gabungan secara optimal.

2026
👤 Penulis: Diandra Maulida Ibrahim
🏷️ Portofolio Asuransi Dan Reasuransi 🏷️ Analisis Risiko 🏷️ Estimasi Value-At-Risk (Var)

APLIKASI FLEXIBLE PARAMETRIC SURVIVAL MODELS UNTUK ANALISIS RISIKO KANKER SERVIKS DAN PENETAPAN PREMI ASURANSI

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit kritis dengan prevalensi tertinggi pada perempuan di Indonesia, sehingga memberikan tekanan signifikan terhadap klaim asuransi penyakit kritis. Tugas Akhir ini bertujuan memodelkan fungsi hazard kanker serviks menggunakan Flexible Parametric Survival Models (FPSM) serta mengestimasi premi asuransi penyakit kritis berbasis hasil pemodelan tersebut. Data yang digunakan adalah data sekunder dari 858 pasien perempuan dengan 102 kasus positif (11,89%). Pemilihan model terbaik dilakukan menggunakan Akaike Information Criterion (AIC), dengan hasil FPSM skala normal dan m = 3 sebagai model terbaik (AIC = 1138,102), mengungguli distribusi parametrik klasik terbaik yaitu GenGamma (AIC = 1144,394). Fungsi hazard yang dihasilkan menunjukkan dua fase risiko, peningkatan pada usia 18–20 tahun akibat paparan HPV dini, penurunan sementara hingga usia 24 tahun, kemudian peningkatan konsisten hingga usia 65 tahun. Premi asuransi dihitung melalui pendekatan expected cash flow dengan target discounted profit margin sebesar 20%, menghasilkan premi tahunan Rp200.000-Rp3.000.000 tergantung usia masuk dan rencana manfaat. Hasil profit testing menunjukkan IRR 6%-11%, tidak ada New Business Strain, dan Loss Ratio 36%–38%, mengindikasikan kelayakan finansial produk. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa incidence rate merupakan faktor paling berpengaruh terhadap profitabilitas, menegaskan pentingnya akurasi estimasi hazard dalam penetapan premi asuransi penyakit kritis.

2026
👤 Penulis: Beatrice Amanda Gunawan
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

KONSTRUKSI VALUASI HARGA WAJAR PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM KARYAWAN DI INDONESIA BERDASARKAN MODEL VOLATILITAS STOKASTIK HESTON

Employee Stock Option (ESO) atau Program Kepemilikan Saham Karyawan merupakan instrumen kompensasi berbasis saham dengan karakteristik yang berbeda dari opsi yang diperdagangkan secara umum di pasar derivatif, seperti adanya masa tunggu (vesting period) hingga ESO hidup, keterbatasan periode pelaksanaan, risiko gugur akibat keluarnya karyawan, dan kemungkinan pelaksanaan lebih awal. Dalam praktik pencatatan keuangan, valuasi ESO masih umum dibangun di atas model Black–Scholes atau Geometric Brownian Motion (GBM) yang mengasumsikan volatilitas konstan. Asumsi ini tidak terpenuhi apabila histori harga saham menunjukkan heteroskedastisitas, volatility clustering, dan perubahan varians antarperiode. Penelitian ini membangun kerangka valuasi nilai wajar ESO berbasis model Heston Stochastic Volatility (HSV) dengan diskretisasi Euler untuk simulasi Monte Carlo. Studi kasus dilakukan pada Management and Employee Stock Ownership Program (MESOP) 2023–2028 PT Bank Jago Tbk. (ARTO.JK), dengan memperhatikan karakteristik ESO dan regulasi Indonesia. Varians laten diaproksimasi menggunakan Exponentially Weighted Moving Average (EWMA), dengan parameter variance decay ? dipilih melalui rolling-origin backtesting berdasarkan Continuous Ranked Probability Score (CRPS). Hasil pengujian data historis ARTO.JK menolak asumsi volatilitas konstan. Model GBM dan HSV–Euler yang dikalibrasi dan dibangkitkan dalam pengujian rolling-origin backtesting menunjukkan bahwa HSV–Euler memberikan CRPS lebih rendah daripada GBM, yang mengindikasikan bahwa model HSV lebih baik dalam menangkap dinamika pergerakan volatilitas maupun harga saham. Dalam valuasi ESO, dividen historis q = 0 Bank Jago menghasilkan nilai wajar lebih tinggi daripada nilai yang dilaporkan, sedangkan implicit dividend yield yang didapatkan dari valuasi model Black–Scholes dengan input sesuai laporan keuangan Bank Jago menghasilkan nilai lebih rendah dibandingkan nilai yang dilaporkan. Analisis sensitivitas mengidentifikasi faktor dominan yang mempengaruhi valuasi, seperti tingkat imbal hasil, moneyness, parameter varians jangka panjang, dan variance decay. Pada akhirnya, model berhasil memberikan kerangka valuasi yang fleksibel untuk ESO Indonesia ketika asumsi volatilitas konstan tidak terpenuhi.

