📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 101,300 dokumen

PENGEMBANGAN PRODUK WEARABLE PADA KONDISI KRITIS DI KOTA BANDUNG (STUDI KASUS: DEMONSTRASI)

Penelitian ini membahas pengembangan produk wearable ergonomis dan kompartemen modular untuk kebutuhan paramedis pada kondisi demonstrasi urban diBandung. Tas konvensional yang ada saat ini menghambat mobilitas dan aksesibilitas akibat desain yang besar, kaku, dan minim kompartemen, sehingga memperlambat penanganan korban dan meningkatkan risiko cedera muskuloskeletal (MSI) pada paramedis. Metode yang digunakan adalah pendekatan co-design, mencakup studi literatur, observasi lapangan di PMI Kota Bandung, dan wawancara dengan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi permasalahan utama seperti distribusi beban tidak ideal dan akses kompartemen yang lambat. Analisis terhadap produk existing seperti Trauma Bag menunjukkan kelemahan pada sistem strap, bantalan panel belakang, dan kompartemen resleting. Rekomendasi desain mencakup material high-density polyester waterproof, sistem kompartemen modular, dan strap adjustable berbahan memory foam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi paramedis, mempercepat penanganan korban, serta menjadi acuan standar nasional peralatan darurat dan referensi akademis desain ergonomis.

2026
👤 Penulis: Made Pavitra Sedana Adiyasa
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Desain Produk Ergonomis

PENGEMBANGAN PRODUK WEARABLE PADA KONDISI KRITIS DI KOTA BANDUNG (STUDI KASUS: DEMONSTRASI)

Penelitian ini membahas pengembangan produk wearable ergonomis dan kompartemen modular untuk kebutuhan paramedis pada kondisi demonstrasi urban diBandung. Tas konvensional yang ada saat ini menghambat mobilitas dan aksesibilitas akibat desain yang besar, kaku, dan minim kompartemen, sehingga memperlambat penanganan korban dan meningkatkan risiko cedera muskuloskeletal (MSI) pada paramedis. Metode yang digunakan adalah pendekatan co-design, mencakup studi literatur, observasi lapangan di PMI Kota Bandung, dan wawancara dengan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi permasalahan utama seperti distribusi beban tidak ideal dan akses kompartemen yang lambat. Analisis terhadap produk existing seperti Trauma Bag menunjukkan kelemahan pada sistem strap, bantalan panel belakang, dan kompartemen resleting. Rekomendasi desain mencakup material high-density polyester waterproof, sistem kompartemen modular, dan strap adjustable berbahan memory foam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi paramedis, mempercepat penanganan korban, serta menjadi acuan standar nasional peralatan darurat dan referensi akademis desain ergonomis.

2026
👤 Penulis: Made Pavitra Sedana Adiyasa
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Teknologi Kesehatan

PERUMUSAN KONDUKTIVITAS HALL DAN TERMOELEKTRIK PADA MATERIAL TOPOLOGI : EFEK RASHBA DAN MEDAN PERTUKARAN

Dalam beberapa dekade terakhir, konsep fasa geometri yang berkaitan dengan kurvatur Berry menjadi salah satu landasan penting dalam memahami berbagai fenomena trans- port elektronik pada sistem kuantum, khususnya pada material dengan sifat topologi. Berasal dari struktur geometri fungsi gelombang di ruang parameter dan bertanggu- ngjawab atas munculnya fenomena arus transversal seperti pada efek Hall dan Nernst anomali. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara teoritis perumusan kurvatur Ber- ry serta pengaruhnya terhadap konduktivitas Hall dan termoelektrik transversal pada model sistem dua pita dengan kopling spin-orbit Rashba dan medan pertukaran. Di- mulai dari persamaan Schrödinger pada keberadaan gangguan medan eksternal dengan aproksimasi adiabatik untuk memperoleh kurvatur Berry. Konduktivitas Hall dan ter- moelektrik dihitung menggunakan pendekatan Kubo dengan mendefinisikan arus panas dan elektrik. Diperoleh konduktivitas Hall yang terkuantisasi pada temperatur nol mut- lak dengan bilangan Chern half-integer dan diperoleh bentuk mirip plato untuk kon- duktivitas termoelektrik pada daerah celah pita energi, serta melemahnya respons Hall pada suhu tinggi akibat efek perataan distribusi Fermi dan berkurangnya magnetisasi. Sementara konduktivitas termoelektrik berbanding lurus dengan temperatur sesuai re- lasi Mott. Selain itu didapat pula relasi Mott tetap terjaga dan rasio Konduktivitas Hall dan termoelektrik berada di antara kB/e dan kB/5e.

