π Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 101,300 dokumenPENGEMBANGAN MODEL ESTIMASI CEPAT MAGNITUDO GEMPABUMI DI WILAYAH INDONESIA MENGGUNAKAN DATA HIGH-RATE GNSS CORS
Estimasi magnitudo gempabumi yang akurat dan tepat waktu merupakan komponen krusial dalam sistem peringatan dini gempabumi dan tsunami yang efektif. Namun, fenomena saturasi magnitudo masih sering terjadi pada gempabumi bermagnitudo besar (M > 7,5), terutama akibat clipping sinyal pada sensor seismik yang berdekatan dengan episenter, yang menyebabkan amplitudo sinyal melebihi batas pengukuran instrumen dan menghasilkan estimasi magnitudo yang tidak akurat. Disertasi ini mengembangkan sebuah model estimasi cepat magnitudo gempabumi dengan memanfaatkan data High-Rate Global Navigation Satellite System (HRGNSS) dari jaringan CORS di Indonesia. Sebanyak 87 rekaman pergeseran dari 21 kejadian gempabumi dengan magnitudo menengah hingga besar (Mw 5,6β8,4) diolah untuk memperoleh nilai Peak Ground Displacement (PGD). Berdasarkan data tersebut, dikembangkan regional PGD Scaling Law secara empiris yang menunjukkan hubungan kuat antara PGD, jarak hiposentral, dan magnitudo momen (Mw). Model ini menghasilkan deviasi absolut rata-rata (MAD) sebesar 0,21, lebih baik dibandingkan dengan model PGD global yang telah dipublikasikan sebelumnya. Analisis retrospektif terhadap lima kejadian gempabumi besar yang terekam oleh enam atau lebih stasiun GNSS menunjukkan bahwa hukum skala PGD yang diusulkan bersifat andal dan stabil. Model ini tidak menunjukkan adanya indikasi saturasi magnitudo, bahkan untuk gempabumi besar (Mw > 8,0), dan mampu menghasilkan estimasi magnitudo berbasis PGD dalam waktu 2 hingga 3 menit setelah waktu origin (origin time). Hasil ini sesuai dengan kebutuhan waktu operasional dari sistem peringatan dini tsunami Indonesia (InaTEWS), sekaligus mengonfirmasi potensi integrasi model ini dalam operasional sistem peringatan dini tsunami secara real-time. Kendati demikian, tantangan seperti kerapatan stasiun dan latensi data tetap menjadi perhatian penting yang perlu diselesaikan untuk implementasi operasional yang optimal.
INFLUENCE OF FACILITY AND SERVICE QUALITY TOWARDS FACULTY OFPHARMACY STUDENT SATISFACTION
Penelitian ini membahas hubungan antara fasilitas dan kualitas pelayanan yang ada di fakultas farmasi terhadap kepuasan mahasiswa. Program $1 fakultas Farmasi adalah fakultas yang paling populer dan paling besar di Universitas Setia Budi, sehingga pantas untuk mengukur kepuasan mahasiswa. Untuk dapat mencapai standar kualitas dari fakulats, penelitian ini bertujuan untuk mengukur kepuasan mahasiswa berdasatkan kualitas pelayanan dan fasilitas dan menganalisa masalah yang berhubungan. Sebelum kepemilikan yang baru, Universitas Setia Budi adalah salah satu yang paling populer karena Fakultas Farmasinya adalah yang terbaik di Jawa Tengah. Saat ini, fakultas farmasi di USB adalah kedua terbaik di area Solo dan juga berada di posisi kedua di tingkat universitas swasta. Untuk tingkat universitas negri di area Solo, USB berada pada posisi ketiga. Universitas adalah salah satu bentuk dari pelayanan, dimana kualitas pelayanan dan fasilitas penting dalam mempengaruhi evaluasi mahasiswa secara keseluruhan. Kepuasan mahasiswa adalah hasil dari evaluasi mahasiswa terhadap pengalaman edukasi di fakultas Hasil dari penelitian mengindikasikan ketika tingkat fasilitas dan kualitas pelayanan menurun, maka tingkat kepuasan mahasiswa juga memurun. Ada korelasi positf diantara pelayanan kualitas terhadap kepuasan dan fasilitas terhadap kepuasam. Penemuan dalam penelitian ini adalah secara bersama sama, fasilitas dan kualitas pelayanan memberikan pengaruh sebanyak 45,9% terhadap kepuasan mahasiswa. Dimana pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan memberikan sedikit lebih tinggi dibandingkan fasilitas terhadap kepuasan mahasiswa. Fakultas Farmasi perlu mengerti bahwa fasilitas dan kualitas pelayanan berlaku sebagai faktor dan bukan sebagai faktor utama dalam menentukan kepuasa mahasiswa Di dalam penelitian, fasilitas yang perlu di perbaiki adalah ruang organisasi mahasiswa, internet, suhu kelas, keamanan, sistem IT, perpustakaan, lab praktikum dan lab komputer. Untuk kualitas pelayanan, fakultas telah mendapatkan respons yang cukup positif, namun masih perlu ditingkatkan untuk dapat meningkatkan kualitas fakultas secara keseluruhan. Kata kunci: kepuasan mahasiswa, fasilitas, kualitas pelayanan
PROPOSED MODEL FOR ONLINE COMMUNITY MEMBER PURCHASE INTENTION