2026
👤 Penulis: Andree Sulistio Chandra
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

PENGEMBANGAN METODE BEDA HINGGA UNTUK SIMULASI ALIRAN VORTISITAS

Metode beda hingga merupakan metode numerik yang digunakan untuk menyele- saikan persamaan diferensial parsial. Skema Forward Time Centered Space (FTCS) merupakan metode beda hingga eksplisit yang digunakan untuk menyelesaikan per- samaan diferensial parsial bertipe parabolik. Namun, skema FTCS memiliki sya- rat kestabilan yang ketat sehingga memerlukan langkah waktu yang sangat kecil. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, penelitian ini mengintegrasikan skema be- da pusat dengan metode Runge-Kutta orde empat (RK4) sehingga menghasilkan skema RK4-CS. Skema RK4-CS diterapkan dalam simulasi aliran vortisitas da- lam sistem rongga dinding bergerak. Validasi dilakukan dengan membandingkan struktur aliran dan menghitung nilai galat menggunakan Mean Absolute Percenta- ge Error (MAPE) terhadap hasil penelitian terdahulu. Hasil simulasi menunjukkan bahwa struktur aliran vortisitas yang diperoleh dari skema RK4-CS sesuai dengan hasil penelitian terdahulu. Nilai MAPE yang diperoleh dari skema RK4-CS de- ngan langkah waktu di luar batas kestabilan skema FTCS pada rezim laminar dan turbulen berturut-turut sebesar 2,3013% dan 14,4795%.

2026
👤 Penulis: Aldiansyah Anugrah Ramadhan
🏷️ Numerik 🏷️ Simulasi Fluida 🏷️ Metode Runge-Kutta

EVALUASI KINERJA THERMAL ENERGY STORAGE PADA DISTRICT COOLING SYSTEM DENGAN VARIASI STRATEGI OPERASI DAN MEDIA PENYIMPANAN TERMAL BERDASARKAN PROFIL BEBAN GEDUNG KAMPUS

District Cooling System (DCS) yang diintegrasikan dengan Thermal Energy Storage (TES) merupakan solusi efisiensi pendinginan terpusat yang memungkinkan pergeseran beban dari jam puncak ke non-puncak, namun kinerjanya bergantung pada strategi operasi dan media penyimpanan termal. Penelitian ini mengevaluasi kinerja TES pada DCS melalui simulasi untuk menentukan konfigurasi yang sesuai dengan profil beban pendinginan dinamis gedung kampus, dengan memvariasikan strategi operasi full storage dan load leveling, serta media penyimpanan air dan larutan ethylene glycol 20%. Simulasi dinamis dilakukan menggunakan OpenModelica dengan Modelica Buildings Library, tangki TES dimodelkan dengan pendekatan stratified multi-node, dan profil beban disusun dari skematik empat gedung Labtek ITB. Kinerja dievaluasi menggunakan Half-Cycle Figure of Merit (HCFOM), efisiensi energi, Storage Utilization Ratio (SUR), Peak Load Shaving Factor (PLF), dan rasio ketebalan termoklin terhadap tinggi tangki (WTC/H). Uji konvergensi numerik menunjukkan parameter energi tidak sensitif terhadap jumlah segmen tangki, sedangkan parameter stratifikasi sangat sensitif. Hasil menunjukkan media penyimpanan berpengaruh kecil pada performa energi tetapi signifikan pada stratifikasi, dengan ethylene glycol menghasilkan termoklin lebih tebal. Strategi operasi lebih dominan: load leveling menghasilkan SUR, HCFOM, dan PLF lebih tinggi, sedangkan full storage menghasilkan efisiensi energi lebih tinggi karena chiller tidak terbagi. Tidak ada strategi yang mutlak superior; pemilihan perlu disesuaikan prioritas operasional. Penelitian ini berkontribusi berupa kerangka evaluasi TES dan rekomendasi desain operasional pada konteks beban kampus dinamis.

