📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 101,300 dokumen

PERANCANGAN KAWASAN HUNIAN ADAPTIF DENGAN PENDEKATAN COMMUNITY RESILIENCE DI BANTARAN SUNGAI TALLO MAKASSAR

Kawasan bantaran Sungai Tallo di Kota Makassar merupakan salah satu wilayah padat permukiman nelayan yang menghadapi kerentanan tinggi terhadap banjir akibat curah hujan, pasang air laut, serta penurunan kualitas lingkungan. Permasalahan yang muncul tidak hanya terkait aspek fisik, seperti hunian padat tanpa perencanaan, infrastruktur dasar yang terbatas, dan drainase buruk, tetapi juga menyangkut aspek sosial-ekonomi masyarakat nelayan yang rentan terhadap kemiskinan, ketergantungan pada tengkulak, serta terbatasnya akses layanan publik. Kondisi ini menjadikan Sungai Tallo sebagai kawasan dengan tingkat kerentanan kompleks yang membutuhkan pendekatan desain yang menyeluruh. Tesis ini bertujuan untuk merancang kawasan hunian adaptif yang mampu meningkatkan ketahanan komunitas (Community Resilience) terhadap risiko banjir dan degradasi lingkungan. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur, analisis kondisi eksisting, serta pendekatan teoritis mengenai Community Resilience yang menekankan kolaborasi sosial, fleksibilitas hunian, infrastruktur hijau, dan penguatan ruang komunal. Hasil penelitian ini menghasilkan konsep perancangan kawasan hunian adaptif berbasis Community Resilience, yang tidak hanya menekankan aspek fisik bangunan, tetapi juga membangun kapasitas sosial-ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas lingkungan.

2026
👤 Penulis: Dirga Agustiansyah
🏷️ Desain Lingkungan 🏷️ Community Resilience 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan

MENGUNGKAP BEBAN TERSEMBUNYI TUBERKULOSIS (TB) UNTUK PENENTUAN PRIORITAS INTERVENSI DI JAWA BARAT

Estimasi beban tuberkulosis (TB) yang merepresentasikan suatu wilayah menghadapi tantangan berupa bias kapasitas diagnostik. Hal ini dapat menjadi pemicu kesalahan dalam penentuan fokus intervensi kesehatan. Tingginya angka kasus di suatu wilayah bisa jadi hanya mencerminkan implikasi dari banyaknya alat tes, bukan merepresentasikan beban penyakit yang sebenarnya. Studi ini melakukan analisis dan evaluasi dari kondisi penyakit TB di Provinsi Jawa Barat dengan menyoroti ketimpangan distribusi alat diagnostik, yaitu GeneXpert, dengan mempertimbangkan kondisi sosioekonomi, demografi, dan lingkungan dari masing-masing wilayah. Melalui pendekatan pemodelan inferensi Bayesian, studi ini berhasil membangun model yang mengoreksi bias laporan data kasus akibat persebaran GeneXpert yang tidak merata dan membuktikan bahwa variasi laporan kasus di wilayah yang ada di Jawa Barat saat ini lebih didorong oleh heterogenitas ketersediaan alat diagnostik, sedangkan positivity rate di masyarakat sebenarnya relatif homogen antarwilayah di Jawa Barat. Untuk memahami hubungan kerentanan beban penyakit antarwilayah secara spasial, dilakukan pengonstruksian jaringan yang memetakan konektivitas kerentanan TB berdasarkan kemiripan sosioekonomi dan kedekatan geografis. Jaringan yang terbentuk kemudian dievaluasi melalui beberapa metrik konektivitas, seperti k- Core, Betweenness Centrality, Eigenvector Centrality, dan PageRank Centrality. Lebih jauh, dari evaluasi yang dilakukan pada jaringan teridentifikasi bahwa kawasan Ciayumajakuning sebagai wilayah dengan tingkat prioritas tinggi untuk dilakukan intervensi. Temuan ini memberikan landasan saintifik bagi pemangku kebijakan untuk membuat intervensi dan alokasi sumber daya lebih optimal dan adil, serta hasil dari studi ini dapat memberikan informasi untuk wilayah yang lebih prioritas untuk fokus intervensi ketika sumber daya yang dimiliki terbatas.