Banyak perubahan yang dibawa Internet ke dalam kehidupan manusia; di era ini, manusia tidak perlu bertatap muka untuk bisa berinteraksi satu dengan lainnya. Seiring dengan perkembangan internet, muncul komunitas online dimana anggotanya bisa berkomunikasi dan bertukar informasi mengenai hobi, keahlian dan juga saling mempengaruhi satu dengan lainnya. Disamping itu, komunitas online juga menyediakan forum jual beli yang memungkinkan para anggotanya untuk menjual dan membeli produk secara online. Keberadaan komunitas online, tentu membawa perubahan dalam periku konsumen. Berdasarkan data dari Mastercard Worldwide Online Shopping Survey (2012), 57% dari total populasi di Indonesia melakukan pembelian barang secara online; Jumlah transaksi di Indonesia meningkat sebanyak 80% dalam tahun 2010-2011; tahun 2010 sebanyak USD 3,4 Milyar, sementara di tahun 2011 meningkat menjadi USD4,1 Milyar. Data primer untuk riset ini diambil menggunakan kuesioner. Measurement yang digunakan dalam penyusunan kuesioner diambil dari beberapa jurnal yang telah divalidasi. Kuesioner disebarkan melalui online dan offline media. Kuesioner online disebarkan melalui komunitas online, milis, media sosial dan surat elektronik; sedangkan kuesioner offline disebarkan melalui pendekatan personal. Kuesioner disebarkan ke 400 responden, namun pada akhirnya hanya 389 responden yang memberikan jawaban yang dianggap valid. Hasil dari riset ini, Anggota komunitas online di dominasi oleh pria yang merupakan pelajar atau mahasiswa yang berasal dari bandung, mereka mempunyai pengeluaran rata-rata per bulan kurang dari Rp1.500.000. Produk fashion merupakan produk yang paling sering dibeli di komunitas online sementara itu sampai saat ini, Kaskus adalah komunitas online yang paling popular di Indonesia. Aspek demografi juga berperan penting dalam riset ini; hal itu mempengaruhi beberapa variable dan juga perilaku pengguna komunitas online. Dalam riset ini, intensi pembelian di komunitas online dipengaruhi oleh trust character, keuntungan fungsional, kepuasan dan pengalaman. Namun, faktor yang paling mempengaruhi intensi pembelian adalah kepuasan anggotanya. Kepercayaan merupakan hal yang penting di komunitas online, karena itu bisa mempengaruhi intensi pembelian, aktivitas berbagi informasi, normative conformity dan penyingkapan diri, meningkatkan kepercayaan bisa dilakukan dengan cara meminimalisasi ketidakpuasan anggota dan meningkatkan pengalaman yang didapatkan oleh anggota. Target market utama komunitas online bisa menjadi laki-laki dalam usia produktif (17-25 tahun). Kata kunci: komunitas online, perilaku angggota, intensi pembelian
IMPLEMENTASI MICROWAVE IMAGING BERBASIS RADAR STEPPED-FREQUENCY UNTUK PENGENALAN OBJEK DENGAN FASTER R-CNN
Microwave imaging berbasis radar Stepped-Frequency Continuous Wave (SFCW) merupakan pendekatan pencitraan yang memanfaatkan respons frekuensi kompleks untuk merekonstruksi distribusi reflektivitas objek secara spasial, di mana posisi target diperoleh melalui transformasi Inverse Fast Fourier Transform (IFFT) terhadap parameter hamburan (????21(????,????,????)) untuk menghasilkan profil amplitudo terhadap jarak (A-scan). Mengingat kualitas citra sering terdegradasi oleh direct coupling antar-antena dan clutter lingkungan, penelitian ini mengusulkan implementasi microwave imaging yang mengintegrasikan pendekatan range-gated image formation dengan sistem deteksi objek berbasis Faster Region-based Convolutional Neural Network (Faster R-CNN). Akuisisi data dilakukan menggunakan Vector Network Analyzer (VNA) sebagai radar bistatik pada rentang frekuensi 8β12 GHz dengan 4096 titik frekuensi, di mana pasangan antena horn pita-X dipindahkan secara spasial untuk memperoleh data hamburan yang kemudian ditransformasikan menggunakan IFFT. Amplitudo maksimum hasil A-scan diekstraksi sebagai representasi reflektivitas lokal pada setiap posisi pemindaian, yang kemudian melewati tahapan supresi direct coupling dan normalisasi amplitudo untuk mengurangi artefak kebocoran sinyal, sebelum akhirnya disusun menjadi citra microwave (C-scan) dua dimensi. Menggunakan objek target aluminium foil berbentuk angka 1 hingga 3, citra C-scan hasil rekonstruksi ini dijadikan dataset masukan bagi model Faster R-CNN untuk klasifikasi otomatis. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa integrasi pemrosesan sinyal radar SFCW dengan Faster R-CNN menghasilkan performa deteksi yang sangat baik dengan rata-rata akurasi klasifikasi mencapai 92,67%, membuktikan bahwa sistem radar cerdas ini tidak hanya mampu mendeteksi keberadaan target, tetapi juga mengenali bentuk geometris objek secara otomatis berbasis distribusi reflektivitas elektromagnetik.