2026
👤 Penulis: Matthew W.S. Pasoreh
🏷️ Kuantum 🏷️ Material Topologi 🏷️ Efek Rashba

RANCANGAN PEMETAAN 3D BERBASIS DATA LIDAR DAN DETEKTOR UTILITAS BAWAH TANAH KAMPUS ITB

Informasi utilitas bawah tanah yang akurat diperlukan untuk mendukung perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan infrastruktur serta meminimalkan risiko kerusakan aset akibat ketidakpastian lokasi utilitas. Penelitian ini bertujuan merancang produk pemetaan utilitas bawah tanah tiga dimensi (3D) terintegrasi pada kawasan Kampus ITB Jatinangor dengan menggabungkan informasi permukaan dan bawah permukaan dalam satu model geospasial. Data permukaan diperoleh dari akuisisi LiDAR yang diolah melalui tahapan klasifikasi point cloud, pembuatan Digital Terrain Model (DTM), Digital Surface Model (DSM), dan ekstraksi bangunan Level of Detail 2 (LOD2), sedangkan data bawah permukaan diperoleh melalui survei utilitas menggunakan Pipe and Cable Locator (PCL) yang diintegrasikan dengan GNSS RTK, lalu diolah dalam perangkat lunak GIS. Seluruh data kemudian diintegrasikan dalam sistem koordinat yang sama untuk menghasilkan model 3D yang merepresentasikan hubungan spasial antara bangunan, topografi, dan jaringan utilitas bawah tanah. Hasil penelitian berupa produk pemetaan utilitas bawah tanah 3D yang mampu memvisualisasikan jaringan utilitas pipa dan kabel terhadap kondisi permukaan secara terpadu. Pengujian menunjukkan bahwa komponen permukaan memiliki akurasi horizontal sebesar 0,091 m dan akurasi vertikal sebesar 0,089 m, sedangkan komponen utilitas bawah tanah memiliki akurasi horizontal sebesar 0,155 m dan akurasi vertikal sebesar 0,19 m sehingga memenuhi toleransi PAS 128 Quality Level B (QL-B). Produk yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk inventarisasi aset utilitas, perencanaan dan pemeliharaan infrastruktur, serta mendukung pengambilan keputusan dalam kegiatan konstruksi dan pengembangan wilayah.

2026
👤 Penulis: Christin Elizabeth Yolanda
🏷️ Geoteknik 🏷️ Pemetaan 3D 🏷️ Manajemen Asset Infrastruktur

PENGEMBANGAN MODEL KESIAPAN ADOPSI TEKNOLOGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS SUSU PADA PETERNAK SAPI PERAH SKALA KECIL DI PROVINSI JAWA BARAT

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat adopsi teknologi peternakan pada peternak sapi perah skala kecil di Jawa Barat, yang berdampak pada belum optimalnya produktivitas susu dan pengelolaan limbah ternak. Penelitian sebelumnya masih terbatas dalam mengintegrasikan kesiapan individu, persepsi teknologi, dan faktor kontekstual dalam analisis adopsi teknologi peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengembangkan model konseptual adopsi teknologi peternakan yang digunakan untuk mendukung perumusan implikasi manajerial dalam meningkatkan produktivitas susu dan pengelolaan limbah ternak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada peternak sapi perah skala kecil. Variabel penelitian dikembangkan melalui integrasi Technology Readiness Index (TRI), Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), dan variabel kontekstual berupa government support dan pro-environmental behavior (PEB-Waste). Data penelitian sebanyak 160 responden dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimism dan innovation berpengaruh positif terhadap performance expectancy dan effort expectancy, sedangkan insecurity berpengaruh negatif terhadap performance expectancy. Kemudian, performance expectancy, social influence, dan government support berpengaruh positif terhadap intention to adopt teknologi. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat perbedaan karakteristik dan tingkat kesiapan peternak dalam mengadopsi teknologi. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi para pembuat kebijakan untuk menyusun implementasi teknologi peternakan yang disesuaikan dengan karakteristik dan tingkat kesiapan peternak sapi perah skala kecil di Jawa Barat.