2026
👤 Penulis: Arrofiatuz Zahra
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

PENGARUH KETERGANTUNGAN PADA MODEL COPULA ARCHIMEDEAN TERHADAP PREMI DAN CADANGAN ASURANSI JIWA JOINT-LIFE

Asuransi jiwa joint-life merupakan produk asuransi jiwa yang melibatkan dua tertanggung atau lebih, dengan manfaat dibayarkan ketika salah satu tertanggung meninggal dunia. Dalam praktik aktuaria, perhitungan premi dan cadangan umumnya didasarkan pada asumsi bahwa sisa waktu hidup antar tertanggung bersifat saling bebas. Namun, pada kasus pasangan suami-istri, asumsi tersebut belum tentu sepenuhnya terpenuhi karena keduanya dapat memiliki ketergantungan akibat adanya faktor risiko bersama. Tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat ketergantungan pasangan suami-istri terhadap premi dan cadangan asuransi jiwa joint-life menggunakan model Copula Archimedean. Sebaran marginal laju kematian laki-laki dan perempuan dimodelkan berdasarkan Tabel Mortalitas Penduduk Indonesia 2023 melalui mixed model Gompertz, Makeham, dan Weibull, kemudian struktur ketergantungan pasangan dibangun menggunakan beberapa model Copula Archimedean, yaitu Copula Gumbel dan Copula Clayton, lalu dievaluasi untuk memperoleh model yang paling sesuai. Selanjutnya, premi dan cadangan dihitung menggunakan studi kasus untuk beberapa kombinasi usia, masa pertanggungan, dan tingkat ketergantungan yang direpresentasikan oleh Kendall’s tau dan diperoleh bahwa semakin tinggi tingkat ketergantungan antara pasangan suami-istri, semakin kecil nilai premi dan cadangan yang harus dibentuk.

2026
👤 Penulis: Margareth Liza Siagian
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

KECENDERUNGAN ARTISTIK DALAM KARYA PATUNG GREGORIUS SIDHARTA SOEGIJO PADA DEKADE 1950 – 1970

Gregorius Sidharta Soegijo merupakan salah satu tokoh perupa seni patung yang penting dalam perkembangan seni rupa modern Indonesia. Karya-karyanya menghiasi berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Bali, dan Fukuoka. Ia dikenang dalam sejarah seni rupa modern Indonesia sebagai pendobrak kekakuan penggunaan material dan teknik dari konvensi seni patung modern. Karya-karya patungnya pada dekade 1950 – 1970 mempertanyakan ulang identitas dan watak seni rupa modern Indonesia, sebagai budaya baru yang sedang mencari jalannya di tengah perselisihan paham kebudayaan. Pengalaman hidup dan perjalanan karir G. Sidharta turut membentuk dan mengukuhkan visi sang maestro terhadap seni rupa Indonesia, khususnya terhadap media seni patung. Tujuan dari penelitian ini adalah untu mengetahui perjalanan hidup dan karier G. Sidharta, serta kencederungan artistik dalam karya-karya patungnya pada dekade 1950 – 1970, demi memahami posisi G. Siharta di tengah medan seni rupa Indonesia pada periode waktu tersebut. Demi mencapai tujuan penelitian tersebut, peneliti menggunakan teori ikonografi Panofsky, sebagai metode pembacaan karya, dan teori perkembangan kecenderungan artistik Louis W. Flaccus, sebagai teori pendukung, untuk menganalisis sampel-sampel karya patung. Peneliti terlebih dahulu mengelompokkan sampel karya yang dibahas berdasarkan tahun pembuatan, yaitu karya patung pada dekade 1950, dekade 1960, dan dekade 1970. Di samping itu, peneiti uga melakukan observasi lapangan, wawancara, kaji pustaka, serta pendalaman arsip berupa kliping sebagai metode pengumpulan data, khususnya untuk mendukung dan memperkaya penulisan bab III dan bab IV. G. Sidharta melalui beragam lingkungan dengan ideologi dan/atau budaya yang berbeda-beda sepanjang hidupnya. Dalam bidang seni rupa, ia berinteraksi, mengalami, dan memahami seni rupa dari beragam sudut pandang, seperti seni rupa modern menurut kacamata Barat, seni rupa modern menurut seniman Indonesia, dan seni rupa tradisi yang dipraktekkan oleh masyarakat kesukuan. Perjalanan G. Sidharta memasuki beragam lingkungan tersebut, serta menyerap pemahaman dan nilai dari lingkungan yang dilalui, menimbulkan konflik batin di antara nilai-nilai yang bertentangan. Sepanjang hidupnya, G. Sidharta berupaya menciptakan harmoni yang mengatasi ketegangan dari berbagai nilai dan paham, yang saling bertemu dan bertentangan, dalam dirinya. Upaya tersebut menuntun G. Sidharta pada pencarian terhadap kepribadian nasional atau keindonesiaan yang berdasar pada jati dirinya sebagai bagian dari masyarakat suku Jawa, penganut agama Katolik, warga negara Indonesia, seniman, dan manusia. Tindakan di atas merupakan cara G. Sidharta dalam menyikapi perkembangan zaman. Sikap G. Sidharta, yang sudah dijabarkan di atas, tercermin pada karya-karya patungnya. Ia, dengan konsisten, melakukan eksplorasi dan eksperimentasi terhadap berbagai aspek dalam menciptakan karya, seperti material yang digunakan, gagasan yang dipersoalkan, serta teknik penciptaan yang dilakukan. Ketekunan G. Sidharta dalam mencari kebaruan mendorong karya-karyanya melampaui norma atau konvensi seni patung, khususnya pada dekade 1970. Kecenderungan artistik dalam karya-karya patung G. Sidharta pada dekade 1950 – 1970 bersifat dinamis dan progresif. Peralihan yang ia lalui memengaruhi perkembangan dan pergeseran pada aspek-aspek karya patungnya, seperti material, metode penciptaan karya, serta tema. G. Sidharta memanfaatkan segala sesuatu yang ada di sekitarnya sebagai sumber inspirasi karya, menjadikan karya-karya patungnya selalu relevan pada masanya.

