📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 101,300 dokumen

PENGEMBANGAN STRATEGI PEMASARAN DIGITAL TERINTEGRASI UNTUK MENINGKATKAN NIAT BELI BERDASARKAN PREFERENSI PELANGGAN TERHADAP BAURAN PEMASARAN DAN KONTEN MEDIA SOSIAL: STUDI KASUS PADA PLATFORM UPSKILLING ONLINE GRADUATS

Pertumbuhan pesat industri upskilling daring di Indonesia telah meningkatkan tingkat persaingan di antara penyedia pendidikan digital, khususnya yang menargetkan mahasiswa tingkat akhir, lulusan baru, dan profesional awal karier. Meskipun media sosial telah menjadi saluran utama dalam pencarian informasi dan evaluasi pembelajaran, banyak platform yang masih menghadapi tantangan terkait visibilitas merek, sinyal kredibilitas, dan efektivitas konversi. Dalam konteks ini, Graduats sebagai platform upskilling online yang diluncurkan tahun 2024 oleh PT Kreasi Edulab Indonesia beroperasi di pasar yang kompetitif sehingga memerlukan strategi pemasaran digital yang terstruktur dan berbasis bukti empiris, serta selaras dengan preferensi pelanggan dan proses pengambilan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pemasaran digital terintegrasi bagi Graduats dengan mengkaji preferensi pelanggan terhadap Social Media Marketing Activities (SMMAs) dan elemen terpilih dari bauran pemasaran jasa 7P, serta hubungannya dengan niat beli. Analisis difokuskan pada empat dimensi SMMA, yaitu hiburan (entertainment), interaktivitas (interactivity), tren (trendiness), dan electronic word-of-mouth (e-WOM), sebagai karakteristik konten yang relevan dalam pengambilan keputusan berbasis media sosial pada konteks platform upskilling daring. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini melalui penyebaran kuesioner terstruktur kepada 250 responden berusia 18–30 tahun yang merepresentasikan target pasar utama Graduats. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk mengidentifikasi pola preferensi terkait konten media sosial dan atribut bauran pemasaran. Temuan ini dilengkapi dengan wawasan dari data internal perusahaan dan observasi terhadap pesaing untuk memberikan pemahaman kontekstual mengenai posisi pasar Graduats. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten media sosial memiliki keterkaitan yang kuat dengan niat beli, khususnya ketika mencerminkan kredibilitas, nilai pembelajaran yang dirasakan, dan keterlibatan pengguna. Instagram muncul sebagai platform yang paling sering digunakan baik untuk aktivitas media sosial secara umum maupun pencarian informasi terkait upskilling, yang menegaskan relevansi strategisnya dalam komunikasi pemasaran. Selain itu, pengaruh gabungan dari konten hiburan, interaktivitas, tren, dan e-WOM menjelaskan sebesar 81,3% variasi niat beli, yang menekankan pentingnya strategi media sosial berbasis konten dalam membentuk pengambilan keputusan konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa niat beli dalam konteks upskilling daring tidak dipengaruhi oleh atribut konten secara terpisah, melainkan oleh efek terintegrasi dari berbagai dimensi SMMA yang selaras dengan preferensi pelanggan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan strategi pemasaran digital terintegrasi yang disusun dalam dua komponen utama, yaitu: (1) strategi konten berbasis SMMA yang mendefinisikan logika konten dan fokus pesan; serta (2) rencana implementasi pemasaran digital berbasis kerangka RACE (Reach, Act, Convert, Engage) yang menerjemahkan wawasan penelitian ke dalam langkahlangkah yang dapat diimplementasikan. Dari perspektif manajerial, penelitian ini memberikan panduan praktis bagi platform upskilling daring yang sedang berkembang untuk mengoptimalkan investasi media sosial di tengah keterbatasan sumber daya dengan menyelaraskan strategi konten dengan preferensi pelanggan dan bauran pemasaran. Secara akademik, penelitian ini berkontribusi dengan memperluas penerapan teori SMMA pada konteks upskilling daring di Indonesia, yang masih relatif terbatas dalam penelitian sebelumnya.