2026
👤 Penulis: R Agi Supriyadi
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

PEMODELAN MATEMATIKA PENYEBARAN HIV/AIDS DENGAN MODEL KOMPARTEMEN MULTI-POPULASI BERDASARKAN KELOMPOK RISIKO DI KOTA BANDUNG

HIV/AIDS merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Kota Bandung dengan jumlah kasus yang terus ditemukan setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan memformulasikan model matematika penyebaran HIV menggunakan pendekatan kompartemen ????????????????????????????, menganalisis dinamika model secara matematis, mengestimasi parameter model berdasarkan data epidemiologi Kota Bandung, serta mengevaluasi strategi pengendalian HIV melalui simulasi numerik dan analisis sensitivitas. Model yang dikembangkan mempertimbangkan faktor media awareness, transmisi vertikal, treatment saturation, serta perbedaan tingkat infektivitas pada kompartemen terinfeksi. Pendekatan multi-populasi diterapkan melalui estimasi parameter transmisi pada kelompok risiko dominan, yaitu Bumil, LSL, dan TB. Estimasi parameter dilakukan menggunakan data kasus HIV Kota Bandung periode Januari 2014 hingga Oktober 2024 dengan beberapa skenario estimasi, dan berdasarkan evaluasi kecocokan model dipilih skenario estimasi dua parameter, yaitu parameter transmisi dasar (????) dan parameter diagnosis (????), sebagai model terbaik. Hasil analisis menunjukkan adanya titik ekuilibrium bebas penyakit dan titik ekuilibrium endemik dengan nilai bilangan reproduksi dasar sebesar ????0=3,1281. Oleh karena itu, titik ekuilibrium bebas penyakit bersifat tidak stabil, sedangkan titik ekuilibrium endemik stabil asimtotik lokal, sehingga penyakit berpotensi bertahan dalam populasi. Simulasi numerik menunjukkan bahwa model mampu merepresentasikan dinamika penyebaran HIV berdasarkan data observasi, sedangkan analisis sensitivitas menunjukkan bahwa parameter laju transmisi memberikan pengaruh terbesar terhadap dinamika model. Berdasarkan hasil penelitian, strategi pengendalian HIV yang efektif meliputi percepatan deteksi dini, peningkatan akses dan keberlangsungan terapi antiretroviral (ART), pencegahan progresi menuju AIDS, serta penurunan laju transmisi melalui peningkatan media awareness dan pengurangan tingkat infektivitas individu terinfeksi. Model yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi salah satu alat bantu dalam memahami dinamika penyebaran HIV di Kota Bandung serta mendukung perumusan kebijakan pengendalian HIV berbasis pendekatan matematis.

2026
👤 Penulis: Alanna Nada Aulia
🏷️ Model Matematika 🏷️ Hidrologi Epidemiologi 🏷️ Analisis Sensitivitas

PENGARUH VARIASI KONSENTRASI ANTOSIANIN BERBASIS LIMBAH KUBIS MERAH (BRASSICA OLERACEA SPP.) TERHADAP KINERJA LABEL INDIKATOR KESEGARAN BUAH STROBERI (FRAGARIA SP.)

Stroberi merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang sangat disukai konsumen, namun memiliki masa simpan yang pendek dan mudah mengalami kerusakan selama distribusi dan penyimpanan. Salah satu solusi inovatif yang dapat diterapkan adalah teknologi smart packaging dengan label indikator kesegaran, yang memberikan informasi visual terhadap kualitas produk secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi antosianin terhadap perubahan warna pada label indikator smart packaging berbasis antosianin dari kubis merah, serta menentukan konsentrasi yang paling efektif untuk diaplikasikan sebagai indikator kesegaran pada kemasan buah stroberi. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi parameter kesegaran buah stroberi yang memengaruhi kinerja label indikator tersebut. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima variasi konsentrasi antosianin (1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%) yang dipadukan dengan PVA dan kitosan sebagai matriks film. Label indikator diuji melalui serangkaian pengujian sifat fisik, stabilitas warna, sensitivitas terhadap pH, daya serap air, serta kinerja indikator saat diaplikasikan pada kemasan buah stroberi (Fragaria sp.). Selain itu, dilakukan juga pengukuran terhadap parameter kesegaran buah, seperti pH, kadar CO?, perubahan warna buah dan label, serta susut bobot selama masa simpan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi antosianin berpengaruh nyata terhadap stabilitas warna, reversibilitas, dan daya serap air label. Konsentrasi 3% merupakan formulasi paling efektif karena memberikan stabilitas warna terbaik dan respons halokromik yang paling tajam terhadap penurunan kualitas stroberi. Kinerja label ini dipengaruhi secara signifikan oleh parameter kesegaran buah berupa pH buah, uap air (kelembapan), dan konsentrasi gas CO? di dalam kemasan. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menghasilkan label indikator cerdas yang tidak hanya efektif dan sensitif dalam memantau kesegaran buah potong, tetapi juga memanfaatkan bahan alami dan limbah pangan yang ramah lingkungan. Temuan ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan teknologi kemasan berkelanjutan yang mendukung keamanan dan kualitas pangan pascapanen.

