πŸ“š Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 101,300 dokumen

DIGITAL ROCK PHYSICS: ESTIMASI KANDUNGAN MINERAL DAN POROSITAS SERTA NILAI BRITTLENESS INDEX PADA BATUAN CITRA DIGITAL

Metode laboratorium konvensional seringkali bersifat destruktif, memakan waktu dan biaya. Penelitian ini menerapkan metodologi dari Digital Rock Physics (DRP) sebagai pendekatan non-destruktif untuk mengestimasi sifat mekanik batuan melalui perhitungan numerik. Studi ini memanfaatkan citra CT scan dari sampel batupasir serpihan. Tahapan pengolahan citra meliputi pra-pemrosesan untuk peningkatan kontras. Kemudian tahap segmentasi fasa menggunakan algoritma Machine Learning Unsupervised K-Means Clustering. Metode ini digunakan untuk memisahkan komponen pori dan matriks secara otomatis. Dengan penyesuaian segmentasi dilakukan penerapan threshold klaster pori secara kualitatif melalui visual besaran pori dan secara kuantitatif menggunakan parameter Structural Similarity Index Measure (SSIM). Dihitung porositas efektif dan terisolasi sebagai informasi tambahan. Dengan hasil segmentasi, yaitu klaster 1 (pori) 18.02-19.19%, klaster 2 (mineral quartz) 49.14% , klaster 3 (mineral illite) 22.96%, dan klaster 4 (mineral kaolinite dan campuran) 8.71%. Dengan validasi ekternal untuk segmentasi, yaitu data X-Ray Diffraction (XRD), well log, dan sayatan tipis dengan hasil yang sudah mendekati. Hasil segmentasi dilakukan konversi data untuk masukan Garboczi. Modulus elastik Garboczi diestimasi dengan pendekatan numerik berbasis Finite Element Method (FEM) dan energi minimum, perolehan estimasi Bulk Modulus sebesar 21.36 GPa dan Shear Modulus sebesar 17.40 GPa. Dengan validasi eksternal untuk Garboczi, yaitu data well log dan model batas Voigt Reuss dan Hashin-Shtrikman dengan perolehan yang sudah baik. Selanjutnya, tahap perhitungan Brittleness Index (BI) berdasarkan sumber data, yaitu mineral-based sebesar 0.608 & 0.622, elastic-based sebesar 0.49, dan logbased sebesar 0.621 dengan hasil indeks dalam satu klasifikasi yang sama, yaitu Brittle. Nilai BI ini bermanfaat dalam rencana stimulasi reservoir seperti hydraulic fracturing.

2026
πŸ‘€ Penulis: Abid Syabala
🏷️ Digital Rock Physics 🏷️ Analisis Sifat Mekanik Batuan 🏷️ Estimasi Kandungan Mineral

EVALUASI DAMPAK PELATIHAN DI BAWAH PROGRAM DESA BAKTI BCA TERHADAP KAPABILITAS DAN HASIL EKONOMI DI DESA WISATA HIJAU BILEBANTE

Studi ini mengevaluasi dampak pelatihan di bawah Program Desa Bakti BCA terhadap kemampuan dan hasil ekonomi peserta di Desa Wisata Hijau Bilebante, Indonesia. Studi ini membahas keterbatasan umum dalam pelaporan CSR, di mana keberhasilan sering digambarkan melalui aktivitas dan hasil daripada perubahan penerima manfaat yang terukur. Menggunakan desain retrospektif satu kelompok sebelum-sesudah, studi ini menafsirkan temuan melalui perspektif model logika, yang didukung oleh ISO 26000 dan GRI 203/413. Analisis didasarkan pada tanggapan kuesioner terstruktur dari 31 peserta yang menilai kondisi mereka sebelum pelatihan dan kondisi mereka saat ini setelah pelatihan. Data dibersihkan, dipasangkan, dikodekan, dan dikonversi sebelum analisis validitas, reliabilitas, dan deskriptif. Normalitas dinilai menggunakan uji ShapiroWilk; karena data berpasangan tidak normal, Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon digunakan, sedangkan ukuran efek digunakan untuk menafsirkan besarnya perubahan dan mengevaluasi hipotesis penelitian. Temuan ini mengungkapkan pola peningkatan yang konsisten di seluruh tahapan model logika. Pada tingkat output, rata-rata kelompok meningkat dari 2,153 menjadi 3,911. Di seluruh 42 indikator hasil, skor rata-rata naik dari 2,737 menjadi 4,438, sementara indikator ekonomi berbasis Likert meningkat dari 2,824 menjadi 4,290. Perubahan ini signifikan secara statistik dan didukung oleh ukuran efek yang besar secara seragam. Peningkatan terkuat ditemukan pada pendapatan bruto, kemandirian ekonomi, dan persepsi keamanan peserta dalam menyampaikan pendapat dan memberikan umpan balik program. Secara substansial, hasil penelitian juga menunjukkan peningkatan yang nyata dalam perkiraan pendapatan bruto, yang menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan dikaitkan dengan kesiapan ekonomi dan kondisi mata pencaharian yang lebih baik. Temuan ini menunjukkan bahwa program pelatihan ini menghasilkan peningkatan multidimensional yang bermakna yang melampaui penyampaian pelatihan hingga penguatan kemampuan, partisipasi masyarakat, dan peningkatan ekonomi tidak langsung. Studi ini memberikan bukti praktis untuk akuntabilitas CSR dan memberikan dasar terstruktur untuk penyempurnaan program, pelaporan keberlanjutan, dan replikasi dalam konteks desa wisata lainnya.