2026
👤 Penulis: Lavena Laduri
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Media Sosial 🏷️ Upskilling Online

BAGAIMANA GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMPENSASI BERHUBUNGAN DENGAN KETERLIBATAN KARYAWAN DAN NIAT MENGUNDURKAN DIRI DI SEBUAH PERUSAHAAN TEKSTIL INDONESIA

Fokus penelitian ini adalah menganalisis dan menentukan pengaruh dan dampak gaya kepemimpinan, serta kompensasi terhadap keterlibatan karyawan dan niat mengundurkan diri di CV XYZ, sebuah organisasi tekstil skala kecil dan menengah yang beroperasi di Indonesia. Latar belakang dan pentingnya penelitian ini dipengaruhi oleh tingkat niat turnover di organisasi sebesar 21,05 persen per tahun, yang terutama terkait dengan kompensasi dan kepemimpinan. Penelitian ini akan dilakukan dengan desain penelitian eksplanatori berurutan yang menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif, melibatkan 32 karyawan dan wawancara dengan sembilan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional dan transaksional memiliki hubungan positif dengan keterlibatan karyawan dan hubungan negatif dengan niat mengundurkan diri karyawan. Namun, gaya kepemimpinan laissez-faire memiliki hubungan negatif dengan keterlibatan karyawan dan hubungan positif dengan niat mengundurkan diri karyawan. Praktik kompensasi yang adil dan transparan terbukti memiliki dampak signifikan terhadap motivasi dan keterlibatan karyawan, serta merupakan faktor penentu penting dalam mempengaruhi niat mengundurkan diri karyawan. Temuan kualitatif mendukung temuan ini dan menunjukkan kontradiksi terkait gaya kepemimpinan di antara divisi-divisi serta persepsi terkait beban kerja dan imbalan. Penelitian ini menambah nilai pada literatur yang ada karena menggambarkan pemahaman dalam industri tekstil dan hubungannya antara kepemimpinan, kompensasi, dan keterlibatan karyawan. Penelitian ini merekomendasikan untuk mengembangkan hubungan dengan kepemimpinan, kompensasi berdasarkan keadilan, dan menciptakan program keterlibatan karyawan.

2026
👤 Penulis: Danyo Rakhmada Sitorus
🏷️ Kepemimpinan 🏷️ Komunikasi 🏷️ Manajemen Karyawan

DAMPAK CUKAI DAN PANDEMI TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN: BUKTI DARI SEBUAH PERUSAHAAN TEMBAKAU INDONESIA

Industri tembakau di Indonesia telah menghadapi tekanan struktural akibat penyesuaian tarif cukai pada periode sebelum dan sesudah COVID?19, yang berdampak pada kinerja industri dari sisi operasional, penetapan harga, dan tingkat keterjangkauan. Skala industri, kontribusi fiskal yang signifikan, serta kompleksitas yang melekat menuntut perlunya identifikasi faktor?faktor yang memengaruhi kinerja industri guna memastikan stabilitas kinerja di tengah seringnya terjadi guncangan non?ekonomi. Penelitian ini mengkaji dampak guncangan fiskal berupa cukai dan guncangan non?fiskal berupa COVID?19 terhadap pendapatan bersih, Harga Pokok Penjualan (HPP), laba, serta pendapatan berdasarkan lini segmen utama, dengan menggunakan data keuangan triwulanan periode 2018 hingga 2025. Tiga spesifikasi model digunakan, yaitu model COVID?19, model cukai, dan model gabungan, yang seluruhnya memasukkan variabel musiman. Variabel?variabel didefinisikan untuk mengukur dampak nominal terhadap pendapatan, biaya, serta stabilitas segmen. Kinerja model dievaluasi berdasarkan hasil absolut (pendapatan, HPP, laba) dan hasil per segmen, dengan fokus pada interpretabilitas untuk kepentingan manajerial. Model ini juga mencakup pengujian stasioneritas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi guna memvalidasi hasil inferensi. Ketiga spesifikasi model diterapkan menggunakan analisis regresi Ordinary Least Squares (OLS) dengan variabel musiman untuk menjaga kejelasan interpretasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan profitabilitas secara bersih, yang secara statistik signifikan dalam hal dampak negatif COVID?19 terhadap laba. Sementara itu, hasil untuk pendapatan bersih dan HPP tidak menunjukkan signifikansi statistik. Namun demikian, dampak COVID?19 terhadap laba terbukti signifikan dan positif pada segmen bisnis SKM, sedangkan pendapatan bersih total, HPP, dan laba secara keseluruhan tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan ketahanan kinerja industri melalui penerapan strategi penetapan harga berjenjang, pengendalian biaya yang sensitif terhadap cukai, sinkronisasi produksi dan peluncuran produk dengan tahapan kenaikan tarif, serta rekayasa kemasan dan bentuk produk untuk menjaga keterjangkauan secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini memberikan masukan penting bagi perumusan kebijakan, khususnya melalui penyediaan peta jalan cukai yang dapat diprediksi, yang akan membantu menjaga stabilitas kinerja industri dalam menghadapi guncangan seperti COVID?19.