PENGEMBANGAN KAKAS VISUALISASI INTERAKTIF UNTUK ANALISIS BASIS KODE PROGRAM
Seiring meningkatnya kompleksitas sistem perangkat lunak modern, kebutuhan akan kakas bantu yang dapat memudahkan pemahaman terhadap struktur dan hubungan antar komponen dalam suatu codebase menjadi semakin penting. Proses pemahaman kode secara manual dinilai tidak efisien dan rentan kesalahan, terutama pada proyek berskala besar. Namun, kakas-kakas yang ada saat ini masih memiliki berbagai keterbatasan. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dikembangkan sebuah kakas analisis dan visualisasi kode yang mampu menghasilkan representasi graf terpadu (unified graph) dengan menggabungkan beberapa jenis graf analisis, yaitu Abstract Syntax Tree (AST), Control Flow Graph (CFG), dan Call Graph (CG). Ketiga graf tersebut dikonstruksi dan di-overlay untuk membentuk representasi terpadu yang interaktif. Selain visualisasi secara interaktif, kakas ini juga menyediakan pengolahan untuk basis kode secara utuh yang memungkinkan pengguna melakukan visualisasi kode secara langsung untuk keperluan eksplorasi projek dalam skala yang lebih besar. Hasil pengembangan sistem diuji menggunakan pendekatan black-box dan System Usability Scale (SUS) untuk memastikan sistem berjalan sesuai dengan spesifikasi kebutuhan serta terukur dalam tingkat kemudahan penggunaan dan efektivitas dalam penggunaan sistem.
THE PROPOSAL OF PERFORMANCE MANAGEMENT SYSTEM AT SCHOOL OFBUSINESS AND MANAGEMENT ITB USING BALANCE SCORECARD
Pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang begitu penting di dalam organisasi bisnis. Di dalam sistem pengendalian manajemen pada suatu organisasi bisnis, pengukuran kinerja merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh pihak manajemen dalam mengevaluasi hasil-hasil kegiatan yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pusat pertanggungjawaban dan dibandingkan dengan tujuan yang telah ditetapkan. Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB adalah salah satu organisasi yang bergerak di bidang pendidikan jasa tentu saja harus memiliki kualitas manajemen yang tinggi, haliniberpengaruh nantinyaterhadapkinerja manajemen dari institusi. Berkaitandenganhaltersebut, Sekolah Bisnis dan Manajemen IIB merasaperluuntukmengembangkan manajemen kinerja kepada seluruh perspektif di dalam institusiuntukmeningkatkandanmenghasilkanmanajemen yang lebihbaiklagi. Tujuanutamadarimengembangkan sistem manajemen menggunakan Balanced Scorecard adalahuntuk menyediakan rancangan dari rencana strategi dan hasil evaluasi untukmencapai target dan visi institusi Penulis mencoba untuk membuat formula dari masalah, selanjutnya menentukan objectives dengan tujuan dibuatnya tulisan ini. Selanjutnya penulis mengumpulkan data melalui pengumpulan data setelah itu menganalisa data sesuai dengan literature studi yang ada, data tersebut berupa visi, misi, rencana strategis, program dan selanjutnya membuat problem solving dan saran yang bisa diberikan kepada Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB. Dalamkenyataannya, penelitianinibertujuanuntukmelihatapakah ada hubunganrencana strategi yang dilakukanoleh Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB dengan program yang ada dantepatsesuaidengan visi dan misi dari institusi Penelitianiniakanmenghasilkan Balanced Scorecard sebagaisalahsatumetodealternatifuntukevaluasihasil rencana strategis di dalam institusi. Kata Kunci: Balanced Scorecard, Institusi Pendidikan, Sistem Pengukuran Kinerja.