2026
πŸ‘€ Penulis: Indrawanto Sahama
🏷️ Desain Retrospektif 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

EVALUASI DAMPAK LINGKUNGAN DARI REFRIGERAN BER-GWP TINGGI DAN EKSPLORASI ALTERNATIF BERKELANJUTAN UNTUK REFRIGERASI KOMERSIAL DI INDONESIA

Indonesia's commercial refrigeration sector relies heavily on R-404A, a refrigerant with a high Global Warming Potential (GWP) targeted for phase-down under the Kigali Amendment. This study evaluates the thermodynamic performance, technical feasibility, and environmental impact of replacing R-404A with low-GWP alternatives R-407F and R-454C in a 15.00 kW commercial system. Thermodynamic metrics, primarily Coefficient of Performance (COP) and Volumetric Cooling Capacity (VCC), were obtained using Aspen HYSYS simulations. A feasibility assessment compared drop-in versus retrofit scenarios to ensure cooling loads were maintained. Additionally, the study forecasted nationwide direct emissions from 2025 to 2045 and conducted a Total Equivalent Warming Impact (TEWI) analysis to quantify the comprehensive lifecycle carbon footprint. Results indicate that R-407F offers the highest efficiency (COP 1,52) as a viable drop-in replacement. Conversely, R-454C provides a 96% reduction in GWP but operates at a lower efficiency (COP 1,41), requiring a 16,09% compressor capacity upscale (retrofit) to prevent excessive duty cycles. Emission forecasts show that transitioning to R-454C would reduce national direct emissions by 96,41% by 2045. TEWI analysis reveals that while R-407F currently yields the lowest overall lifecycle footprint, R-454C offers superior long-term climate benefits by minimizing the environmental impact of refrigerant leaks. Ultimately, this research provides essential engineering and policy data for Indonesia's transition to sustainable refrigeration.

2026
πŸ‘€ Penulis: Muhammad Attila Farrel Ardan
🏷️ Hidrologi 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

PERAN BRAND AWARENESS DALAM MEMEDIASI HUBUNGAN ANTARA STRATEGI SOCIAL MEDIA MARKETING DAN BRAND LOYALTY: STUDI PERBANDINGAN PADA MEREK KECANTIKAN LOKAL YANG BERHASIL DAN GAGAL DI INDONESIA

Studi ini akan mengeksplorasi peran kesadaran merek memediasi hubungan antara strategi pemasaran media sosial dan loyalitas merek dengan membandingkan merek kecantikan lokal yang sukses dan tidak sukses di Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 100 konsumen Indonesia melalui survei online dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, analisis regresi berganda, uji Sobel, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran media sosial berpengaruh positif terhadap kesadaran merek pada kedua kelompok merek, sementara kesadaran merek memiliki efek positif yang signifikan terhadap loyalitas merek dan berperan sebagai mediator dalam hubungan antara strategi SMM dan loyalitas merek. Analisis deskriptif lebih lanjut membuktikan bahwa merek yang sukses secara konsisten menunjukkan tingkat persepsi pemasaran media sosial, kesadaran merek, dan loyalitas merek yang lebih tinggi dibandingkan dengan merek yang gagal. Secara keseluruhan, studi ini menyoroti kesadaran merek sebagai faktor yang krusial dalam membangun loyalitas merek jangka panjang di industri kecantikan Indonesia.