2026
👤 Penulis: Afina Rizkiya Rahmani
🏷️ Thermal Energy Storage 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan Gedung Kampus 🏷️ Simulasi Dinamis

ESTIMASI SEBARAN TEMPERATUR BAWAH PERMUKAAN BERDASARKAN GRADIEN RESISVITAS DATA MAGNETOTELLURIK (MT) PADA LAPANGAN WAESANO, NUSA TENGGARA TIMUR.

Estimasi temperatur bawah permukaan pada tahap eksplorasi awal lapangan panas bumi greenfield menjadi tantangan karena belum tersedianya data sumur dalam. Tingginya biaya dan risiko kegagalan pemboran eksplorasi mendorong perlunya pendekatan tidak langsung yang lebih ekonomis. Metode magnetotellurik (MT) digunakan untuk memperoleh distribusi resistivitas bawah permukaan. Hubungan resistivitas dan temperatur dapat dijelaskan dalam persamaan Arrhenius, di mana gradien resistivitas berbanding lurus dengan gradien temperatur. Penelitian terdahulu terkait hal ini terkendala oleh proses komputasi yang belum otomatis dan terintegrasi. Penelitian ini mengembangkan sebuah algoritma komputasi otomatis yang mengintegrasikan analisis quick look berbasis gradien resistivitas semu dan transformasi Bostick hingga pemodelan tiga dimensi. Pendekatan ini diaplikasikan pada Lapangan Geotermal Waesano menggunakan 102 data MT dan dua sumur landaian suhu. Penelitian ini dibatasi pada zona konduksi termal hingga batas bawah clay cap. Gradien resistivitas tinggi muncul di sisi timur-tenggara serta barat daya dari Danau Sano Nggoang yang diinterpretasikan sebagai zona prospek geotermal. Nilai konstanta Arrhenius diperoleh melalui korelasi antara gradien resistivitas dan gradien temperatur pada sumur WW-1 dan tiga mata air panas. Alur komputasi yang dikembangkan mampu menghasilkan model distribusi temperatur bawah permukaan yang diperoleh dari hasil konversi terhadap gradien resistivitas pada zona konduksi termal, di mana batas bawah dari lapisan penudung berkorelasi dengan isotermal 175 - 200 oC. Pada elevasi -500 mdpl zona dengan kemungkinan temperatur tinggi terdistribusi secara asimetris di sisi timur-tenggara dan barat daya danau. Delineasi prospek yang dihasilkan memperluas zona potensial ke arah timur-tenggara, dengan danau sebagai pusat termal sistem yang menghubungkan kedua zona anomali gradien tinggi. Prosedur yang dihasilkan dapat memberikan alternatif pendekatan pada lapangan greenfield yang minim data sumur untuk delineasi area prospek maupun sebagai panduan awal dalam target pemboran.

2026
👤 Penulis: Iqbal Takodama
🏷️ Hidrologi 🏷️ Geotermal 🏷️ Analisis Resivitas Magnetotellurik