PENGEMBANGAN DESAIN INTERAKSI PADA APLIKASI WHOOSH DENGAN METODE USER-CENTERED DESIGN
Aplikasi Whoosh adalah aplikasi mobile yang dikembangkan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk mendukung pemesanan tiket dan akses informasi perjalanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Meskipun dirancang untuk memudahkan pengguna, aplikasi ini hanya mendapat rating 1,5 dari 5 di App Store dan 2,3 dari 5 di Play Store. Berdasarkan ulasan pengguna, aplikasi yang seharusnya mempermudah perjalanan kenyataannya menimbulkan berbagai kesulitan, seperti tidak adanya informasi jadwal kereta feeder yang terintegrasi, tidak tersedianya notifikasi pengingat keberangkatan, alur pemesanan yang tidak intuitif, tampilan riwayat pemesanan yang tidak lengkap, serta tidak adanya fitur bantuan langsung dalam aplikasi. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dan pengembangan desain interaksi pada aplikasi Whoosh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain interaksi aplikasi Whoosh yang baik sehingga pengguna dapat melakukan pemesanan tiket kereta cepat dengan mudah dan nyaman. Penelitian dilakukan dengan metode User-Centered Design (UCD) yang menempatkan kebutuhan dan permasalahan pengguna sebagai landasan utama setiap keputusan desain. Kebutuhan pengguna diidentifikasi melalui penyebaran kuesioner dan wawancara terhadap pengguna aktif aplikasi Whoosh. Implementasi desain berupa prototipe high-fidelity yang dikembangkan dengan kakas React Native. Evaluasi dilakukan dengan dua metode pengujian, yaitu Single Ease Question (SEQ) dan System Usability Scale (SUS), serta pertanyaan tambahan terkait usability goals dan user experience goals. Pengujian dilakukan pada empat tahapan: baseline aplikasi Whoosh versi 1.2.002, evaluasi prototipe low-fidelity, serta evaluasi prototipe high-fidelity iterasi pertama dan kedua. Hasil evaluasi menunjukkan nilai rata-rata SEQ pada prototipe high-fidelity iterasi kedua adalah 6,91 dari 7 dengan efektivitas 100%, dan nilai rata-rata SUS adalah 94 dari 100 yang dikategorikan sebagai Excellent, meningkat signifikan dari nilai baseline sebesar 43,5 yang dikategorikan sebagai Poor. Berdasarkan pertanyaan tambahan, 100% pengguna setuju bahwa aplikasi membantu proses pemesanan tiket Whoosh, memiliki alur yang efisien, serta menyajikan informasi yang jelas dan mudah dipahami. Hal ini menunjukkan bahwa desain interaksi yang dirancang memenuhi usability goals effective to use, efficient to use, easy to learn, dan have a good utility, serta user experience goals helpful.
PERANCANGAN USULAN INTERVENSI PERILAKU MENGEMUDI DI ATAS BATAS KECEPATAN JALAN TOL MELALUI PENDEKATAN PEMODELAN DAN SIMULASI MENGEMUDI
Pengembangan infrastruktur jalan tol di Indonesia mengalami peningkatan pesat sejak tahun 2015. Namun, pertumbuhan tersebut diiringi dengan tingginya angka kecelakaan dan fatalitas, di mana sekitar 42,9% kecelakaan di jalan tol dikaitkan dengan perilaku mengemudi di atas batas kecepatan. Secara umum, kecelakaan lalu lintas di jalan tol dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu faktor lingkungan, kendaraan, dan pengemudiβdi mana faktor pengemudi menyumbang sekitar 85% dari keseluruhan kasus. Meski penelitian mengenai perilaku mengemudi telah banyak dilakukan, studi yang mengintegrasikan pemodelan perilaku dan pengujian eksperimental untuk memahami perilaku mengemudi di atas batas kecepatan, khususnya melalui simulator mengemudi dalam konteks negara berkembang seperti Indonesia, masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji model perilaku mengemudi di atas batas kecepatan di jalan tol Indonesia dengan menekankan peran faktor psikologis individual, serta mengevaluasi peran perspektif waktu masa depan dalam memengaruhi perilaku tersebut secara eksperimental, sebagai dasar perancangan intervensi perilaku yang berbasis bukti empiris. Penelitian dilaksanakan dalam dua tahapan. Tahap pertama berfokus pada pengembangan model perilaku berdasarkan integrasi Theory of Planned Behavior (TPB), Theory of Normative Social Behavior (TNSB), Zimbardo Time Perspective Inventory (ZTPI-18), dan Big Five Inventory (BFI-10). Model ini diuji melalui survei kepada pengemudi yang memiliki pengalaman berkendara di