2026
👤 Penulis: Samuel Theodorus Kurniawan
🏷️ Seni Rupa Modern Indonesia 🏷️ Kecenderungan Artistik Dalam Seni Patung 🏷️ Ikonomi Budaya

PERANCANGAN LITERACY CENTER DI BANGUNAN KALI BESAR, KOTA TUA JAKARTA MELALUI PENDEKATAN EXPERIENTIAL & NARRATIVE

Kawasan Kali Besar di Kota Tua Jakarta memiliki potensi sebagai ruang publik edukatif yang mendukung kegiatan literasi. Di sisi lain, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, menginterpretasikan, dan menerapkan informasi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan ruang belajar yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan menarik bagi anak. Tugas Akhir ini bertujuan merancang pusat literasi anak di kawasan Kali Besar dengan pendekatan Experiential Design dan Narrative Design. Perancangan difokuskan pada anak usia 5–9 tahun yang belajar melalui pengalaman langsung, stimulasi multisensori, aktivitas fisik, dan narasi. Konsep perancangan mengintegrasikan pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dengan cerita rakyat Indonesia melalui empat zona tematik yang mengeksplorasi biologi, fisika, teknik sipil, arsitektur, astronomi, dan navigasi. Hasil perancangan berupa pusat literasi yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang publik edukatif dan destinasi wisata literasi yang mendorong pembelajaran melalui eksplorasi, simulasi, permainan, dan storytelling. Perancangan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan literasi fungsional anak sekaligus memperkuat daya tarik edukasi kawasan Kota Tua Jakarta.

2026
👤 Penulis: Aileen Nathania Ho
🏷️ Pendidikan Anak 🏷️ Desain Pengalaman Belajar 🏷️ Edukasi Publik