2026
👤 Penulis: Noverdo Purba
🏷️ Antosianin 🏷️ Smart Packaging 🏷️ Kesegaran Buah

PENGARUH PERBEDAAN SUMBER PIGMEN ALAMI DARI LIMBAH KULIT BAWANG MERAH, KUBIS MERAH, DAN KULIT BUAH NAGA TERHADAP KUALITAS PIGMEN SEBAGAI BAHAN BAKU LABEL INDIKATOR SMART PACKAGING

Limbah pangan di Indonesia mencapai 14,73 juta ton per tahun, di mana limbah kulit bawang merah (Allium cepa L.), kubis merah (Brassica oleracea var. capitata L.), dan kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus L.) mengandung pigmen alami yang berpotensi tinggi sebagai bahan baku smart packaging dalam bentuk indikator kesegaran makanan, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Pigmen ini memiliki sifat halokromik yang sensitif terhadap perubahan pH. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perbedaan sumber pigmen terhadap kualitas dan karakteristik ekstrak, serta menentukan sumber bahan baku yang paling efektif dan stabil sebagai indikator kesegaran makanan. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan sumber limbah yang diekstraksi menggunakan metode perkolasi. Parameter yang diamati meliputi rendemen, kadar total antosianin, pH, warna (hue angle), dan stabilitas warna terhadap perubahan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan sumber pigmen berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap seluruh parameter yang diuji. Limbah kubis merah merupakan sumber pigmen paling efektif dengan rendemen tertinggi sebesar 95,06%, kadar total antosianin 11,90 mg/100g, pH 5,16, dan nilai hue angle 18,8. Selain itu, kubis merah memiliki spektrum respon halokromik paling luas dan kontras pada rentang pH 2–12 (merah-ungu-biru-hijau), sehingga memudahkan deteksi visual penurunan kualitas pangan secara real-time. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pigmen dari kubis merah adalah kandidat terbaik untuk aplikasi indikator kesegaran pada smart packaging.

2026
👤 Penulis: Saviera Fidela Arawinda
🏷️ Pigmen Alami 🏷️ Smart Packaging 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan

STUDI PERENCANAAN SISTEM POLDER TERINTEGRASI UNTUK PENGENDALIAN BANJIR KAWASAN CILINCING, JAKARTA UTARA

Jakarta Utara memiliki risiko banjir tinggi akibat topografi rendah, pasang surut air laut, dan land subsidence masif. Penelitian ini bertujuan merencanakan sistem pengendalian banjir terintegrasi di DTA Pompa Bulak Cabe seluas 61,05 Km2 (wilayah Cilincing) melalui optimalisasi sistem polder pada Kali Cakung Drain dan Kali Blencong menggunakan pemodelan hidrodinamika dua dimensi (2D) HEC-RAS. Analisis hidrologi dengan hujan rencana periode ulang 25 tahun sebesar 270,87 mm menunjukkan volume limpasan tinggi akibat nilai Curve Number yang besar, dipicu oleh padatnya pemukiman dan buruknya daya serap tanah. Evaluasi hidraulika eksisting melalui simulasi 2D mengonfirmasi bahwa kapasitas Kali Cakung Drain tidak mampu menampung akumulasi debit banjir dari seluruh sub-catchment dan memicu genangan yang meluas di bantaran sungai. Sebagai solusi visioner dan berkelanjutan, direncanakan kombinasi polder terintegrasi berupa normalisasi, tanggul dengan faktor keamanan tinggi, rumah pompa, dan kolam detensi yang dirancang ramah lingkungan berdasarkan batas kecepatan izin material. Infrastruktur ini terbukti mampu mereduksi volume banjir hingga 91,73% serta menyusutkan area genangan berdasarkan hasil simulasi numerik 2D, dengan spesifikasi kolam detensi minimal 1.400.000 m³ dan kapasitas pompa pengeluaran 30 m³/s. Proyek ini membutuhkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp288.575.498.892,80 dan menghasilkan nilai Net Present Value (NPV) terbesar senilai Rp816 Miliar, sehingga dinilai optimal secara teknis dan finansial untuk jangka panjang.