2026
πŸ‘€ Penulis: Malya Devita Laksono
🏷️ Kesadaran Merek 🏷️ Strategi Media Sosial Marketing 🏷️ Loyalitas Merek

FORMULASI SERUM NANOSUSPENSI UNTUK MENGURANGI UKURAN PARTIKEL TEMU PUTIH (CURCUMA ZEDOARIA (CHRISTM.) ROSCOE)

Temu puth atau or Curcuma zedoaria (Christm.) Roscoe tanaman yang umum digunakan sebagai bahan pangan dan obat tradisional. Rimpang dari tanaman tersebut mengandung zat kurkuminoid, zat yang umum ditemukan pada genus Curcuma dengan manfaatnya yang melimpah termasuk sebagai antoksidan. Meski temu puth memiliki manfaat yang berlimpah, manfaat tersebut terhambat oleh tngkat kelarutan dalam air yang rendah, terutama berkaitan dengan aktvitas dan permeasinya pada kulit. Tujuan dari penelitan ini adalah mengurangi ukuran ekstrak C.zedoari untuk sediaan kulit. Beberapa metode hadir sebagai opsi untuk meningkatkan permeasi ekstrak tersebut, dengan metode nanosuspensi sebagai metode terpilih. Nanosuspensi tersebut menggunakan satu dari tga jenis ekstrak yang dihasilkan, yang masing-masing memiliki kandungan kurkuminoid dan aktvitas antoksidannya sendiri. Kandungan nanosuspensi yang dihasilkan adalah 1% ekstrak C.zedoaria, 0,2% Cocamidopropil betaine, 2% Tween 20, 2% propilen glikol, dan ditambahkan hingga 100% dengan air. Nanosuspensi yang dihasilkan memiliki tampilan berwarna cukup kuning dan keruh, dengan diameter ukuran partkel 1243.1 nm dan pH 5.8. Nanosuspensi kemudian diuji permeasi yang memperoleh puncak fux pada jam pertama, lalu mengalami penurunan pada jam kedua hingga jam ke-lima dari pengujian.

2026
πŸ‘€ Penulis: Muhammad Farhan Rizqi
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

KUANTIFIKASI RISIKO KETERCAPAIAN TARGET PENERIMAAN IURAN BPJS KESEHATAN DENGAN INTERVENSI KEPESERTAAN

Keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional BPJS Kesehatan sangat bergantung pada keseimbangan kondisi keuangan lembaga sehingga pencapaian target penerimaan iuran menjadi fokus utama manajemen risiko. Penelitian ini bertujuan mengembangkan framework kuantifikasi risiko penerimaan iuran menggunakan model deret waktu ARIMAX dengan variabel eksogen jumlah peserta aktif. Proyeksi kepesertaan diperoleh dari mengaplikasikan model rantai Markov yang telah dimodifikasi sedangkan simulasi Monte Carlo diterapkan untuk mengestimasi distribusi penerimaan iuran tahunan dan menghitung peluang ketercapaian target. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ARIMAX mampu menangkap keterkaitan antara dinamika kepesertaan dan penerimaan iuran. Model terbaik untuk data tahun 2022-2024 adalah ????????????????????????(0, 1, 0) dengan nilai MAPE sebesar 1,95% pada data pengujian. Tanpa intervensi tambahan, peluang ketercapaian target Rp168,5 triliun hanya sebesar 37,00%. Dari tiga skenario intervensi yang diuji, skenario peningkatan peserta baru dinilai paling efisien dengan peluang keberhasilan 96,38%. Kerangka kerja ini diharapkan dapat berfungsi sebagai sistem peringatan dini bagi manajemen risiko.

2026
πŸ‘€ Penulis: Fransisca Benedicta
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Risiko