EVALUASI EFEKTIVITAS DANA ALOKASI UMUM PASCA REFORMASI HKPD DALAM MENURUNKAN KETIMPANGAN FISKAL DAERAH

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Dana Alokasi Umum (DAU) pasca reformasi Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) dalam menurunkan ketimpangan fiskal antar kabupaten/kota di Indonesia, serta menguji potensi reklasterisasi berbasis karakteristik ekonomi fiskal sebagai alternatif desain kebijakan. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dan komparatif dengan pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder yang bersumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan. Ketimpangan kapasitas fiskal diukur melalui beberapa skenario kapasitas fiskal per kapita dengan menggunakan Indeks Theil, Williamson, dan Gini, sedangkan efektivitas DAU diukur menggunakan Fiscal Equalization Ratio. Sumber ketimpangan kemudian didiagnosis melalui dekomposisi Indeks Theil menjadi komponen antar klaster dan dalam klaster, dan reklasterisasi disimulasikan menggunakan metode K-Means Clustering pada beberapa skema alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan kapasitas fiskal awal masih tinggi dan bersifat struktural pada seluruh klaster ekonomi. DAU aktual terbukti efektif menurunkan ketimpangan fiskal dan secara konsisten memberikan hasil pemerataan yang lebih baik dibandingkan pendekatan berbasis celah fiskal murni. Ketimpangan fiskal juga terbukti lebih banyak bersumber dari heterogenitas di dalam klaster dibandingkan antar klaster, sehingga desain klaster yang berlaku dinilai belum cukup homogen secara fiskal. Simulasi reklasterisasi menunjukkan bahwa pendekatan hybrid yang menggabungkan dimensi geografis dan ekonomi fiskal mampu meningkatkan homogenitas klaster secara signifikan, sehingga direkomendasikan sebagai dasar penyempurnaan desain klaster Dana Alokasi Umum.

2026
👤 Penulis: Dian Kania Elizabeth Hasibuan
🏷️ Ketimpangan Fiskal 🏷️ Dana Alokasi Umum (Dau) 🏷️ Desain Klaster

STUDI PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO PADA BENDUNGAN WAY APU KABUPATEN BURU, MALUKU

Tingginya ketergantungan Indonesia terhadap sumber energi fosil serta masih adanya 0,17% wilayah terpencil yang belum teraliri listrik mendorong perlunya pemerataan sumber energi yang lebih berkelanjutan. Dengan potensi sumber daya air yang melimpah, Indonesia memiliki peluang besar untuk mendukung transisi energi menuju pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT). Perencanaan PLTM Way Apu berlokasi di Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Debit banjir rencana dengan periode ulang 100 tahun diperoleh sebesar 1.415,69 m³/s. Daya bangkitan PLTM Way Apu dihitung berdasarkan debit andalan 70% sebesar 25,34 m³/s dan net head sebesar 40,45 meter serta efisiensi turbin sebesar 90%, sehingga menghasilkan daya bangkitan total sebesar 8,6 MW. Keuntungan maksimal yang dapat diperoleh per tahun pada PLTM Way Apu adalah sekitar Rp100 miliar, dengan tarif harga listrik yang dijual ke PLN sebesar Rp1.352/kWh. Dengan nilai keuntungan tersebut, diperoleh Net Present Value (NPV) sebesar Rp381.424.828.321 (setara Rp381 miliar) dan Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 3,47, sehingga dapat disimpulkan bahwa investasi PLTM Way Apu layak secara ekonomi.

2026
👤 Penulis: Zahra Azahra Harmonic
🏷️ Hidrologi 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Energi 🏷️ Energi Baru Terbarukan

INTEGRASI PANDANGAN INVESTOR BERBASIS DERET WAKTU DALAM PORTOFOLIO OPTIMAL MODEL BLACK-LITTERMAN

Pasar modal Indonesia beberapa tahun terakhir menunjukkan dinamika yang tinggi akibat berbagai faktor global dan domestik, seperti pandemi COVID-19, kebijakan moneter, serta fluktuasi harga komoditas dan nilai tukar, yang berdampak pada meningkatnya volatilitas pasar dan ketidakpastian dalam pengambilan keputusan investasi. Model Black-Litterman (BL) relevan dengan kondisi tersebut karena mampu mengintegrasikan informasi pasar dengan pandangan investor. Namun, model ini tidak memiliki aturan dalam pembentukan pandangan investor, sehingga model dapat dikembangkan dengan membentuk pandangan investor berbasis data menggunakan pendekatan deret waktu yang adaptif terhadap dinamika pasar. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan pandangan investor berbasis deret waktu ke dalam pembentukan portofolio optimal menggunakan model BL. Pendekatan ini mengombinasikan imbal hasil ekuilibrium dari Capital Asset Pricing Model (CAPM) dengan pandangan investor yang dibangun secara kuantitatif melalui model ARMA-GARCH/EGARCH. Hasil prediksi beserta selang kepercayaan digunakan untuk membentuk pandangan investor (????) dan matriks ketidakpastian (????) berupa batas atas (upper), titik estimasi (point forecast), dan batas bawah (lower) yang selanjutnya menghasilkan sembilan skenario pandangan investor. Nilai ???? divariasikan untuk menganalisis pengaruh antara informasi pasar dan pandangan investor terhadap hasil ekspektasi imbal hasil BL. Hasil menunjukkan bahwa arah ekspektasi imbal hasil sangat ditentukan oleh pandangan investor, sementara ketidakpastian pandangan memengaruhi tingkat ekstremitas imbal hasil. Peningkatan nilai ? memperkuat pengaruh pandangan investor terhadap ekspektasi imbal hasil dan komposisi portofolio. Pada tahap optimasi, skenario ekstrem menghasilkan portofolio yang lebih terkonsentrasi, sedangkan skenario moderat menghasilkan portofolio yang lebih terdiversifikasi. Evaluasi menggunakan Sharpe Ratio menunjukkan skenario ekstrem dengan keyakinan tinggi menghasilkan kinerja terbaik dengan nilai maksimum sebesar 1,7034 pada ???? = 1,00. Integrasi pandangan investor berbasis deret waktu dalam model BL mampu menghasilkan estimasi ekspektasi imbal hasil yang lebih adaptif, struktur portofolio yang fleksibel terhadap perubahan pandangan pasar, serta kinerja portofolio yang lebih optimal dibandingkan pendekatan konvensional.