2026
👤 Penulis: Djauhari Adham Roseno
🏷️ Hidrologi 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan Air 🏷️ Kecerdasan Buatan

PENERAPAN GABUNGAN MODEL CONVOLUTIONAL LSTM-CNN DALAM ESTIMASI RISIKO KEBAKARAN UNTUK PENENTUAN PREMI MURNI ASURANSI PADALAHAN GAMBUT DI PULAU KALIMANTAN

Lahan gambut di Pulau Kalimantan memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi Indonesia karena 48% dari seluruh area lahan gambut ini termasuk dalam konsensi bisnis (Pantau Gambut, 2023). Namun, alih fungsi lahan membuat area ini rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Rimbawan dan Nur (2021) di Kota Banjarbaru, nilai kerugian akibat kebakaran lahan gambut per 100 Ha mencapai kurang lebih 1 miliar Rupiah. Dengan generalisasi, kerugian pada tahun 2019 akibat kebakaran lahan gambut mencapai 11,611 triliun Rupiah. Oleh karena potensi ekonomi yang tinggi dan adanya risiko kerugian yang tinggi pula, perlu dibuat upaya mitigasi kerugian finansial akibat kebakaran pada lahan gambut ini. Penelitian ini ditujukan untuk memitigasi risiko kerugian finansial tersebut melalui formulasi perhitungan premi murni asuransi. Sejalan dengan tujuan tersebut, dikembangkan sebuah model prediktif berbasis Convolutional Long Short-Term Memory (ConvLSTM) dan Convolutional Neural Network (CNN) untuk mengestimasi peluang terjadinya kebakaran pada lahan gambut. ConvLSTM diimplementasikan sebagai arsitektur dasar karena kemampuannya dalam mengolah data spasial dan temporal secara simultan. Sementara itu, CNN digunakan untuk mengoptimalkan prediksi peluang melalui kemampuannya dalam menganalisis representasi fitur spasial. Model yang dibangun berhasil mendapatkan nilai presisi sebesar 0,1698 dan recall sebesar 0,0264 dengan nilai ROC AUC dan PR AUC sebesar 0,7 dan 0,1191. Hasil ini sudah cukup baik mengingat kemampuan model memprediksi titik api mencapai dua kali lebih baik daripada tebakan acak. Hasil dari model ini juga dapat memprediksi peluang kebakaran pada satu minggu ke depan. Dengan memasukkan nilai severitas kebakaran, diperoleh distribusi kebakaran pada 4 kelas risiko, yaitu rendah, menengah bawah, menengah atas, dan tinggi yang masing-masing memberikan premi murni senilai 9,04; 43,37; 245,76; dan 775,24 juta IDR.

2026
👤 Penulis: Jeremy Fontaine Chaim
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Risiko Kebakaran 🏷️ Manajemen Asuransi