2026
👤 Penulis: Donnyanto Adrian Limadinata
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN PENILAIAN KESULITAN KEUANGAN PADA PT. XYZ

Penelitian ini mengkaji kinerja keuangan dan kondisi financial distress PT XYZ selama periode 2020–2024, yang dipengaruhi oleh kerugian berkelanjutan, leverage yang tinggi, serta inefisiensi operasional yang persisten. Meskipun sempat mengalami perbaikan sementara setelah restrukturisasi tahun 2020, PT XYZ kembali menunjukkan penurunan kinerja struktural yang menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan jangka panjang perusahaan. Penelitian ini berfokus pada bagaimana kelemahan keuangan internal dan tekanan eksternal industri baja secara bersama-sama membentuk penurunan kondisi PT XYZ, serta sejauh mana model prediksi dapat menilai risiko kebangkrutannya. Studi kasus ini menggunakan tiga komponen analitis. Pertama, analisis rasio keuangan digunakan untuk mengevaluasi tren profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan aktivitas guna memberikan gambaran menyeluruh mengenai kesehatan operasional dan finansial perusahaan. Kedua, kerangka DuPont diterapkan untuk menguraikan Return on Equity (ROE) dan mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhinya. Ketiga, penelitian ini menggunakan model Altman Z-Score, Ohlson O-Score, dan Zmijewski X-Score untuk mengukur financial distress. Benchmarking dengan perusahaan baja utama di ASEAN dilakukan untuk menempatkan kinerja PT XYZ dalam konteks kompetitif regional. Analisis menunjukkan penurunan profitabilitas yang tajam, dengan NPM, ROA, dan ROE menjadi sangat negatif pada 2023–2024 akibat naiknya biaya produksi, melemahnya daya tawar harga, dan rendahnya efisiensi operasional. Likuiditas tetap lemah, sementara solvabilitas mencerminkan meningkatnya risiko leverage dan penurunan ekuitas. Rasio aktivitas juga menegaskan turunnya produktivitas aset. Analisis DuPont menunjukkan bahwa penurunan margin laba menjadi penyebab utama merosotnya ROE, diperburuk oleh leverage tinggi. Ketiga model distress secara konsisten mengklasifikasikan PT XYZ sebagai perusahaan distress, dengan sinyal yang semakin kuat pada dua tahun terakhir, sementara analisis eksternal menegaskan tekanan berat dari overcapacity global dan kompetisi impor. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis keuangan terintegrasi dapat mengidentifikasi kerentanan struktural pada perusahaan BUMN industri dan menjadi dasar berbasis bukti untuk strategi pemulihan melalui efisiensi biaya, peningkatan operasional, dan penguatan permodalan.

2026
👤 Penulis: Muhammad Avicenna Rabama
🏷️ Keuangan Perusahaan Publik Daerah 🏷️ Analisis Rasio Keuangan 🏷️ Financial Distress

STRATEGI PEMASARAN MEDIA SOSIAL BERBASIS BRAND POSITIONING UNTUK MENINGKATKAN DIGITAL ENGAGEMENT: STUDI KASUS DAYS WITH FOLK (DWF)