DESAIN SGRNA DAN UJI AKTIVITAS ENDONUKLEASE IN VITRO CRISPR/CAS9-RNP TERHADAP GEN PENGKODE DOMAIN TRANSMEMBRAN ERBB2

Kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama dan bertanggungjawab terhadap 21% dari total kematian global. Kanker payudara menempati urutan teratas sebagai jenis kanker paling sering didiagnosis dan penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita. Subtipe kanker payudara positif HER2 (+HER2) dikenal bersifat agresif dengan prognosis yang buruk, terutama akibat peningkatan ekspresi protein HER2 hingga seratus kali lipat dari sel normal. Walaupun terdapat terapi berbasis antibodi monoklonal seperti trastuzumab, resistensi terhadap terapi tersebut masih sering terjadi akibat variasi struktural protein HER2, termasuk varian p95HER2 dan splice variant HER2?16 yang dapat tetap mengaktifkan sinyal onkogenik meskipun domain ekstraselulernya dihambat. Oleh karena itu, pendekatan yang menargetkan gen ERBB2 langsung pada tingkat genom diperlukan untuk menekan ekspresi dan fungsi HER2 secara lebih efektif. Perkembangan teknologi pengeditan genom berbasis CRISPR/Cas9 membuka peluang baru dalam manipulasi ekspresi gen secara spesifik, termasuk inaktivasi gen pengkode protein melalui pemotongan DNA terarah. Pendekatan ini berpotensi menjadi strategi alternatif untuk menekan ekspresi berlebih gen ERBB2/HER2, yang berperan penting dalam patogenesis berbagai kanker, khususnya kanker payudara HER2-positif. Namun, tantangan utama dari sistem CRISPR/Cas9 adalah memastikan spesifisitas dan efisiensi single-guide RNA (sgRNA) dalam memandu enzim Cas9 menuju lokasi target genom yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan memvalidasi sgRNA yang menargetkan domain transmembran gen ERBB2 menggunakan sistem CRISPR/Cas9 berbasis kompleks ribonukleoprotein (RNP) antara sgRNA dan protein Cas9. Desain spacer dilakukan menggunakan tiga platform berbasis web, yaitu CHOPCHOP, CRISPOR, dan CRISPR RGEN. Spacer terpilih memiliki kandungan GC sebesar 50% pada strand positif, skor spesifisitas MIT dan CFD masing-masing 96, serta skor efisiensi on-target (berdasarkan algoritma Doench’16, Moreno-Mateos, dan Doench RuleSet3) dalam kisaran moderat hingga tinggi, skor out-of-frame 41 dan skor Lindel 78 yang menunjukkan potensi mutasi frameshift, skor self-complementarity 0, serta tidak terdeteksi off-target hingga toleransi tiga basa nukleotida. Analisis struktur sekunder sgRNA menggunakan RNAfold memperlihatkan keberadaan elemen-elemen fungsional penting repeat-anti-repeat duplex, stem-loop 2, dan stem-loop 3 yang mendukung interaksi stabil dengan Cas9. Hasil Electrophoretic Mobility Shift Assay (EMSA) memperlihatkan mobilitas kompleks sgRNA-Cas9 yang lebih lambat dibanding sgRNA bebas, menandakan terbentuknya interaksi RNP yang stabil. Aktivitas pemotongan kompleks RNP-Cas9 terhadap sekuens target dievaluasi menggunakan elektroforesis gel agarosa berdasarkan terbentuknya pita fragmen berukuran kurang dari 300 bp atau lebih kecil dibandingkan pita DNA target, mengindikasikan adanya pemotongan spesifik. Berdasarkan prediksi in silico, pemotongan menghasilkan dua fragmen berukuran 266 bp dan 257 bp. Perbedaan panjang kedua fragmen yang hanya 9 bp menyebabkan keduanya sulit dipisahkan secara jelas pada gel agarosa dan bermigrasi pada posisi yang hampir identik, sehingga tampak sebagai satu pita di bawah pita amplikon utuh. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sgRNA yang dikembangkan mampu mengarahkan Cas9 untuk memotong gen target secara spesifik. Keberhasilan pemotongan spesifik ini menunjukkan bahwa desain sgRNA yang dikembangkan efektif dalam mengarahkan aktivitas nuklease Cas9 secara presisi terhadap gen ERBB2. Dengan demikian, rancangan ini berpotensi dikembangkan sebagai kandidat untuk terapi gen berbasis pengeditan genom dalam menekan ekspresi gen onkogenik HER2 pada sel kanker payudara +HER2. Temuan ini memberikan dasar awal dalam pengembangan terapi presisi berbasis CRISPR/Cas9 di bidang onkologi molekuler.

2026
👤 Penulis: Anugrah Prima Dirgahayu
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

PENGEMBANGAN SISTEM PENGONTROLAN GANTRY CRANE DENGAN MENGGUNAKAN METODE KEMBARAN DIGITAL DAN PENGONTROL ADAPTIF BERBASIS PFL-PD

Perkembangan industri smart port mendorong kebutuhan sistem otomasi gantry crane untuk bekerja secara akurat, adaptif, dan real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang arsitektur sistem berbasis ROS2, merumuskan model dinamika gantry crane menggunakan pendekatan Rayleigh-Lagrange, mengembangkan kembaran digital berbasis Unscented Kalman Filter (UKF), serta membandingkan performa pengontrol PFL-PD dan PID pada proses perpindahan kontainer. Hasil identifikasi model dinamika menjadi dasar pengembangan kembaran digital berbasis UKF untuk menghasilkan estimasi variabel keadaan sistem dengan tingkat akurasi yang tinggi. Pengujian menunjukkan bahwa pengontrol PFL-PD meningkatkan akurasi posisi akhir dengan menurunkan rata-rata galat akhir dari 0,833 mm menjadi 0,028 mm pada perpindahan ke kanan serta dari 1,555 mm menjadi 0,278 mm pada perpindahan ke kiri dibandingkan pengontrol PID. Selain itu, pengontrol PFL-PD juga menurunkan konsumsi energi motor DC pada rentang 25,5% hingga 38,5% tanpa menyebabkan penurunan performa reduksi ayunan yang signifikan, di mana kedua pengontrol menghasilkan nilai galat sudut ayun pada rentang 0,5°. Implementasi sistem berbasis ROS2 juga mempertahankan kestabilan periode sampling dengan variasi waktu eksekusi sebesar 1,82% dari periode sampling sehingga mendukung sinkronisasi proses estimasi dan pengontrolan secara real-time.