ANALISIS UMUR SUDU TURBIN BERDASARKAN PARAMETER CREEP DENGAN METODE ELEMEN HINGGA PADA PLTP LAHENDONG UNIT 1

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang berperan penting dalam mendukung ketahanan energi nasional serta menyediakan suplai listrik yang stabil sebagai sumber energi baseload. Dalam sistem pembangkit ini, turbin uap merupakan komponen utama yang berfungsi mengubah energi termal dari uap panas bumi menjadi energi mekanik yang kemudian dikonversi menjadi energi listrik melalui generator. Keandalan dan efisiensi operasi turbin sangat bergantung pada kondisi komponen sudu turbin yang bekerja pada kondisi operasi yang ekstrem, yaitu temperatur tinggi, tekanan tinggi, serta lingkungan kimia yang agresif. Pada sistem pembangkit panas bumi, uap yang digunakan untuk menggerakkan turbin sering kali mengandung gas non-kondensabel seperti karbon dioksida (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S), yang berpotensi menciptakan lingkungan korosif dan mempercepat proses degradasi material. PLTP Lahendong Unit 1 di Sulawesi Utara merupakan salah satu pembangkit panas bumi yang memiliki peran penting dalam sistem kelistrikan regional dengan kapasitas terpasang sebesar 20 MW. Unit pembangkit ini mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2001 dan telah beroperasi selama lebih dari dua dekade. Seiring dengan meningkatnya akumulasi jam operasi, komponen-komponen kritis pada turbin mengalami proses penuaan material yang dapat memengaruhi integritas struktural dan keandalannya. Sudu turbin merupakan salah satu komponen yang paling rentan terhadap kerusakan karena secara langsung terpapar aliran uap berkecepatan tinggi serta berbagai kontaminan kimia yang terkandung di dalam fluida panas bumi. Kondisi ini menyebabkan sudu turbin berpotensi mengalami berbagai mekanisme kerusakan seperti creep, korosi, erosi, fatigue, dan stress corrosion cracking (SCC), yang dalam jangka panjang dapat memicu terjadinya kegagalan struktural komponen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kerusakan yang terjadi pada sudu turbin PLTP Lahendong Unit 1 serta mengevaluasi umur sisa komponen berdasarkan mekanisme degradasi material yang terjadi selama operasi. Pendekatan penelitian dilakukan melalui analisis kerusakan menggunakan data inspeksi Non- Destructive Test (NDT), evaluasi perubahan mikrostruktur material menggunakan metode in-situ metallography, serta analisis numerik menggunakan simulasi metode elemen hingga (finite element method). Analisis tersebut mempertimbangkan parameter operasi aktual pembangkit seperti temperatur uap, ii tekanan operasi, serta durasi operasi yang diperoleh dari data log sheet operasional pembangkit. Metode inspeksi material yang digunakan dalam penelitian ini meliputi berbagai teknik pengujian non-destruktif seperti ultrasonic test (UT), magnetic particle test (MPT), dan penetrant inspection untuk mendeteksi adanya cacat permukaan maupun cacat internal pada material sudu turbin. Selain itu, pengujian metalografi in-situ dilakukan untuk mengamati perubahan mikrostruktur material yang terjadi akibat paparan temperatur tinggi dan tegangan jangka panjang selama masa operasi turbin. Melalui pengamatan mikrostruktur, indikasi kerusakan akibat creep dapat diidentifikasi melalui keberadaan microvoids, cavities, oriented cavities, maupun microcracks yang terbentuk pada batas butir material. Perubahan mikrostruktur tersebut menjadi indikator penting dalam mengevaluasi tingkat kerusakan material dan memperkirakan sisa umur pakai komponen. Hasil analisis menunjukkan bahwa degradasi material pada sudu turbin dipengaruhi oleh kombinasi faktor termal, mekanis, dan kimia dari lingkungan operasi panas bumi. Interaksi antara temperatur tinggi, tegangan jangka panjang akibat gaya sentrifugal turbin, serta lingkungan korosif dari gas-gas non-kondensabel dapat mempercepat proses degradasi material pada sudu turbin yang terbuat dari Martensitic Stainless Steel (SS 410). Dalam kondisi operasi jangka panjang, proses creep dapat menyebabkan pembentukan rongga mikro (microcavities) yang kemudian berkembang menjadi retakan mikro dan retakan makro yang berpotensi menyebabkan kegagalan struktural komponen apabila tidak terdeteksi secara dini. Melalui pendekatan analisis terpadu yang menggabungkan inspeksi material, evaluasi mikrostruktur, serta simulasi numerik, penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi degradasi aktual pada sudu turbin serta estimasi sisa umur operasionalnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penerapan strategi pemeliharaan berbasis kondisi (condition-based maintenance) serta perencanaan pemeliharaan turbin yang lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, keandalan operasi PLTP Lahendong Unit 1 dapat tetap terjaga sekaligus meminimalkan risiko kegagalan komponen yang tidak terprediksi serta meningkatkan umur pakai aset pembangkit secara keseluruhan.

2026
πŸ‘€ Penulis: Reza Muhamad
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