Penelitian ini menganalisis bagaimana brand positioning dapat dioperasionalkan ke dalam strategi pemasaran media sosial yang terstruktur untuk meningkatkan digital engagement, dengan Days With Folk (DWF), merek fesyen wanita lokal di Indonesia, sebagai studi kasus. Dalam industri fesyen yang semakin kompetitif dan dipenuhi kejenuhan konten media sosial, merek dituntut untuk memiliki diferensiasi yang jelas dan komunikasi digital yang strategis. Meskipun DWF telah merumuskan visi merek yang kuat—menekankan desain timeless, fleksibilitas, kenyamanan, keanggunan, serta produksi yang etis—kinerja engagement Instagram sebagai kanal digital utama menunjukkan fluktuasi dan kecenderungan menurun. Hal ini mencerminkan adanya kesenjangan antara brand positioning yang direncanakan dan implementasinya dalam pemasaran digital. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja digital engagement DWF, mengevaluasi dan mengoptimalkan brand positioning, serta merancang strategi pemasaran Instagram berbasis brand positioning yang mampu meningkatkan digital engagement sebagai leading indicator kinerja penjualan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan triangulasi data. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan pemilik merek, staf internal, serta konsumen potensial dan aktif. Data sekunder meliputi Instagram analytics periode 2022–2025, observasi konten, dan laporan penjualan perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan kerangka analisis internal dan eksternal, thematic analysis, serta diagnosis kinerja Instagram dengan framework RACE (Reach, Act, Convert, Engage). Hasil penelitian mengidentifikasi dua permasalahan utama yang saling berkaitan. Pertama, terdapat positioning execution gap, yaitu kondisi di mana visi merek tidak didukung oleh infrastruktur organisasi yang memadai, seperti brand guidelines formal, perencanaan konten yang sistematis, dan pengukuran kinerja yang terstruktur. Akibatnya, konten digital DWF cenderung berfokus pada estetika visual tanpa komunikasi nilai merek yang konsisten. Kedua, ditemukan permasalahan kualitas jangkauan, di mana iklan berbayar lebih banyak menjangkau audiens dingin yang belum memiliki kedekatan dengan merek, sehingga menurunkan efisiensi engagement pada tahap lanjutan perjalanan konsumen. Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan strategi pemasaran Instagram terintegrasi berbasis penguatan brand positioning, dengan penekanan pada content pillars, tema naratif, konsistensi visual, serta indikator kinerja berbasis efisiensi RACE.

2026
👤 Penulis: Nadira Andretha Giri
🏷️ Pemasaran Media Sosial 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan Merek 🏷️ Analisis Kualitas Konten Digital

STUDI KELAYAKAN EKONOMI PENGGANTIAN BULLDOZER: PENDEKATAN ANALISIS BIAYA SIKLUS HIDUP

Bulldozer yang beroperasi di area stockpile PT XYZ memiliki peran penting dalam mendukung aliran batubara menuju Train Loading Station (TLS). Operasi dengan jam kerja tinggi dan kondisi lingkungan yang abrasif menyebabkan peningkatan kebutuhan perawatan serta penurunan kinerja ekonomi peralatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan ekonomi penggantian bulldozer di area stockpile PT XYZ menggunakan pendekatan biaya siklus hidup. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deterministik dengan membandingkan dua alternatif, yaitu mempertahankan unit eksisting (defender) dan menggantinya dengan unit baru (challenger). Proyeksi biaya disusun untuk horizon analisis lima tahun sesuai dengan kebijakan investasi perusahaan. Life Cycle Cost Analysis (LCCA) digunakan untuk menghitung total biaya kepemilikan, sedangkan Equivalent Uniform Annual Cost (EUAC) digunakan sebagai kriteria utama pengambilan keputusan. Seluruh biaya masa depan didiskontokan menggunakan Weighted Average Cost of Capital (WACC) perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa unit eksisting mengalami peningkatan signifikan pada biaya operasi dan perawatan, sehingga menghasilkan beban biaya tahunan yang lebih tinggi. Meskipun secara teknis masih dapat beroperasi, nilai EUAC unit eksisting lebih besar dibandingkan alternatif penggantian. Unit pengganti menunjukkan biaya tahunan yang lebih rendah dan lebih stabil meskipun membutuhkan investasi awal yang lebih tinggi. Berdasarkan perbandingan EUAC, penggantian bulldozer dinilai layak secara ekonomi dan mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional. Kerangka analisis yang digunakan dalam penelitian ini dapat mendukung pengambilan keputusan penggantian aset secara proaktif pada operasi pertambangan.