2026
👤 Penulis: Valentino
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

STUDI PENGARUH DOPING LOGAM-TRANSISI 3D TERHADAP TEGANGAN INTERKALASI DAN LAJU DIFUSI ION NATRIUM PADA KATODA BATERAI NA3V2(PO4)3

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh doping logam-transisi 3d terhadap tegangan interkalasi, stabilitas termodinamika, dan difusi ion natrium pada material katoda Na3V2(PO4)3 menggunakan pendekatan komputasi. Sistem yang dianalisis meliputi material pristine Na3V2(PO4)3 dan material terdoping Na3V2(PO4)3 dengan M = Sc, Ti, Cr, Mn, Fe, Co, Ni, Cu, dan Zn. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa setiap dopan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap karakteristik elektrokimia material. Pada analisis tegangan interkalasi, beberapa dopan seperti Zn, Cu, Ni, Fe, dan Sc menunjukkan tegangan awal yang relatif tinggi dibandingkan pristine, sehingga berpotensi meningkatkan karakteristik energi material katoda. Namun, peningkatan tegangan tidak selalu sejalan dengan peningkatan difusi ion natrium. Hasil analisis energi aktivasi menunjukkan bahwa Co-doped juga menunjukkan karakteristik difusi yang baik dengan energi aktivasi sekitar 0,22 eV, sehingga paling efektif dalam meningkatkan mobilitas ion Na3. Sebaliknya, Zn, Ti, Ni, dan Cu cenderung meningkatkan hambatan difusi ion natrium. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa doping logam-transisi 3d mampu memodifikasi sifat termodinamika dan elektrokimia Na3V2(PO4)3. Pemilihan dopan perlu mempertimbangkan keseimbangan antara tegangan interkalasi, stabilitas termodinamika, dan kinetika difusi ion natrium.

2026
👤 Penulis: Favian Widyardhana
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Hidrologi

PERENCANAAN GERAK KENDARAAN OTONOM BERBASIS DEEP REINFORCEMENT LEARNING DENGAN DETEKSI KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN KRITERIA KEAMANAN DAN KENYAMANAN

Kemajuan kendaraan otonom menuntut strategi perencanaan gerak yang tidak hanya mampu bernavigasi di lingkungan kompleks, tetapi juga mempertimbangkan kerusakan permukaan jalan. Perencana gerak tradisional umumnya mengabaikan dampak kerusakan jalan—seperti lubang dan retakan—terhadap kenyamanan dan keamanan berkendara. Penelitian ini mengusulkan kerangka kerja yang mengintegrasikan modul persepsi kerusakan jalan You Only Look Once (YOLO) dan agen perencana gerak Deep Reinforcement Learning (DRL) untuk mengoptimalkan keamanan dan kenyamanan lintasan berkendara secara real-time. Modul YOLO dilatih menggunakan dataset 8.847 citra kerusakan jalan dari 16 kota di Indonesia. Agen DRL dilatih dalam simulator CARLA menggunakan modul persepsi YOLO, data telemetri kendaraan, serta fungsi imbalan yang mengoptimalkan keamanan dan kenyamanan berkendara. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata performa deteksi precision 37,8%, mAP50 17,56%, mAP50-95 13,33% pada kecepatan 140,8 FPS terhadap penelitian sebelumnya. Lebih lanjut, tingkat keberhasilan penghindaran kerusakan jalan bernilai 100% pada kondisi cerah siang hari dan 84% pada kondisi hujan siang hari. Evaluasi kenyamanan berbasis standar ISO 2631 mengonfirmasi bahwa pendekatan ini mampu memitigasi efek kerusakan jalan terhadap kenyamanan penumpang. Studi ini berkontribusi pada pengembangan sistem otonom agar mampu menavigasi kendaraan dengan aman dan nyaman bahkan pada infrastruktur yang tidak ideal.