ANALISIS MORFOTEKTONIK ZONA FOLD-THRUST-BELT DAERAH GEOPARK LEMBAH CISAAR-JATIGEDE, KABUPATEN SUMEDANG

Zona fold-thrust-belt (FTB) di Jawa Barat terbentuk akibat kompresi Plio-Pleistosen yang menginversi cekungan busur belakang dan menghasilkan sistem lipatan serta sesar naik berarah baratlaut–tenggara. Pendekatan morfometri dibutuhkan untuk mengkuantifikasi evolusi lanskap terutama pada zona ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan metode kuantitatif pada sub-DAS Cimanuk untuk bisa memahami evolusi bentang alam pada zona FTB serta menilai objek warisan geologi sebagai bagian dari pengembangan Geopark Lembah Cisaar-Jatigede. Metode yang digunakan meliputi analisis indeks geomorfik berbasis DEMNAS resolusi 8 m, yaitu SL, RDE, Re, Dd, Rh, indeks hipsometri, dan profil swath, yang dikelompokkan menggunakan klaster hierarki Ward dan Indeks Aktivitas Tektonik Relatif (IATR) untuk menentukan zonasi aktivitas tektonik relatif. Penilaian warisan geologi dilakukan secara semi-kuantitatif mengacu pada Permen ESDM No. 1 Tahun 2020 difokuskan pada risiko degradasi. Sebanyak 362 sub-DAS dianalisis dan menghasilkan lima kluster morfotektonik dengan variasi parameter terbesar 42,8% pada dua dimensi utama. Hasil menunjukkan dominasi sub-DAS memanjang dengan nilai Re rata-rata 0,52 dan indeks hipsometri berkisar 0,45–0,50 yang mengindikasikan stadia geomorfik muda menuju dewasa Serta kontrol tektonik aktif pada lembah struktural utama. Nilai SL dan RDE orde 2 teridentifikasi pada segmen yang berasosiasi dengan punggungan lipatan dan sesar anjak, sedangkan orde 1 terindikasi strultur berumur resen pada Sungai utama Cimanuk. Kluster dengan kekasaran relief tinggi terdistribusi di bagian tengah–selatan, merepresentasikan intensitas deformasi lebih besar dibandingkan bagian utara (northward propagation). Kuantifikasi berbasis morfometri menambahkan lapisan analisis objektif terhadap penilaian semi-kuantitatif pada evaluasi geosite. Parameter risiko degradasi dominan berada pada kategori sangat rendah yang mengindikasikan potensi risiko degradasi tinggi. Kondisi ini konsisten dengan hasil morfometri yang memperlihatkan nilai elongation ratio, indeks hipsometri, serta anomali RDE tinggi pada lokasi yang sama dan mencerminkan lereng curam, insisi vertikal aktif, dan kerentanan terhadap erosi maupun longsoran.

2026
👤 Penulis: Muhammad Farul Ridho Awaludin
🏷️ Morfotektonika 🏷️ Geopark Lembah Cisaar-Jatigede 🏷️ Analisis Geomorfik

ESTIMASI SUMBER DAYA NIKEL LATERIT MENGGUNAKAN METODE GEOSTATISTIK ORDINARY KRIGING DI DAERAH SOROWAKO, KABUPATEN LUWU TIMUR, PROVINSI SULAWESI SELATAN

Kompleksitas dan variabilitas geologi yang sangat tinggi pada endapan nikel laterit menuntut adanya metode estimasi sumber daya yang valid dan terintegrasi dengan kontrol geologi guna meminimalkan risiko ketidakakuratan. Penelitian ini dilaksanakan di area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Vale Indonesia Tbk, Blok Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dengan luas area kurang lebih 0,7 km². Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik endapan nikel laterit, melakukan pemodelan geologi tiga dimensi, dan menentukan estimasi jumlah sumber daya nikel laterit menggunakan Metode Geostatistik Ordinary Kriging. Penelitian ini mengintegrasikan data primer berupa struktur lapangan dan petrografi serta sekunder berupa data bor, topografi, dan DEM. Pengolahan diawali dengan mendeliniasi domain geologi (limonit, saprolit, dan batuan dasar) menggunakan Leapfrog Geo 5.1. Setelah domain tervalidasi secara statistik, pemodelan variogram dan estimasi blok model dilakukan menggunakan metode geostatistik pada Isatis.neo-mining 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik endapan nikel laterit di area kajian memiliki batuan dasar berupa peridotit (lherzolit dan harzburgit) serta dunit, di mana proses laterisasinya sangat dikontrol oleh topografi dan struktur geologi. Secara geokimia, pelindian intensif unsur mobile memicu pengayaan residu unsur immobile pada zona limonit serta pengayaan supergen yang mengonsentrasikan unsur ekonomis pada zona saprolit. Berdasarkan pemodelan Ordinary Kriging, total sumber daya nikel pada zona limonit (cut-off grade 0,8%) mencapai 7,16 juta ton, yang terdiri dari kategori terukur sebesar 5,41 juta ton, tertunjuk 840 ribu ton, dan tereka 909 ribu ton. Sementara itu, total sumber daya pada zona saprolit (cut-off grade 1,5%) adalah sebesar 2,76 juta ton, dengan klasifikasi terukur 597 ribu ton, tertunjuk 1,02 juta ton, dan tereka 1,13 juta ton.