ANALISIS SPASIAL DAERAH RAWAN BANJIR KOTA BANDUNG MELALUI PENGGUNAAN MODEL BINARY LOGISTIC REGRESSION

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di wilayah perkotaan dan menimbulkan dampak sosial, ekonomi, serta lingkungan yang signifikan. Kota Bandung merupakan salah satu wilayah perkotaan di Indonesia yang memiliki kerentanan tinggi terhadap kejadian banjir akibat kombinasi faktor topografi cekungan, kepadatan pembangunan, serta meningkatnya limpasan permukaan akibat urbanisasi. Kondisi tersebut menuntut adanya pendekatan analisis spasial yang mampu mengidentifikasi wilayah dengan probabilitas bahaya banjir secara lebih objektif dan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor pengkondisi terhadap kejadian banjir serta memetakan klasifikasi probabilitas bahaya banjir di Kota Bandung menggunakan pendekatan statistik berbasis model Binary Logistic Regression (BLR) dalam lingkungan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan utama yang meliputi pengumpulan dan pra-pemrosesan data, normalisasi variabel, pemodelan statistik, serta validasi model. Variabel dependen berupa inventarisasi kejadian banjir historis yang diperoleh dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan portal berita pada tahun 2020 dan 2024. Variabel independen terdiri dari tujuh faktor pengkondisi, yaitu Topographic Wetness Index (TWI), elevasi, kemiringan lereng, curah hujan, NDVI, jarak dari sungai, dan jarak dari jalan. Seluruh variabel dianalisis dalam format raster dan dinormalisasi menggunakan metode min–max untuk menyamakan skala data. Model BLR kemudian digunakan untuk mengestimasi hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan probabilitas kejadian banjir pada setiap piksel wilayah studi. Sebelum pemodelan dilakukan uji multikolinearitas untuk memastikan independensi variabel. Hasil model selanjutnya divalidasi menggunakan Receiver Operating Characteristic (ROC) dan Area Under the Curve (AUC) serta matriks akurasi untuk menilai kemampuan prediktif model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor topografi dan hidrologi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap distribusi bahaya banjir di Kota Bandung. Variabel seperti TWI, elevasi rendah, kemiringan lereng landai, serta kedekatan dengan sungai menunjukkan kontribusi yang kuat terhadap peningkatan probabilitas kejadian banjir. Sementara itu, faktor lingkungan seperti NDVI dan jarak dari jalan juga berperan dalam memodifikasi pola limpasan permukaan akibat perubahan penggunaan lahan perkotaan. Model BLR berhasil menghasilkan peta probabilitas bahaya banjir yang menunjukkan variasi tingkat kerentanan secara spasial di seluruh wilayah Kota Bandung. Hasil validasi model melalui analisis ROC menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan diskriminatif yang baik hingga sangat baik dalam memprediksi lokasi kejadian banjir yang dibuktikan dengan selisih nilai AUC pada model tahun 2020 dan 2024 sebesar 0.068 dan selisih akurasi sebesar 0.057, sehingga hasil selisih tersebut dapat dianggap memiliki kinerja prediktif yang andal untuk analisis bahaya banjir serta mampu memprediksi bahaya banjir. Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan BLR berbasis SIG mampu memberikan pemetaan bahaya banjir yang lebih objektif dan berbasis probabilitas dibandingkan pendekatan skoring atau overlay konvensional. Model yang dihasilkan tidak hanya mengidentifikasi lokasi rawan banjir, tetapi juga memberikan informasi mengenai tingkat kemungkinan terjadinya banjir pada setiap unit spasial. Peta probabilitas yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar ilmiah dalam perencanaan tata ruang, mitigasi bencana, serta pengambilan keputusan kebijakan pengelolaan lingkungan di Kota Bandung. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi metodologis dalam penerapan model statistik multivariat untuk analisis bahaya banjir di lingkungan perkotaan.

2026
πŸ‘€ Penulis: Riki Purnama Putra
🏷️ Banjir 🏷️ Analisis Spasial 🏷️ Model Binary Logistic Regression

PEMODELAN PELUANG GOL PADA FUTSAL SATU-LAWAN-SATU MENGGUNAKAN SIMULASI KINEMATIKA DAN GEOMETRI SHOOTING

Penelitian ini memperluas metrik Expected Goals (xG) pada skenario futsal satu- lawan-satu menjadi fungsi probabilitas gabungan spasio-temporal menggunakan Agent-Based Modeling. Melalui metode Monte Carlo berbasis komputasi JavaScript, probabilitas gol dievaluasi dengan mengonfrontasikan kecepatan proyektil (15, 25, dan 35 m/s) terhadap latensi motorik biologis penjaga gawang (200 ms). Perhitungan ruang lintasan diekstraksi secara dinamis menggunakan algoritma bisektor sudut bukaan gawang (open angle) dan terintegrasi dengan Continuous Collision Detection (CCD). Hasil regresi fungsi Sigmoid terhadap data simulasi membuktikan bahwa peningkatan energi kinetik memicu pergeseran drastis pada titik ekuilibrium (peluang gol 50%). Jarak kritis (x0) terdorong mundur dari 9,23 meter pada kecepatan 15 m/s menjadi 19,24 meter pada 35 m/s, sementara ambang batas sudut ( ?0 ) menyusut ketat dari 0,21 menjadi 0,09 radian. Disimpulkan bahwa momentum proyektil ekstrem memicu kelumpuhan reaksi (reaction paralysis) yang secara efektif menetralkan parameter jarak tembak. Peluang gol terbukti merupakan hasil irisan mutlak antara ketersediaan celah geometri dan keunggulan waktu kinematika, di mana sisa probabilitas kegagalan asimtotik murni diakibatkan oleh inakurasi biomekanik penendang (angular noise).