2026
👤 Penulis: Shaumi Novila Asri
🏷️ Biaya Siklus Hidup 🏷️ Analisis Keuangan Pertambangan 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan Pertambangan

ANALISIS KEBERLANJUTAN PROGRAM DESA BAMBU LESTARI DILIHAT DARI PARTISIPASI DAN PERSEPSI MASYARAKAT (STUDI KASUS: DESA WOGO, KECAMATAN GOLEWA, KABUPATEN NGADA)

Desa Bambu Lestari Wogo merupakan program yang berfokus pada hilirisasi pengembangan bambu melalui model desa bambu hasil kerjasama YBLL dan Pemerintah Daerah. Partisipasi masyarakat merupakan kunci penting dalam pengelolaan program Desa Bambu Lestari. Persepsi dan partisipasi masyarakat dapat menggambarkan penilaian masyarakat yang akan mencerminkan keberlanjutan program. Diperlukan penelitian untuk melakukan identifikasi dan peninjauan terhadap keberlanjutan program Desa Bambu Lestari di Desa Wogo. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memahami keberlanjutan Program Desa Bambu Lestari di Desa Wogo, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur dilihat dari persepsi dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan deduktif. Metodologi penelitian yang digunakan mencakup analisis data primer dari observasi dan wawancara langsung di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program Desa Bambu Lestari mampu memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan ekonomi masyarakat. Akan tetapi persepsi masyarakat Desa Wogo yang masih rendah mengurangi partisipasi masyarakat yang berpengaruh dalam keberlanjutan program Desa Bambu Lestari. Faktor pendukung partisipasi masyarakat yaitu kemauan dan kemampuan masyarakat, pengadaan kegiatan rutin, insentif, ketersediaan modal dan alat, serta partisipasi pihak eksternal. Faktor penghambat partisipasi masyarakat yaitu keterbatasan modal dan alat, ketidakadaan BUMDes, serta kurangnya pendampingan. Dibutuhkan peningkatan keterlibatan masyarakat, advokasi program, serta peningkatan pendampingan dari pemerintah.

2026
👤 Penulis: Shana Dianra Ayasha
🏷️ Desa Dan Desain Pengelolaan 🏷️ Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa 🏷️ Analisis Hidrologi Lingkungan

ESTIMASI NILAI VS30 MENGGUNAKAN METODE MULTICHANNEL ANALYSIS OF SURFACE WAVES (MASW) SEBAGAI PARAMETER AWAL PERHITUNGAN SEISMIC HAZARD DI BENDUNGAN

Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk menentukan karakteristik dinamis tanah melalui nilai kecepatan gelombang geser rata-rata pada kedalaman 30 meter (????????30)di tapak Bendungan ”CHOSO”. Penentuan parameter ini sangat krusial mengingat lokasi bendungan yang berada di wilayah seismik aktif akibat pengaruh Flores Back-Arc Thrust. Metode yang digunakan adalah Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW) dengan sumber aktif. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak MASWaves untuk transformasi medan gelombang berbasis algoritma phase-shift dan pickimg kurva dispersi mode fundamental secara manual. Proses inversi data dilakukan menggunakan perangkat lunak Dinver (Geopsy) dengan menerapkan Neighbourhood Algorithm (NA) untuk memperoleh profil kecepatan gelombang geser (Vs) terhadap kedalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bawah permukaan tapak bendungan tersusun atas variasi lapisan material mulai dari endapan aluvium hingga batuan dasar teknik dari Formasi Nangapanda dan batuan vulkanik. Berdasarkan hasil pengolahan, diperoleh nilai ????????30 dengan rentang sebesar 729 – 1060 m/s. Merujuk pada standar SNI 1726:2019, tapak Bendungan ”CHOSO” diklasifikasikan ke dalam Kelas Situs Batuan Lunak (SC) hingga Batuan (SB). Klasifikasi ini memberikan implikasi bahwa situs penelitian memiliki lapisan batuan breksi vulkanik yang memiliki sifat kekakuan & modulus geser yang tinggi. Hasil ini menjadi parameter input utama dalam menentukan spektrum respons desain guna mitigasi bahaya seismik dan menjamin keamanan struktur fondasi bendungan terhadap guncangan gempa bumi

2026
👤 Penulis: Nezar Syahid Alfarizi
🏷️ Seismologi 🏷️ Analisis Multichannel Surface Waves (Masw) 🏷️ Geotermal