2026
👤 Penulis: Putri Anugrah Ramadhani
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Optimisasi Portofolio Investasi 🏷️ Analisis Volatilitas Pasar

PEMASARAN AFILIASI SEBAGAI COMMERCIALIZED USER-GENERATED CONTENT: PENGARUH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ONLINE (STUDI KASUS PADA ACNENO)

Pasar skincare Indonesia kini bergeser ke perdagangan berbasis afiliasi di TikTok Shop dan Shopee, namun brand lokal terus mengeluarkan anggaran untuk kemitraan kreator tanpa hasil yang jelas tentang konten afiliasi seperti apa yang benar-benar mampu mengubah penonton menjadi pembeli. Brand skincare anti-acne lokal dengan merek Acneno menghadapi dilema yang sama, biaya afiliasi yang tinggi, hasil konversi tidak konsisten, dan belum ada kerangka tervalidasi yang menghubungkan eksekusi konten dengan perilaku pembelian. Penelitian ini menguji bagaimana Commercialized User-Generated Content (CUGC) memengaruhi Keputusan Pembelian Online konsumen Acneno, dengan Persepsi Otentisitas dan Persepsi Kredibilitas sebagai mediator serial dalam rantai persepsi konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-method, di mana fase kualitatif dengan cara wawancara semi-terstruktur yang digunakan untuk pengembangan instrumen survei sebelum fase kuantitatif menguji hipotesis. Data dikumpulkan dari 263 konsumen Acneno berusia 18-30 tahun yang pernah terpapar konten afiliasi di TikTok Shop dan Shopee, disaring dari 289 respons data awal melalui kriteria keterlibatan dan pengecekan perhatian. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) pada SmartPLS 4 dengan 5.000 sub-sampel bootstrap. Hasil analisis mengkonfirmasi kelima hipotesis. Commercialized UGC berpengaruh dominan terhadap Persepsi Otentisitas, yang menjadi gerbang masuk funnel afiliasi. Persepsi Kredibilitas merupakan prediktor langsung terkuat dari Keputusan Pembelian Online sekaligus pengungkit yang mengubah persepsi menjadi komitmen pembelian. Mediasi serial tersebut signifikan secara statistik, Commercialized UGC terlebih dahulu membentuk Persepsi Otentisitas yang kemudian meningkatkan Persepsi Kredibilitas, dan kredibilitas pada akhirnya menggerakkan keputusan pembelian online. Alur persepsinya konsisten, otentisitas sebagai pintu awal dan kredibilitas sebagai penutup keputusan. Penelitian ini menghasilkan tiga alat manajerial yang menerjemahkan rantai tervalidasi tersebut ke dalam praktik operasional Acneno. Standar pengararahan kreator mengkondifikasi isyarat eksekusi autentisitas dan kredibilitas pada tahap produksi konten. Rubrik Penilian Konten berfungsi sebagai gerbang kualitas pra-publikasi. Affiliate Scaling Formula mengubah dua sub-skor rubrik untuk otentisitas dan kredibilitas menjadi satu keputusan anggaran, sehingga anggaran yang keluar bisa mengikuti persepsi yang mendorong konversi. Modul advokasi terpisah menutup bagian terlemah funnel, yaitu niat referensial. Rencana bertahap selama dua belas bulan untuk meninjau di seluruh kreator, lembar Scaling Formula, dan siklus tinjauan bulanan.