2026
👤 Penulis: Dika Muhammad Azis
🏷️ Deep Reinforcement Learning 🏷️ Deteksi Kerusakan Jalan 🏷️ Kenyamanan Dan Keamanan Berkendara

ANALISIS KOMPARATIF MODE AIR-CONDITIONING DAN VENTILASI ALAMI BERBASIS SIMULASI PARAMETRIK PADA RUMAH SAKIT DI IKLIM TROPIS MUSON

Penelitian ini mempresentasikan komparasi analisis performa bangunan di mode pengondisian udara (AC) dan ventilasi alami (NV) dalam lingkup fasilitas kesehatan di iklim tropis muson, secara spesifik di Indonesia, Yogyakarta, dan Bangladesh, Dhaka. Dua iklim tropis muson dalam dengan profil termal musiman yang berbeda. Gedung Kesehatan Ibu dan Anak khususnya rawat inap pediatrik dan onkologi di lantai 5, digunakan sebagai model kondisi eksisting dalam studi kasus ini. Dua skenario diuji melalui simulasi pada bangunan tersebut, yaitu operasi AC secara penuh dan operasi NV secara penuh. Untuk mengevaluasi kinerja masing-masing skenario terhadap tekanan termal musiman, simulasi iteratif dilakukan pada tujuh variabel desain pasif, yang meliputi panjang kanopi selatan dan utara, ketebalan dinding beton, serta Rasio Jendela terhadap Dinding spesifik orientasi (Window-to-Wall Ratios/ WWR Tenggara, Barat Daya, Barat Laut, Timur Laut). Evaluasi ini memprioritaskan dua metrik kinerja utama: Energi Pendinginan dan Kenyamanan Termal.

2026
👤 Penulis: Leandro Steviandaru Triantoro
🏷️ Simulasi Parametrik 🏷️ Kondisi Lingkungan Rumah Sakit 🏷️ Hidrologi Tropis

PERANCANGAN DAN VALIDASI SISTEM MANAJEMEN ALARM DAN LOGIKA INTERLOCK BERBASIS STANDAR IEC 61499 MELALUI VIRTUAL COMMISSIONING PADA FASILITAS PROSES TIGA TANGKI

Sistem otomasi industri modern menghadapi risiko alarm floods, yaitu membanjirnya peringatan dalam selang waktu singkat yang menurunkan kesigapan situasional operator dan berpotensi memicu kecelakaan proses. Penelitian ini merancang sistem pengawasan dan proteksi terintegrasi yang menggabungkan manajemen alarm, logika interlock keselamatan, dan antarmuka High Performance-Human Machine Interface ke dalam satu arsitektur terdistribusi berbasis standar International Electrotechnical Commission (IEC) 61499. Objek penelitian adalah fasilitas proses tiga tangki berinteraksi yang memiliki dinamika nonlinear. Model matematis fasilitas diturunkan dari hukum kesetimbangan massa, kemudian koefisien luarannya diidentifikasi melalui injeksi sinyal Pseudo-Random Binary Sequence dan optimisasi Particle Swarm Optimization. Untuk meredam alarm palsu akibat derau sensor, algoritma alarm dilengkapi parameter deadband dan delay timer, sementara fungsi proteksi dirancang sebagai Execution Control Chart yang independen terhadap kendali reguler. Validasi dilakukan melalui virtual commissioning berskema Software-in-the-Loop yang memanfaatkan model Simulink dan protokol Open Platform Communications Unified Architecture, lalu hasilnya dikomparasikan langsung terhadap implementasi pada fasilitas fisik. Hasil identifikasi menunjukkan model virtual mampu merepresentasikan dinamika fasilitas aktual dengan galat Root Mean Square Error total sebesar 2,39 cm. Penerapan deadband 1,2 cm dan delay timer 3 detik terbukti menekan fenomena chattering alarm secara signifikan, yaitu dari sebelas menjadi dua aktivasi pada lingkungan virtual dan dari delapan menjadi tiga aktivasi pada fasilitas fisik. Logika interlock keselamatan mandiri mencatatkan latensi interlock sebesar 1 detik pada perangkat keras fisik, lebih cepat dibanding 2,25 detik pada lingkungan virtual, dan keduanya berada jauh di bawah ambang Process Safety Time yang ditetapkan sebesar 30 detik.