jalan tol. Hasil analisis tahap pertama berhasil mengidentifikasi sejumlah variabel signifikan yang mempengaruhi kecenderungan melanggar batas kecepatan, dengan perspektif waktu masa depan (Future Time Perspective/FTP) menunjukkan peran prediktif yang menonjol. Tahap kedua dilakukan melalui eksperimen menggunakan simulator mengemudi berbasis komputer untuk menguji secara kausal perbedaan perilaku mengemudi antara pengemudi dengan FTP tinggi dan FTP rendah dalam lingkungan jalan tol virtual. Data yang dikumpulkan mencakup kecepatan rata-rata, frekuensi, dan durasi mengemudi di atas batas kecepatan, aktivitas gelombang otak beta dan gamma, variabilitas denyut jantung (Heart Rate Variability/HRV), serta persepsi beban kerja mental menggunakan NASA Task Load Index (NASA-TLX). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa partisipan dengan FTP rendah cenderung mengemudi lebih cepat, lebih sering mengemudi di atas batas kecepatan, dan melaporkan beban kerja mental yang lebih tinggi dibandingkan partisipan dengan FTP tinggi, disertai perbedaan respons fisiologis dan kognitif yang konsisten. Temuan dari Penelitian Tahap I dan Tahap II tersebut selanjutnya diintegrasikan untuk merumuskan rancangan intervensi perilaku yang menargetkan determinan perilaku utama yang teridentifikasi secara empiris. Rancangan intervensi disusun menggunakan kerangka Behaviour Change Wheel (BCW) dengan memetakan determinan perilaku ke fungsi intervensi dan Behavior Change Techniques (BCT), yang kemudian ditranslasikan ke dalam elemen pesan dan media intervensi yang sesuai dengan konteks mengemudi. Secara keseluruhan, penelitian ini telah menghasilkan model perilaku mengemudi di atas batas kecepatan yang terintegrasi secara teoretis dan tervalidasi secara eksperimental, serta mengembangkan rancangan intervensi perilaku yang diturunkan secara sistematis dari temuan empiris tersebut. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkuat peran perspektif waktu dalam perilaku mengemudi berisiko, serta kontribusi praktis sebagai dasar pengembangan intervensi keselamatan jalan tol yang lebih terarah dan kontekstual di Indonesia.
RISK MANAGEMENT STUDY ON THE CLAIM PARTICIPANT OF INDONESIANGOVERNMENT'S PENSION SYSTEM
Pemerintahan Indonesia menganggarkan dana untuk pensiun dengan jumlah yang besar. Sebagian jumlah ini digunakan untuk menagani resiko-resiko yang terjadi. Dengan meningkatnya kebutuhan untuk perkembangan, penggunaan dana yang efisien akan sangat membantu. Dalam upaya untuk membantu penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, studi melaksanakan analisis resiko terhadap proses klaim pensiun. Studi ini akan menjelaskan resiko apa saja yang terkait dengan proses klaim dan apa efek penanganan yang sudah dilakukan. Metode dan hasil studi diharapkan berbeda dengan perusahaan komersil dan operasional pabrik. Studi ini juga akan mengusulkan metode untuk menangani resiko yang berada di dalam sistem. Keywords: Manajemen Resiko, Klaim Pensiun, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
FINANCIAL FEASIBILITY STUDY OF KUNCIRAN - SERPONG TOLL ROADPT. JASA MARGA TBK
Peningkatan secara signifikan terhadap kepemilikan kendaraan pribadi dan umum adalah salah satu problem yang ada di negara berkembang seperti Indonesia. Secara umum peningkatan ini setara dengan pertumbuhan penduduk yang terjadi di negara Indonesia pula. Peningkatan yang sangat pesat ini harus diimbangi dengan infrastruktur dan kebijakan yang cukup pula. Contoh infrastruktur yang bisa menopang peningkatan kendaraan adalah jalan tol, jembatan layang, lahan parkir, dll. Jalan tol misalnya menjadi alternatif yang sangat baik dalam mengurangi kemacetan dan menambah aksesibilitas. Di dalam riset ini, penulis akan melakukan uji kelayakan pada jalan tol 'Kunciran-Serpong' yang merupakan proyek jalan tol Jasa Marga. Dari hasil analisa secara finansial, didapatkan bahwa proyek tol 'Kunciran-Serpong' yang mempunyai masa konsesi selama 35 tahun, memiliki nilai NPV sebesar Rp 1,351 trilyun, dengan IRR dan WACC sebesar 22,28% dan 14,72% secara berturut-turut dan juga titik BEP proyek selama 12,68 tahun. Berdasarkan studi kelayakan, hasil analisa tersebut adalah layak dan baik untuk investasi. Oleh karena itu penulis