2026
👤 Penulis: Danny Firdaus Prastiyanto
🏷️ Pemasaran Afiliasi 🏷️ User-Generated Content 🏷️ Keputusan Pembelian Online

OPTIMISASI LANDSLIDE SUSCEPTIBILITY MAPPING MENGGUNAKAN METODE BAYESIAN OPTIMIZATION RANDOM FOREST

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan akurasi pemetaan kerentanan longsor di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Latar belakangnya adalah posisi wilayah ini sebagai daerah prioritas risiko tinggi akibat kombinasi topografi terjal dan curah hujan ekstrem, namun model prediksi terdahulu (Random Forest standar) masih memiliki keterbatasan akurasi akibat penggunaan parameter konfigurasi default dan bias pada pemilihan sampel non-longsor. Rumusan masalahnya adalah bagaimana cara meminimalkan bias data input akibat ketidakpastian dalam penentuan lokasi non-longsor pada dataset terbatas dan membandingkan hasil akurasi model optimasi hyperparameter otomatis terhadap metode standar. Kerangka teori yang digunakan mengintegrasikan algoritma Random Forest (RF) yang tangguh, metode Bayesian Optimization (BO) untuk pencarian parameter yang efisien, serta teori Modified Information Value (MIV) untuk seleksi sampel statistik yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif berbasis Machine Learning dengan memanfaatkan faktor pengontrol tanah longsor, termasuk integrasi parameter hidrologi dan karakteristik batuan. Data akan dianalisis menggunakan model Bayesian Optimization Random Forest (BO-RF) dengan strategi sampling berbasis MIV untuk membersihkan noise data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kualitas akurasi dan presisi oleh optimasi hyperparameter sebesar 5% namun metode sampel MIV menyebabkan penurusan kualitas dari model sebesar 8-12%. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan Peta Kerentanan Tanah Longsor (LSM) berpresisi tinggi dibandingkan dengan model RF standar yang dapat dimanfaatkan sebagai instrumen vital dalam mitigasi bencana dan perencanaan tata ruang wilayah di kabupaten Lebak.

2026
👤 Penulis: Apta Aryasatya Wibawa
🏷️ Optimisasi Peta Kerentanan Longsor 🏷️ Metode Bayesian Optimization Random Forest 🏷️ Analisis Hidrologi Dan Geologi

PERANCANGAN STRUKTUR ATAS BAJA KOMPOSIT TAHAN GEMPA DENGAN SISTEM RANGKA BRESING KONSENTRIK PADA APARTEMEN 12 LANTAI DI KAWASAN TRANSIT-ORIENTED DEVELOPMENT FATMAWATI

Peningkatan jumlah penduduk Kota Jakarta sebesar 0,23% per tahun memicu tingginya kebutuhan hunian di tengah keterbatasan lahan. Kondisi tersebut mendorong terjadinya fenomena commuting jarak jauh yang kurang efisien bagi masyarakat perkotaan. Sebagai solusi, konsep Transit-Oriented Development (TOD) diterapkan untuk mengintegrasikan hunian dengan akses transportasi umum. Kawasan Stasiun MRT Fatmawati dipilih sebagai lokasi strategis karena menghubungkan wilayah penyangga Jakarta Selatan dengan pusat kota. Pada kawasan ini, dilakukan perancangan gedung apartemen kelas menengah urban yang terdiri dari 12 lantai sebagai struktur tahan gempa. Diimplementasikan konsep baja komposit yang terdiri dari kolom komposit, balok komposit, serta pelat komposit dek baja. Sistem penahan gaya lateral direncanakan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan Sistem Rangka Bresing Konsentrik Khusus (SRBKK). Digunakan sambungan terprakualifikasi tipe Welded Unreinforced Flange-Welded Web (WUF-W) pada sambungan balok-kolom pada SRPMK untuk memenuhi persyaratan daktilitas struktur tahan gempa. Tata cara pembebanan dan analisis struktur yang dilakukan mengacu pada SNI 1727:2020 dan SNI 1726:2019 dengan persyaratan kekuatan dan detailing sambungan mengikuti SNI 1729:2020, SNI 7860:2020, dan SNI 7972:2020.