2026
👤 Penulis: Marvasha Puteri Sabina
🏷️ Geologi Mineral 🏷️ Metode Geostatistik Ordinary Kriging 🏷️ Analisis Variogram

PERENCANAAN DAN SIMULASI KINERJA HIDRAULIK EMBUNG DENGAN PELIMPAH ITB GOLDEN RATIO MENGGUNAKAN FLOW-3D(STUDI KASUS: EMBUNG CIPALASARI - KAWASAN JATILUHUR INDUSTRIAL SMART CITY)

Pembangunan Kawasan Jatiluhur Industrial Smart City (JISC), Kabupaten Purwakarta, berpotensi meningkatkan limpasan permukaan dan risiko banjir akibat perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja hidraulik Embung Cipalasari dengan menerapkan pelimpah tipe ITB Golden Ratio Spillway. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan data hujan satelit CHIRPS terkoreksi untuk memperoleh hujan rencana kala ulang 2 hingga 100 tahun. Debit limpasan DAS Cipalasari dan kawasan industri Blok D-JISC serta routing embung dimodelkan menggunakan PCSWMM untuk memperoleh elevasi muka air di atas mercu pelimpah sebagai kondisi batas simulasi analisis hidraulik pelimpah. Evaluasi kinerja hidraulik pelimpah dilakukan menggunakan FLOW-3D dengan menganalisis distribusi kecepatan aliran, tekanan, bilangan Froude, potensi kavitasi dan indeks kavitasi. Hasil simulasi menunjukkan elevasi muka air di atas mercu pelimpah berkisar antara 0,5 m hingga 1,7 m. Kecepatan aliran maksimum mencapai 7,29 m/s pada skenario Tr-100, sedangkan tekanan minimum terjadi pada hilir mercu pelimpah. Analisis bilangan Froude menunjukkan perubahan aliran dari kondisi subkritis menjadi superkritis pada saluran peluncur, kemudian kembali menjadi subkritis setelah memasuki kolam olak. Simulasi cavitation potential menunjukkan bahwa area hilir mercu hingga awal saluran peluncur merupakan zona yang paling rentan terhadap potensi kavitasi. Namun, hasil perhitungan indeks kavitasi menghasilkan nilai minimum sebesar 4,90 yang masih berada di atas batas kritis terjadinya kavitasi untuk setiap titik tinjau pada pelimpah. Berdasarkan hasil tersebut, pelimpah ITB Golden Ratio menunjukkan kinerja hidraulik yang baik dan aman terhadap risiko kavitasi pada seluruh skenario simulasi yang ditinjau

2026
👤 Penulis: Muhammad Ravi Yuvhendmindo
🏷️ Hidrologi 🏷️ Analisis Kinerja Hidraulik 🏷️ Pelimpah Itb Golden Ratio

PENYERAPAN KARBON, PRODUKTIVITAS BIOMASSA, DAN AKUMULASI LIPID PADA SPIROGYRA SP. DAN CHLORELLA VULGARIS

Banyak teknologi telah digunakan untuk mengatasi peningkatan konsentrasi karbon dioksida (CO?) di atmosfer, namun aspek biaya dan keberlanjutannya masih menjadi tantangan. Penggunaan alga muncul sebagai solusi hemat biaya dan berkelanjutan karena mampu menyerap CO? dan nutrien secara efektif sehingga menghasilkan biomassa bernilai tinggi. Dalam konteks ini, Chlorella vulgaris dikenal memiliki laju pertumbuhan dan kandungan lipid yang tinggi, sedangkan Spirogyra sp. memiliki kelimpahan besar namun potensinya jarang diteliti. Studi ini ditujukan untuk mengungkap perbandingan kedua spesies tersebut dalam penyerapan CO? serta konversinya menjadi biomassa dan lipid. Strain Chlorella vulgaris LIPI11-2-AIO12 diperoleh dari Laboratorim InaCC Bogor, sedangkan Spirogyra sp. dikoleksi dari perairan tawar Rancaekek, Bandung. Eksperimen dilakukan menggunakan fotobioreaktor tertutup berkapasitas 0,8 dm³ pada ruang terkontrol dengan suhu 24–26 °C, kelembapan 70–80%, pH 7,3–9, salinitas 30 ppt, intensitas cahaya 3000 lux, dan laju aerasi 0,6 L/menit selama 14 hari. Biomassa Chlorella vulgaris dikultivasi pada medium Bold Basal, sedangkan Spirogyra sp. menggunakan medium Blue Green-11 25%. Parameter kinetika pertumbuhan, efisiensi fiksasi karbon (metode Walkley-Black), serta akumulasi lipid (ekstraksi Bligh & Dyer) dianalisis. Kedua spesies menunjukkan kurva pertumbuhan sigmoid. Chlorella vulgaris mencatat laju pertumbuhan sebesar 218,6 mg/dm³·hari, laju penyerapan CO? sebesar 47,9 mg /dm³·hari, dan total serapan sebesar 27,38 mg CO?/dm³·hari, sedangkan Spirogyra sp. menunjukkan 170,3 mg/dm³·hari, 41,6 mg CO?/dm³·hari, dan total serapan 23,78 mg CO?/ dm³·hari. Pada akhir fase eksponensial (hari ke-12), Chlorella vulgaris menghasilkan akumulasi lipid 5,42%, jumlah ini lebih tinggi dibandingkan Spirogyra sp. sebesar 3,46%. Dengan demikian, Chlorella vulgaris lebih efektif dalam menyerap CO? dan menyimpannya sebagai lipid dibandingkan Spirogyra sp.