2026
πŸ‘€ Penulis: Anzet Dianto Pebriwan
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

PERANCANGAN KATALOG KOMODITAS TERINTEGRASI TKDN DAN MEKANISME MONITORING DALAM PROSES PENGADAAN DI PT BUMI ENERGI

PT Bumi Energi merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor energi dan berkontribusi dalam mendukung kebijakan industri nasional melalui praktik pengadaannya. Berdasarkan Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2022, BUMN diwajibkan memprioritaskan pengadaan produk dalam negeri, dengan pengawasan oleh Kementerian ESDM serta BPKP. Meskipun demikian, banyak BUMN, termasuk PT Bumi Energi, masih menghadapi tantangan dalam penerapannya, seperti vendor yang belum memahami cara melakukan selfassessment nilai TKDN, sementara pelaporan perusahaan masih mengandalkan data TKDN yang dideklarasikan sendiri oleh vendor. Selain itu, belum terdapat pedoman teknis yang jelas mengenai penerapan mekanisme monitoring dan sanksi TKDN, padahal hal ini sangat krusial terutama untuk pengadaan strategis. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif dengan PT Bumi Energi sebagai unit analisis. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, telaah dokumen internal dan pedoman kebijakan. Untuk memperoleh wawasan praktik terbaik, dilakukan benchmarking dengan perusahaan hulu migas yang telah menerapkan kebijakan TKDN secara efektif. Analisis difokuskan pada identifikasi kesenjangan dan hambatan implementasi, yang kemudian menjadi dasar dalam merumuskan rekomendasi strategi perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum optimalnya implementasi TKDN dipengaruhi oleh ketiadaan regulasi sektoral yang secara rinci mengatur pelaksanaan TKDN di sektor pertambangan dan minerba, berbeda dengan sektor migas yang telah memiliki ketentuan komprehensif termasuk penerapan sanksi. Perbandingan dengan perusahaan serumpun mengindikasikan tantangan serupa, terutama pada aspek monitoring dan verifikasi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penguatan kemampuan pengguna dalam proses monitoring melalui pendampingan oleh tim P3DN perusahaan. Penelitian ini juga menyarankan pemanfaatan dokumentasi capaian TKDN dari proyek sejenis sebagai referensi penetapan nilai minimum TKDN pada pengadaan berikutnya, dengan catatan spesifikasi dan kondisi pasar tetap relevan.

2026
πŸ‘€ Penulis: Ade Febriyani
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

OPTIMASI ADITIF PAKET DETERJEN PADA BENSIN RON 95

Meningkatnya kebutuhan akan bahan bakar berkinerja tinggi yang memenuhi standar lingkungan telah mendorong pengembangan formulasi bensin yang mampu menjaga kebersihan dan efisiensi mesin. Salah satu tantangan utama pada mesin penyalaan-busi modern yang menggunakan bahan bakar beroktan tinggi seperti bensin RON 95 adalah terbentuknya intake valve deposits (IVD), yang dapat menurunkan efisiensi mesin, meningkatkan konsumsi bahan bakar, serta menyebabkan emisi gas buang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, optimasi konsentrasi aditif paket deterjen dalam bensin menjadi penting untuk mengendalikan pembentukan deposit dan mempertahankan kualitas bahan bakar. Percobaan dilakukan menggunakan mesin penyalaan-busi empat silinder segaris berkapasitas 2,3 L yang dioperasikan pada bangku uji dinamometer sesuai dengan prosedur uji deposit katup masuk ASTM D6201-18a. Empat formulasi bahan bakar diuji, yaitu bensin RON 95 dasar tanpa aditif dan tiga bahan bakar yang mengandung konsentrasi aditif paket deterjen yang meningkat secara bertahap. Mesin dioperasikan dalam kondisi siklus terkendali selama total waktu pengujian 100 jam. Pembentukan deposit dievaluasi melalui pengukuran gravimetri deposit pada katup masuk serta deposit pada kepala piston, kepala silinder, dan ruang bakar. Pengamatan tambahan meliputi perubahan laju aliran injektor serta penilaian visual tingkat kebersihan sistem induksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi aditif deterjen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pengendalian deposit. Formulasi dengan dosis aditif tertinggi menunjukkan massa deposit paling rendah pada seluruh komponen mesin yang dievaluasi serta mampu mempertahankan stabilitas laju aliran injektor sepanjang periode pengujian. Konsentrasi aditif menengah tidak secara konsisten menurunkan pembentukan deposit, yang menunjukkan bahwa hubungan antara dosis aditif dan penekanan deposit bersifat non-linear. Dibandingkan dengan penelitian sebelumnya yang umumnya hanya menekankan keberadaan aditif, penelitian ini menyoroti pentingnya optimasi dosis untuk mencapai mitigasi deposit yang efektif. Temuan ini berkontribusi pada penelitian formulasi bahan bakar dengan memberikan bukti eksperimental bahwa tingkat perlakuan deterjen yang teroptimasi dapat secara signifikan meningkatkan kebersihan mesin serta mendukung proses pembakaran yang lebih stabil pada aplikasi bensin RON 95.