2026
👤 Penulis: Naila Nurul Hania
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

DOMINASI LOKASI PADA HASIL KALI KARTESIUS GRAF DENGAN GRAF LENGKAP

Misalkan G graf sederhana. Himpunan D ? V (G) disebut himpunan dominasi lokasi dari graf G jika untuk setiap dua titik berbeda u, v ? V (G) \ D berlaku ? ?= N(u) ? D ?= N(v) ? D ?= ?. Kardinalitas minimum dari semua himpunan dominasi lokasi di G disebut bilangan dominasi lokasi dari G dan dinotasikan dengan ?L(G). Hasil kali Kartesius dari G1 dan G2, dinotasikan dengan G1?G2, didefinisikan sebagai graf dengan himpunan titik V = V1 × V2 = {(u, v) | u ? V1, v ? V2} dan himpunan sisi E = ((u1, v1), (u2, v2)) ???? u1 = u2 dan (v1, v2) ? E2 atau ???? v1 = v2 dan (u1, u2) ? E1 . Pada tesis ini, ditentukan batas atas dan batas bawah bilangan dominasi lokasi dari G?Kn untuk G adalah sebarang graf dan Kn adalah graf lengkap dengan n ? 3. Selain itu, ditentukan juga bilangan dominasi lokasi dari G?Kn dengan G merupakan graf bintang, graf lengkap, dan graf bipartit lengkap dengan orde masing-masing partisi adalah 2.

2026
👤 Penulis: Evi Yuniartika Asmarani
🏷️ Teori Graf 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Kompleks

USULAN STRATEGI RETENSI DONATUR ALUMNI DANA LESTARI BADAN PENGELOLA USAHA DAN DANA LESTARI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

Kemandirian finansial merupakan aspek krusial bagi institusi pendidikan seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH). Dana lestari (endowment fund) yang dikelola oleh Badan Pengelola Usaha dan Dana Lestari (BPUDL) memegang peranan strategis dalam mendorong kemandirian finansial ITB. Namun, data historis menunjukkan keberadaan fluktuasi dan inkonsistensi dalam penerimaan dana tahunan yang menghambat pertumbuhan dana lestari. Akar permasalahan utama yang teridentifikasi adalah rendahnya tingkat retensi berdonasi alumni ITB dengan mayoritas alumni hanya menjadi one-time-donor saat kelulusan. Rendahnya tingkat berdonasi ini berpotensi mengancam kestabilan finansial jangka panjang yang sedang dibangun ITB melalui dana lestari yang dikelola BPUDL. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berperan dalam menginisiasi dan mendorong retensi donasi dari alumni ITB. Metode pengolahan data kuantitatif multivariat berupa PLS-SEM menjadi pilihan pada penelitian ini untuk mendukung sifat eksploratif dari tujuan penelitian. Model penelitian dikembangkan dengan merujuk pada tiga penelitian terdahulu, yaitu penelitian Behl dkk. (2023), Nasution dkk. (2025), dan Shen & Sha (2020). Penyebaran kuesioner dengan teknik convenience sampling terhadap alumni ITB memperoleh 301 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa philanthropic intentions, alumni engagement, social impact, openness, dan assurance of legitimacy memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap donation retention. Akan tetapi, konstruk brand equity dan conversational voice teridentifikasi tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Analisis tingkat kepentingan dan performa konstruk akan diukur dengan Importance-Performance Map Analysis (IPMA) dan keberadaan heterogenitas kelompok responden diuji dengan Multigroup Analysis (MGA). Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh, penelitian ini mengusulkan strategi retensi donasi dana lestari alumni ITB kepada BPUDL, yaitu: (I) peningkatan intensi filantropi alumni; (II) penyusunan cerita inspiratif dari alumni penerima bantuan filantropi ITB; (III) peningkatan keterikatan alumni terhadap ITB; dan (IV) penyebaran informasi relevan berdasarkan kekhawatiran alumni.