2026
👤 Penulis: Gerard Alexander Sitompul
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI KONTROL ADAPTIF KASKADE MRAC DAN GAIN SCHEDULING PID BERBASIS PEMODELAN NARX DAN DIGITAL TWIN PADA MINIPLANT PASTEURISASI ARMFIELD PCT23MKII

Proses pasteurisasi High-Temperature Short-Time (HTST) memerlukan kontrol temperatur yang akurat untuk menjaga kualitas dan keamanan produk. Pada miniplant Armfield PCT23MKII, kontrol temperatur menjadi tantangan karena adanya waktu tunda, inersia termal, serta karakteristik nonlinear yang dipengaruhi oleh proses perpindahan panas, laju aliran, dan dinamika pemanas. Penelitian ini bertujuan membangun model dinamika plant berbasis data, merancang kontrol adaptif berbasis model NARX, serta mengembangkan digital twin sebagai media monitor, simulasi, dan evaluasi kontrol pada plant pasteurisasi secara real time. Pemodelan plant dilakukan menggunakan Nonlinear AutoRegressive with eXogenous input (NARX) dengan estimator nonlinear berbasis wavenet untuk merepresentasikan temperatur produk ????1 dan temperatur tangki pemanas ????2. Pemilihan parameter model dilakukan melalui sweep search terhadap orde keluaran, orde masukan, delay masukan, dan jumlah unit wavenet. Model ????1 terbaik menghasilkan fit sebesar 83,36% dengan RMSE 1,194°C, sedangkan model ????2 menghasilkan fit sebesar 82,24% dengan RMSE 2,734°C. Berdasarkan model tersebut, dirancang dua strategi kontrol temperatur, yaitu NARX Kaskade MRAC dan NARX Gain Scheduling PID. Kontrol NARX Kaskade MRAC menghasilkan RMSE 5,2315°C, MAE 3,2606°C, steady-state error 0,1226°C, overshoot 13,542%, rise time 285,23 s, dan settling time 785,188 s, sedangkan kontrol NARX Gain Scheduling PID menghasilkan RMSE 3,669°C, MAE 1,938°C, steady-state error 0,552°C, overshoot 3,316%, rise time 207,14 s, dan settling time 575 s. Hasil ini menyimpulkan bahwa Gain Scheduling PID memiliki respons transien yang lebih cepat dan overshoot lebih rendah, sementara Kaskade MRAC menghasilkan galat tunak yang lebih kecil. Digital twin berbasis model yang telah diturunkan berhasil dikembangkan sebagai HMI berbasis web yang terhubung dengan PLC melalui KepServer dan broker MQTT. Sistem mampu menerima data aktual plant, menampilkan visualisasi 2D, mengirimkan perintah dari HMI menuju PLC, menjalankan model NARX sebagai pembanding terhadap data aktual, serta menampilkan mode kontrol dan sinyal aktuator. Pemantauan secara online juga dapat diakses melalui beberapa perangkat dalam satu jaringan. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu menjalankan pengontrolan secara real time dengan mengintegrasikan pemodelan NARX, kontrol adaptif, dan digital twin untuk mendukung proses pemantauan serta evaluasi kontrol pada miniplant pasteurisasi Armfield PCT23MKII.

2026
👤 Penulis: Rimba Harits Hartanto
🏷️ Kontrol Adaptif 🏷️ Digital Twin 🏷️ Model Dinamika Plant

REDUKSI TORQUE RIPPLE PADA MOTOR BLDC MENGGUNAKAN KONTROL PI DENGAN ADAPTIVE HARMONIC CANCELLATION BERBASIS TWIN DELAYED DEEP DETERMINISTIC POLICY GRADIENT

Motor Brushless Direct Current (BLDC) banyak digunakan pada sistem penggerak karena memiliki efisiensi tinggi, respons dinamis baik, dan kebutuhan pemeliharaan rendah. Namun, motor BLDC masih memiliki permasalahan berupa torque ripple yang dapat menyebabkan riak kecepatan, getaran, serta penurunan kualitas kontrol. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan kontrol PI dengan Adaptive Harmonic Cancellation (AHC) berbasis Twin Delayed Deep Deterministic Policy Gradient (TD3) untuk mereduksi riak kecepatan pada motor BLDC. Penelitian dilakukan pada purwarupa motor BLDC 850 W dengan variasi beban tidak seimbang. Model dinamika utama diperoleh melalui identifikasi fungsi alih berbasis data eksperimen open-loop, kemudian dikembangkan menjadi digital twin dengan menambahkan model gangguan periodik sinusoidal. Sistem kontrol yang diuji meliputi pengontrol PI, PI dengan AHC, dan PI dengan AHC berbasis TD3. PI digunakan sebagai kontrol dasar, AHC sebagai kompensator harmonik berbasis LMS, sedangkan TD3 digunakan untuk mengoptimasi laju pembelajaran ???? pada AHC. Hasil pengujian menunjukkan bahwa PI dengan AHC berbasis TD3 memberikan performa terbaik pada setpoint 150 RPM. Nilai RMSE ripple yang diperoleh sebesar 0,7864 RPM pada beban 1 dan 1,2828 RPM pada beban 2. Dibandingkan pengontrol PI, metode ini memberikan perbaikan sebesar 15,45% pada beban 1 dan 36,37% pada beban 2. Dengan demikian, optimasi ???? menggunakan TD3 mampu meningkatkan efektivitas AHC dalam mereduksi riak kecepatan motor BLDC.