2026
πŸ‘€ Penulis: Malik Arkananta Bangsawan
🏷️ Optimasi Konsentrasi Aditif Paket Deterjen 🏷️ Bahan Bakar Bensin Ron 95 🏷️ Analisis Deposit Intake Valve

PROJECT MANAGEMENT OFFICE MODEL TO SUPPORT BUSINESS PROCESS POST ORGANIZATION CHANGES: A CASE STUDY OF LAND MATTERS & FORMALITIES

Perubahan organisasi pada ABC Corporation juga berdampak pada Divisi Land Matters & Formalities (LMF). Perubahan terjadi pada beberapa aspek diantaranya perluasan wilayah kerja dan peningkatan jumlah program kerja. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan kompleksitas operasional, tetapi juga menimbulkan tantangan dalam perencanaan, koordinasi, dan monitoring program kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan organisasi terhadap aktivitas operasional LMF, mengidentifikasi kebutuhan dan ekspektasi internal stakeholder dalam mendukung efektivitas operasional, serta menentukan pendekatan desain kerangka manajemen proyek yang paling sesuai dengan kebutuhan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap internal stakeholder LMF. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang mengukur persepsi terhadap dampak perubahan organisasi, kebutuhan peran integrasi, dan preferensi model Project Management Office (PMO). Analisis data dilakukan menggunakan uji reliabilitas, statistik deskriptif, analisis korelasi, serta regresi berganda untuk mengidentifikasi model PMO yang paling signifikan dalam menjawab kebutuhan pasca perubahan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan organisasi berdampak signifikan terhadap kompleksitas aktivitas operasional LMF, khususnya dalam perencanaan dan pemantauan program kerja lintas zona. Pemangku kepentingan internal secara konsisten menunjukkan kebutuhan yang tinggi terhadap peran integrasi, terutama dalam perencanaan terpusat, sistem monitoring kinerja, kejelasan peran dan tanggung jawab, serta sistem kerja yang adaptif. Lebih lanjut, hasil regresi berganda menunjukkan bahwa PMO dengan pendekatan Manajemen Strategis memiliki pengaruh paling signifikan dibandingkan model Control & Monitoring dan Methodology & Competency. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan pembentukan PMO Manajemen Strategis sebagai enabler strategis untuk meningkatkan efektivitas operasional LMF pasca perubahan organisasi. Implementasi PMO ini diharapkan dapat memperkuat integrasi, tata kelola, dan pengambilan keputusan lintas fungsi secara berkelanjutan

2026
πŸ‘€ Penulis: Kezia Eunike
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Hidrologi

PENGARUH BAHAN PENYALUT DAN KONSENTRASINYA TERHADAP KANDUNGAN ZAT BESI, KALSIUM, DAN VITAMIN C DARI BUBUK DAUN KELOR

Kekurangan mikronutrien seperti zat besi, kalsium, dan vitamin C merupakan salah satu masalah gizi utama pada ibu hamil di Indonesia yang berdampak buruk terhadap kesehatan ibu dan janin. Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai sumber alami yang kaya akan ketiga mikronutrien tersebut. Namun karakteristik sensitif vitamin C terhadap panas dan aroma khas daun kelor membatasi penggunaannya secara langsung dalam pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jenis dan konsentrasi bahan penyalut terhadap kandungan zat besi, kalsium, dan vitamin C dalam bubuk daun kelor yang diproses menggunakan metode spray drying. Bahan penyalut yang digunakan meliputi maltodekstrin, whey protein isolate, serta kombinasi keduanya dengan rasio yang divariasikan. Proses mikroenkapsulasi dilakukan untuk meningkatkan stabilitas, daya simpan, dan penerimaan produk akhir. Evaluasi dilakukan terhadap rendemen, kadar mikronutrien, kadar air, higroskopisitas, serta struktur dan morfologi bubuk menggunakan berbagai teknik analisis seperti AAS, UV-Vis spektrofotometri, dan SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis dan rasio bahan penyalut memengaruhi retensi nutrisi bubuk daun kelor. Retensi terbaik untuk zat besi (4,5%) dicapai dengan menggunakan whey protein isolate (1:4), kalsium (8,7%) menggunakan campuran maltodekstrin dan whey protein isolate 3:1 (1:2), serta vitamin c (6,21%) menggunakan campuran maltodekstrin dan whey protein isolate 1:3 (1:2). Bahan penyalut dan rasionya tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap rendemen dan karakteristik bubuk. Tetapi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kelarutan bubuk daun kelor yang dihasilkan. Formulasi bahan penyalut dan rasio yang paling optimal adalah whey protein isolate 1:4