2026
👤 Penulis: Raflly Aulia Hasan Al- Hanna
🏷️ Karbon Eksplorasi 🏷️ Biomassa Alga 🏷️ Akumulasi Lipid

ANALISIS BIOEKONOMI GREEN PRODUCT BERBASIS LEBAH TANPA SENGAT (TRIGONA SP.) UNTUK PENGEMBANGAN INDUSTRI PANGAN BERKELANJUTAN

Perubahan iklim, degradasi lingkungan, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pangan sehat mendorong kebutuhan akan sistem produksi pangan yang lebih berkelanjutan. Bioekonomi menjadi salah satu pendekatan yang relevan karena mengintegrasikan pemanfaatan sumber daya hayati dengan penciptaan nilai ekonomi secara bertanggung jawab. Lebah tanpa sengat (Trigona sp.) merupakan sumber daya hayati yang berpotensi menghasilkan madu, propolis, dan bee bread dengan kandungan bioaktif tinggi, sekaligus memberikan manfaat ekologis melalui jasa penyerbukan. Namun, pemanfaatan lebah tanpa sengat di Indonesia masih belum optimal, dan kajian yang mengintegrasikan konsep green product, Life Cycle Assessment (LCA), serta bioekonomi pada produk lebah tanpa sengat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi karakteristik green product pada usaha lebah tanpa sengat, (2) menganalisis dampak lingkungan produk menggunakan pendekatan LCA, dan (3) menilai kinerja bioekonomi usaha perlebahan tanpa sengat. Penelitian dilakukan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, melalui survei kuantitatif, wawancara, dan observasi lapangan. Analisis lingkungan dilakukan berdasarkan standar ISO 14040/44, sedangkan analisis bioekonomi dilakukan dengan mengintegrasikan nilai tambah ekonomi dan dampak Global Warming Potential (GWP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem perlebahan tanpa sengat telah memenuhi karakteristik green product dari aspek input, proses, dan output. Pada aspek lingkungan, produksi madu menghasilkan jejak karbon sebesar 0,357 kg CO?-eq per kg, sedangkan propolis sebesar 3,675 kg CO?-eq per kg. Kontribusi emisi terbesar berasal dari tahap pengolahan dan pengemasan, sementara fase budidaya memiliki dampak yang sangat kecil. Dari sisi bioekonomi, nilai rasio indikator ekonomi terhadap lingkungan madu sebesar Rp42.297 per kg CO?-eq dan propolis sebesar Rp86.394 per kg CO?-eq menunjukkan menunjukkan bahwa meskipun propolis memiliki emisi lebih tinggi, nilai ekonomi yang dihasilkan per satuan emisi juga lebih besar. Temuan ini menegaskan adanya trade-off antara dampak lingkungan dan nilai ekonomi, dimana keberlanjutan tidak hanya ditentukan oleh rendahnya emisi, tetapi juga oleh kemampuan sistem dalam menghasilkan nilai tambah yang optimal terhadap tekanan lingkungan.

2026
👤 Penulis: Annisa Jati Pascalis
🏷️ Bioekonomi 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi
Halaman 101 dari 6754
💬