menganjurkan Pemerintah Indonesia dan Jasa Marga sebagai investor, debitur dan kontraktor utama untuk menerima dan menjalankan proyek jalan tol "Kunciran-Serpong'. Di jalankannya proyek jalan tol 'Kunciran-Serpong' akan dapat mengurangi masalah yang ada, tapi tidak menghilangkannya. Oleh karena itu penulis merekomendasikan kepada Pemerintah dan Jasa Marga untuk melakukan kerja sama terutama dalam hal kebijakan terhadap kendaraan. Contohnya adalah eskalasi pada jalan tol tidak perlu dilakukan kembali. Yang harus dilakukan adalah mengimplementasikan pajak yang besar terhadap pemilik kendaraan ataupun menghilangkan subsidi bensin pada kendaraan pribadi. Namun, Pemerintah juga harus memberikan solusi seperti pembuatan transpotasi massal untuk penduduk misalnya kereta bawah tanah, kereta monorail atau bus way. Kata-kata kunci: Studi kelayakan, NPV, IRR, Titik BEP, WACC, Jalan tol, Jasa Marga
DETERMINING THE OPTIMAL PARAMETER COMBINATION OF STOCHASTICOSCILLATOR AND BOLLINGER BANDS INDICATOR FOR STOCK TRADINGSTRATEGY
Pusar modal dapat dianggap sebagai alternatif bagi mereka yang membutuhkan dana dengan pihak yang menyediakan dana dan ada aturan dalam ditetapkan oleh instansi terkait dengan efek Pemicu oleh developement cepat Indonesia, pasar modal telah menjadi isu penting dalam perekonomian Indonesia Bahasa Indonesia kinerja pasar modal mempertimbangkan untuk sukses, terbukti dengan stabilitas melalui krisis global. Prestasi yang telah dicapas ini tidak lepas dari dicapai ini tidak lepas dari peran investor pasar modal lokal dan asing yang yak?n untuk menginvestasikan uang mereka di pasar modal Indonesia. Cepat tumbuh pasar modal Indonesia membuatnya menjadi seperti tempat yang menjanjikan untuk berinvestasi Analisis teknis adalah alat analisis yang digunakan oleh investor untuk mengenali waktu yang tepat untuk membeli atau menjual saham. Analisa Teknikal adalah sebuah metode mengevaluasi efek dengan menganalisis statistik vang dihasilkan oleh aktivitas pasar, seperti harga masa lalu, trend dan volume Analis teknis tidak mencoba untuk engukur nilai intrinsik keamanan, tapi menggunakan grafik dan alat spekulasi lain untuk mengidentifikasi pola-pola ikasi pola-pola yang dapat menunjukkan aktivitas masa depan Ada dua indikator vang digunakan dalam analisis teknis yaitu indicator utama dan pendukung Indikator utama akan bergana jika digunakan untuk menganalisis pergerakan harga saham dalam jangka pendek dan bertindak sebagai indikator tindakan. Sementara indikator indikator lagging lagging akan akan bergana jika pergerakan harga dalam jangka panjang karena dapat menginformasikan apa yang akan terjadi dengan pergerakan harga yang bertindak sebagai indikator volatilitas. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui waktu yang tepat untuk membeli dan menjual saham dengan melakukan simulasi perdagangan menggunakan dua kombinasi terkemuka dan lagging indikator. Indikator utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stochastic Oscillator sedangkan indikator pendukung adalah Bollinger Bands Setelah itu, konfirmas? kedua indikator akan diperhitungkan laba yang dihasilkan dari Januari 2006-30 Desember 2010 Metodoloagi yang digunakan oleh penulis, pertama adalah untuk meresap dan menyempit sampai lima saham bergejolak tertinggi dan lima gejolak tertinggi dan lima saham yang mudah menguap terendah di L045 Index. Deviasi standar akan digunakan sebagai filtrasi kuantitatif. Perhitungan dan simulasi eksperimental pada saham setiap akan dilakukan dengan menggunakan rumus kombinasi Stochastic Oscillator dan Bollinger Bands. Kombinasi terbaik antara Stochastic Oscillator dan Bollinger Bands akan diperoleh disebut laba tertinggi yang dihasilkan di masing-masing saham. Penelitian ini melakukan tes akurasi dalam periode pasar bearish dan bullish Periode bearish dan bullish diambil dari IHSG dan ditentukan oleh penulis. Periode 28 Februari 2008 untuk 29 Oktober 2008 dinyatakan sebagai periode bearish dan 20 Oktober 2009 te25 Juni 2009 adalah dinyatakan sebagai periode bullish. Tes ini dilakukan untuk menentukan kompatibilitas menggunakan kombinasi di setiap saham di pasar pasar bearish dan bullish. Langkah terakhir adalah membandingkan rata-rata keuntungan yang diperoleh dari menyadari dan laba atau atau rugi yang belum direalisasi dalam stok setiap pengembalian an sebagai rata-rata di IHSG dari 2006-2010. Kata Kunci Analisa Technical, LQ 45, Stochastic Oscillator, Bollinger Band