2026
πŸ‘€ Penulis: Alifi Akmal Habibie
🏷️ Nutrisi Mikron 🏷️ Proses Pengolahan Produk Makanan 🏷️ Kecerdasan Buatan

STUDI AKUMULASI MOMEN SEISMIK, MODEL PERULANGAN, DAN ESTIMASI FUNGSI BAHAYA GEMPA: STUDI KASUS SEGMEN TORU, SESAR SUMATRA

Pulau Sumatra adalah pulau terbesar keenam di dunia dan ketiga di Indonesia dengan luas 475,807.63 km2. Secara tektonik, Pulau Sumatra memiliki zona subduksi yang terbentuk akibat interaksi antara lempeng samudera Indo-Asutralia yang bergerak menunjam ke bawah lempeng benua Eurasia. Selain itu, Pulau Sumatra memiliki Zona Sesar Sumatra (SFZ) dengan panjang 1900 km yang melengkung di bagian ujung Selatan dan menjadi pusat rekahan di bagian ujung Utara. Kedua zona tersebut menjadi sumber utama gempa-gempa besar yang terjadi di Pulau Sumatra. Pada penelitian ini, Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) untuk Sesar Sumatra khususnya Segmen Toru dan sekitarnya diestimasi menggunakan data katalog yang kemudian hasilnya dibandingkan dengan data geologi dan geodesi. Perbedaan nilai estimasi fungsi bahaya seismik berdasarkan data geologi dan geodesi kemudian di fitting dengan data katalog untuk menghasilkan persentase kalibrasi yang sesuai. Parameter ini kemudian digunakan untuk mengestimasi fungsi bahaya seismik di Kota Sibolga yang berjarak 48.18 km untuk rentang magnitudo 4.6 hingga 7.4 selama periode 50 tahun. Hasil penelitian menunjukkan jika persentase kalibrasi yang merepresentasikan jumlah total energi yang dilepaskan saat terjadi gempa dari total energi yang diakumulasi pada saat penguncian sesar hanya sebesar 3% untuk data geodesi dan 4% untuk data geologi. Selanjutnya, nilai probabilitas yang tinggi teramati di pusat Segmen Toru sesuai dengan data persebaran episenter gempa berdasarkan data katalog yang diestimasi menggunakan metode maximum likelihood. Pemahaman terkait sumber dan fungsi bahaya seismik yang dilakukan pada penelitian ini dapat membantu kita mengenali sifat fisis fenomena gempa bumi yang terjadi untuk pemantauan risiko dan penyusunan rencana mitigasi bencana.

2026
πŸ‘€ Penulis: Adi Syahwal Ganda Diputra
🏷️ Seismologi 🏷️ Analisis Kejadian Seismik 🏷️ Geodesi

PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMBERIAN INSENTIF BERBASIS KONTRIBUSI INDIVIDU DI PERUSAHAAN JASA KONSULTANSI PT X

PT X sebagai perusahaan jasa konsultansi menghadapi tantangan dalam pemberian insentif yang konsisten, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan, karena saat ini kontribusi individu belum tercatat serta terolah secara kuantitatif melalui mekanisme yang terintegrasi. Kondisi tersebut menimbulkan kesulitan evaluasi kinerja konsultan berbasis data aktual proyek, sehingga keputusan insentif masih dipengaruhi subjektivitas dan tidak dapat dilacak. Penelitian ini bertujuan merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk pemberian insentif berbasis kontribusi individu dengan memanfaatkan data timesheet sebagai sumber bukti aktivitas. Penelitian dilakukan melalui studi pendahuluan dan pemetaan kebutuhan, kemudian mengumpulkan serta mengevaluasi beberapa model insentif dari literatur dan menyeleksinya bersama problem owner untuk memperoleh model yang paling sesuai dengan konteks PT X. Setelah model terpilih, rancangan sistem disusun melalui perancangan struktur timesheet, logika perhitungan insentif yang menggabungkan aspek kontribusi kuantitatif dan kualitatif, serta perancangan antarmuka pengguna dalam bentuk prototipe. Prototipe kemudian diuji melalui simulasi perhitungan serta kegiatan verifikasi dan validasi untuk memastikan kesesuaian aturan, konsistensi alur input–proses–output, dan relevansi keluaran rekomendasi bagi pengambilan keputusan manajerial. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar pengembangan sistem insentif yang lebih adil, transparan, dan berbasis kontribusi aktual dalam lingkungan kerja proyek di PT X.

2026
πŸ‘€ Penulis: Aalia Khairunnisa Primaputri
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Data
Halaman 154 dari 6754
πŸ’¬