2026
👤 Penulis: Marzel Zhafir Nugroho
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Hidrologi

PEMODELAN HARGA KOMODITAS PANGAN DENGAN MODEL KOBAYASHI YANG DIMODIFIKASI DAN ANALISIS DERETWAKTU

Harga komoditas pangan dipengaruhi oleh interaksi permintaan dan penawaran yang tidak bersifat seketika sehingga perlu dipertimbangkan adanya jeda waktu dalam respons pasar. Penelitian ini memodifikasi model Kobayashi. Persamaan diferensial waktu tunda yang memodelkan dinamika harga melalui interaksi permintaan dan penawaran dimodifikasi dengan menambahkan fungsi input yang bergantung pada waktu agar model dapat merepresentasikan faktor temporal yang memengaruhi pasar. Fungsi input diperoleh melalui regresi polinomial terhadap data permintaan dan penawaran. Fungsi histori dibangun dari data harga periode sebelumnya dan parameter diestimasi menggunakan Particle Swarm Optimization. Sebagai pembanding, model analisis deret waktu berbasis ARIMA juga dibangun. Kedua model diterapkan pada data harga bulanan cabai rawit merah dan bawang merah dari Badan Pangan Nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model persamaan diferensial waktu tunda memberikan prediksi yang lebih baik pada cabai rawit merah dengan waktu tunda terbaik tiga bulan yang selaras dengan siklus produksi komoditas tersebut di lapangan. Pada bawang merah, model analisis deret waktu lebih unggul. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa performa model persamaan diferensial waktu tunda dipengaruhi oleh kesesuaian tingkat harga antara periode histori dan estimasi. Temuan ini dikonfirmasi melalui analisis korelasi pada lima skenario komoditas.

2026
👤 Penulis: Izza Nasira Azzahra
🏷️ Kebijakan Pangan 🏷️ Analisis Deret Waktu 🏷️ Model Persamaan Diferensial

PENGEMBANGAN MODEL MULTIFIDELITY-PHYSICS INFORMED NEURAL NETWORK BERBASIS MODIFIED CAM CLAY UNTUK MEMPREDIKSI KURVA STRESS-STRAIN TANAH LEMPUNG

Prediksi kurva stress-strain tanah lempung menggunakan machine learning telah berkembang pesat di bidang teknik geoteknik, meskipun sebagian besar pendekatan machine learning hanya melakukan curve fitting — pendekatan tersebut membutuhkan data yang masif, mengabaikan aspek mekanika tanah, dan jarang memperhitungkan pore stress. Sebagian besar penelitian sebelumnya juga berfokus pada tanah pasir dan hanya memprediksi perilaku deviatoric stress. Penelitian ini mengusulkan model neural network berupa Multifidelity–Physics-Informed (MPINN) dua tahap yang memprediksi baik deviatoric stress maupun pore stress tanah lempung berdasarkan index properties-nya. Tahap 1 menggunakan neural network berupa Artificial Neural Network (ANN) untuk mengkalibrasi parameter Modified Cam Clay (MCC) dan menghasilkan kurva low-fidelity yang konsisten secara fisika melalui batasan keras. Tahap 2 menggunakan LSTM atau BiLSTM untuk mempelajari residual antara kurva MCC tahap 1 dan data pengujian laboratoriun Triaxial CU sebagai target, sehingga menghasilkan mekanisme multifidelity berbasis residual. Dalam penelitian ini, hyperparameter dioptimasi menggunakan Bayesian Optimization dan 5-Fold Cross Validation, serta lima model — RF, LSTM-Only, BiLSTM-Only, LSTM-MPINN, dan BiLSTM-MPINN — dibandingkan performanya untuk 176 pasang kurva. LSTM-MPINN memberikan kinerja terbaik dan paling robust (R² = 0,869 pada data uji), dengan performa terbaik berada pada rentang water content 44–85%, plasticity index 58–80%, dan void ratio 1,15–2,17. Selain itu, analisis SHAP menunjukkan bahwa MPINN menggeser fitur penting dari parameter yang secara mekanik merupakan parameter yang lemah (berat jenis basah, gravitasi spesifik) ke parameter yang lebih sesuai dengan mekanika (PI, LI), sehingga menghasilkan prediksi yang tidak hanya lebih akurat tetapi juga dapat diinterpretasikan secara geoteknik. Kerangka ini memberikan model yang efisien dalam penggunaan data dan konsisten secara fisika untuk memprediksi perilaku tanah lempung pada tahap awal selagi menunggu hasil hasil laboratorium. Nilai error E50, puncak q, dan ????? ketika puncak q juga dievaluasi pada penelitian ini. Meskipun hasil penelitian ini tidak menunjukkan pola karakteristik tanah tertentu yang memberikan error terkecil, secara umum seluruh model menunjukkan bahwa error terhadap puncak q lebih kecil dibandingkan error E50 dan ????? ketika puncak q.

2026
👤 Penulis: Moh. Ilham Ghifari
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi
Halaman 57 dari 6754
💬