PENGEMBANGAN SISTEM PENJADWALAN KAPAL TONGKANG BERBASIS MULTI-OBJECTIVE OPTIMIZATION MENGGUNAKAN NSGA-II PADA OPERASI LEPAS PANTAI MIGAS
Penjadwalan kapal tongkang pada operasi lepas pantai migas di PT XYZ masih dilakukan secara manual menggunakan spreadsheet dan pengalaman operator. Proses tersebut membutuhkan waktu koordinasi panjang, sulit direplikasi, dan berisiko menghasilkan pemanfaatan sumber daya yang kurang optimal. Penelitian ini mengembangkan sistem penjadwalan kapal tongkang berbasis multi-objective optimization dengan algoritma Non-Dominated Sorting Genetic Algorithm II (NSGA-II). Sistem ini menghasilkan alternatif jadwal yang memenuhi constraint operasional. Objektif dari sistem ini adalah meminimalkan makespan, total jarak pelayaran, dan idle time, serta memaksimalkan early oil. Keempat objektif tersebut memiliki potensi konflik satu sama lain, misalnya jadwal dengan makespan yang singkat belum tentu menghasilkan jarak pelayaran minimum. Oleh karena itu, sistem yang dikembangkan tidak hanya mencari satu solusi terbaik, tetapi menghasilkan alternatif solusi kompromi yang dapat dipilih sesuai kebutuhan operasional. Persoalan dimodelkan sebagai Multi-Objective Vehicle Routing Problem (MOVRP) dengan mempertimbangkan data kapal tongkang, lokasi anjungan dan sumur, daftar pekerjaan, durasi pekerjaan, locked program, serta waktu tempuh antar lokasi. Solusi direpresentasikan dalam kromosom yang memuat prioritas dan alokasi pekerjaan, kemudian diterjemahkan melalui mekanisme decoding dan repair agar setiap jadwal memenuhi constraint. Implementasi sistem mencakup prapemrosesan data, evaluasi fungsi objektif, algoritma NSGA-II, algoritma Genetic Algorithm sebagai pembanding, serta visualisasi. Evaluasi dilakukan melalui analisis sensitivitas parameter, perbandingan dengan Genetic Algorithm dan jadwal aktual, serta User Acceptance Test (UAT). Hasil pengujian menunjukkan bahwa NSGA-II mampu menghasilkan himpunan solusi yang layak dan memberikan beberapa alternatif kompromi antarobjektif. Dibandingkan pendekatan pembanding, NSGA-II unggul dan lebih sesuai untuk persoalan multiobjektif karena tidak hanya menghasilkan satu jadwal, tetapi sekumpulan pilihan jadwal yang dapat dianalisis berdasarkan kebutuhan operasional. Hasil UAT memperoleh nilai 4,82 dari 5,00, yang menunjukkan tingkat penerimaan pengguna sangat baik. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat menjadi alat bantu penjadwalan yang lebih terstruktur, objektif, dan informatif bagi operasi kapal tongkang lepas pantai migas.
EVALUASI KOMPONEN PIPELINE QUESTION ANSWERING PADA DOKUMEN ESG BERBASIS PDF
Dokumen Environmental, Social, and Governance (ESG) berbentuk PDF umumnya panjang, semi-terstruktur, serta banyak memuat tabel dan nilai numerik. Karakteristik tersebut membuat question answering dokumen ESG tidak hanya bergantung pada model bahasa, tetapi juga pada representasi dokumen, retrieval, seleksi evidence, penyusunan konteks, routing, dan prompt. Penelitian ini mengevaluasi komponen pipeline question answering pada dokumen ESG berbasis PDF untuk menganalisis pengaruh tiap komponen terhadap kualitas konteks, lokalisasi bukti, grounding, dan jawaban akhir. Konfigurasi pipeline yang diuji mencakup ekstraksi PDF, normalisasi dokumen, pembangunan flat chunks, recursive chunks, dan evidence units, retrieval menggunakan BM25, dense retrieval, dan hybrid retrieval, serta pembentukan jawaban berbasis retrieval-augmented generation. Evaluasi menggunakan 119 pertanyaan dari ESGBench dengan metrik retrieval, metrik jawaban, dan metrik diagnostik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa recursive chunks dengan hybrid retrieval menjadi konfigurasi retrieval awal paling seimbang, tetapi lokalisasi halaman bukti masih terbatas. Evidence units lebih tepat digunakan sebagai pelengkap untuk sitasi, grounding operasional, dan analisis diagnostik, bukan sebagai pengganti konteks utama. Pada evaluasi akhir, context-only RAG lebih stabil daripada prompt-routed RAG.