2026
👤 Penulis: Zulfikar Firmanto
🏷️ Kontrol Elektronik 🏷️ Motor Brushless Direct Current (Bldc) 🏷️ Reduksi Ripple Kecepatan

SINTESIS, KARAKTERISASI, DAN STUDI VOLTAMMETRI SIKLIK KOMPLEKS MN(II)-GALAT SEBAGAI MATERIAL ELEKTROKATALITIK UNTUK OKSIDASI GLUKOSA

Dalam beberapa tahun terakhir, material anorganik berbasis logam transisi t lah banyak dikembangkan sebagai elektrokatalis untuk mengoksidasi glukosa secara langsung melalui mekanisme transfer elektron pada permukaan elektroda. Pendekatan ini diharapkan menghasilkan material sensor glukosa non-enzimatik yang memiliki stabilitas lebih tinggi dibandingkan dengan sensor glukosa berbasis enzim. Pada penelitian ini, kompleks Mn(II)­ galat berhasil disintesis dan dievaluasi potensinya sebagai material elektrokatalitik untuk reaksi oksidasi glu.kosa menggunakan teknik voltametri siklik. Hasil analisis pola Powder X­ ray Diffraction (P-XRD) menunjukkan bahwa kompleks Mn(II)-galat yang diperoleh memiliki struktur kristal yang sesuai dengan referensi Mn(II)-galat dihidrat (CCDC 286498). Analisis komposisi unsur melalui AAS dan CHNS elemental analyzer menunjukkan kadar unsur Mn, C, H,. dan S masing-masing sebesar 24%; 31,06%; 3,58%; dan 0,053%, yang konsisten dengan rumus molekul Mn(C10sfu)·2H20 (Mr = 259,07 g/mol). Keberadaan dua molekul air hidrat dalam struktur kompleks selanjutnya dikonfrrmasi melalui analisis termogravimetri (TGA). Pembentukan ikatan koordinasi antara ion Mn(II) dan ligan galat dibuktikan oleh hilangnya pita regangan 0-H karboksilat pada 3064,33 cm-1 serta munculnya pita regangan Mn-0 pada 557,81 cm-1 pada spektra FTIR. Spektra UV-Vis memp rlihatkan pita serapan berintensitas rendah pada 612 99 run yang berasal dari transisi d-d khas senyawa Mn(Il). Pengukuran momen magnet dengan MSB menghasilkan nilai momen magnet sebesar 5,771 BM yang menunjukkan bahwa kompleks Mn(II) -galat berada pada keadaan spin tinggi (high-spin, d5). Hasil citra SEM memperlihatkan morfologi kristal berbentuk prismat ik dengan permukaan yang kasar clan berpori. Kinerja elektrokimia kompleks Mn(II)-galat dievaluasi menggunakan elektroda pasta karbon yang dimodifikasi dengan 10% (bib) kompleks Mn(II)­ galat. Modifikasi elektroda tersebut meningkatkan kemampuan transfer elektron, yang ditunjukkan oleh penurunan hambatan transfer muatan (Rct) dari 429 n menjadi 84 Q serta peningkatan luas permukaan aktif elektroda dari 1 06 menjadi 49,6 c1n2 • Aktivitas elektrokatalitik terhadap oksidasi glukosa diamati dalam medium NaOH 0,1 M, yang ditandai dengan meningkatnya arus oksidasi seiring bertambahnya konsentrasi glukosa. Studi kinetika menunjukkan bahwa proses oksidasi glukosa dikendalikan oleh mekanisme difusi dengan kontribusi proses adsorpsi pada permukaan elektroda. Pengukuran amperometri menghasilkan rentang tinier sebesar 0,38,30 mM, dengan limit deteksi (LoD) sebesar 140 µM dan limit kuantifikasi (LoQ) sebesar 470 µM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompleks Mn(II)-galat memiliki potensi sebagai material elektrokatalitik untuk pengembangan sensor glukosa non-enzimatik yang stabil.

2026
👤 Penulis: Asilah Syafa Abdurrahman
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Hidrologi
Halaman 121 dari 6754
💬