SISTEM REMEDIASI AKSESIBILITAS WEB DENGAN STANDAR WCAG 2.2 LEVEL AA MENGGUNAKAN INFRASTRUKTUR CLOUD DAN MODEL GENERATIF AI
Website perguruan tinggi merupakan infrastruktur informasi vital bagi mahasiswa. Namun, tingkat kepatuhan terhadap pedoman aksesibilitas web bagi penyandang disabilitas pada portal akademik sering kali masih berstatus belum memadai, sehingga secara langsung membatasi kemandirian interaksi pengguna dengan disabilitas. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sebuah ekstensi browser bernama "A11y-Ally" yang mampu melakukan remediasi masalah aksesibilitas secara otomatis tanpa memodifikasi kode sumber asli. Sistem ekstensi browser ini dibangun dengan mengintegrasikan spesifikasi Manifest V3 pada sisi klien dengan microservices berbasis Node.js dan memanfaatkan infrastruktur Cloud dari Google Cloud Platform, membuat suatu pendekatan arsitektur hibrida client-server. Solusi teknis yang diterapkan meliputi sanitasi dan modifikasi Document Object Model lokal, penggunaan algoritma interpolasi warna untuk memperbaiki rasio kontras teks, serta pemanfaatan Generative AI untuk menghasilkan deskripsi teks alternatif gambar kontekstual. Efisiensi performa sistem didukung oleh mekanisme caching terdistribusi berbasis Redis. Hasil evaluasi menggunakan audit teknis Pa11y pada portal Direktorat Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung menunjukkan bahwa A11y-Ally berhasil menekan tingkat nonkonformitas hingga 96,75 persen, mereduksi 431 isu dari 33 halaman menjadi 14 isu berdasarkan standar WCAG 2.2 Level AA. Selain itu, pengujian usability pada ekstensi browser menggunakan System Usability Scale menghasilkan skor rata-rata 70,73 yang memvalidasi bahwa ekstensi memiliki tingkat penerimaan dan pengoperasian yang layak pakai oleh manusia. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam penerapan AI dan Cloud Computing untuk menciptakan ekosistem akademik digital yang inklusif.
PENGEMBANGAN SISTEM RESERVASI PEMERIKSAAN PENUNJANG DIAGNOSTIK DENGAN VALIDASI DOKUMEN RUJUKAN OTOMATIS BERBASIS OCR (OPTICAL CHARACTER RECOGNITION) DAN INTEROPERABILITAS BERBASIS FHIR (FAST HEATLHCARE INTEROPERABILITY RESOURCE)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum terintegrasinya proses reservasi pemeriksaan penunjang dengan validasi dokumen rujukan. Di sisi lain, belum terstandarisasinya data pasien, khususnya pasien non-BPJS, menghambat interoperabilitas antar fasilitas kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem reservasi pemeriksaan penunjang berbasis standar Fast Healthcare Interoperability Resources (FHIR) dengan fitur validasi otomatis surat rujukan pada studi kasus di RSUD Kota Tanjungpinang. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dengan pendekatan TALL stack (Tailwind, Alpine.js, Livewire, Laravel) dan memanfaatkan resource FHIR, yaitu Patient, ServiceRequest, Appointment, dan Encounter. Validasi dokumen dilakukan melalui ekstraksi teks menggunakan parsing dokumen dan Optical Character Recognition (OCR) yang divalidasi dengan metode hybrid rule-based keyword. Hasil evaluasi menunjukkan nilai recall ekstraksi kata kunci sebesar 85,6% dan tingkat keberhasilan validasi dokumen sebesar 93,75%. Pengujian usability menggunakan Single Ease Question (SEQ) menghasilkan nilai rata-rata di atas 6 dari skala 7, sedangkan System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata-rata 73,6 dengan kategori baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi proses administrasi serta memberikan pengalaman pengguna yang baik, sekaligus mendukung penerapan standar interoperabilitas berbasis FHIR.