STRUKTUR ELEKTRONIK DAN SIFAT OPTIK DARI M2SNO4 (M = MG, ZN) DAN PENGARUH SUBSTITUSI TI4+

Struktur elektronik dan sifat optik Mg2SnO4, Zn2SnO4 tanpa-substitusi dan tersubstitusi Ti4+ telah dihitung menggunakan metode full potential linear augmented plane wave (FP-LAPW) dalam teori kerapatan fungsional (DFT). Potensial korelasi-pertukaran Perdew, Burke dan Ernzerhof (PBE) dan Tran-Blaha modified Becke-Johnson (TB-mBJ) digunakan dalam perhitungan ini. Dengan menganalisis density of states (DOS), terdapat transisi antara pita valensi tertinggi dari orbital 2p O menuju pita konduksi terendah 5s Sn dengan nilai energi 4,26 eV untuk Mg2SnO4 dan 2,72 eV untuk Zn2SnO4. DOS pada pita valensi menunjukkan keadaan defek yang dibangun orbital 2p O. Rapat keadaan 2p O semakin meningkat pada lingkungan Mg2+. Parameter struktur dan celah pita energi material tanpa-substitusi didapat hasil yang sesuai dengan eksperimen. Substitusi dilakukan dengan mengganti posisi Sn4+ menjadi Ti4+. DOS menunjukkan pita baru 3d Ti yang memiliki korelasi pada teori medan kristal oktahedral. Pita energi 3d Ti semakin menurun bila lingkungan Sn4+ meningkat di sekitar Ti4+. Perhitungan konstanta dielektrik riil dan imajiner digunakan untuk menentukan koefisien absorpsi. Zn2SnO4 memiliki absorpsi cahaya lebih tinggi dari Mg2SnO4 pada daerah sinar tampak, serta akan meningkat pada substitusi Ti4+.

2026
👤 Penulis: Wahyu Orphan Kuswantoro
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

STRUKTUR ELEKTRONIK DAN SIFAT OPTIK DARI M2SNO4 (M = MG, ZN) DAN PENGARUH SUBSTITUSI TI4+

Struktur elektronik dan sifat optik Mg2SnO4, Zn2SnO4 tanpa-substitusi dan tersubstitusi Ti4+ telah dihitung menggunakan metode full potential linear augmented plane wave (FP-LAPW) dalam teori kerapatan fungsional (DFT). Potensial korelasi-pertukaran Perdew, Burke dan Ernzerhof (PBE) dan Tran-Blaha modified Becke-Johnson (TB-mBJ) digunakan dalam perhitungan ini. Dengan menganalisis density of states (DOS), terdapat transisi antara pita valensi tertinggi dari orbital 2p O menuju pita konduksi terendah 5s Sn dengan nilai energi 4,26 eV untuk Mg2SnO4 dan 2,72 eV untuk Zn2SnO4. DOS pada pita valensi menunjukkan keadaan defek yang dibangun orbital 2p O. Rapat keadaan 2p O semakin meningkat pada lingkungan Mg2+. Parameter struktur dan celah pita energi material tanpa-substitusi didapat hasil yang sesuai dengan eksperimen. Substitusi dilakukan dengan mengganti posisi Sn4+ menjadi Ti4+. DOS menunjukkan pita baru 3d Ti yang memiliki korelasi pada teori medan kristal oktahedral. Pita energi 3d Ti semakin menurun bila lingkungan Sn4+ meningkat di sekitar Ti4+. Perhitungan konstanta dielektrik riil dan imajiner digunakan untuk menentukan koefisien absorpsi. Zn2SnO4 memiliki absorpsi cahaya lebih tinggi dari Mg2SnO4 pada daerah sinar tampak, serta akan meningkat pada substitusi Ti4+.

2026
👤 Penulis: Wahyu Orphan Kuswantoro
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

INOVASI MODEL BISNIS BERBASIS TEKNOLOGI MELALUI ADOPSI DRONE PERTANIAN: STUDI KASUS KUALITATIF PADA PT BANGUN NAWASENA PARIKESIT

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana adopsi teknologi drone pertanian mendorong inovasi model bisnis pada PT Bangun Nawasena Parikesit, sebuah perusahaan penyedia jasa kehutanan dan perkebunan di Indonesia. Berbeda dengan penelitian yang berfokus pada kinerja operasional atau aspek teknis, studi ini menggunakan perspektif strategis dan manajerial untuk memahami bagaimana adopsi drone memicu dan membentuk perubahan pada model bisnis perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumen pendukung. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka Business Model Navigator yang dikembangkan oleh Gassmann et al., dengan fokus pada perubahan pada dimensi Who–What–How–Why serta ditafsirkan berdasarkan tahapan inovasi model bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi drone pertanian berperan sebagai pemicu strategis yang menghasilkan inovasi model bisnis secara inkremental, bukan transformasi yang bersifat radikal. Perubahan tersebut terintegrasi secara bertahap ke dalam konfigurasi model bisnis yang sudah ada, khususnya dalam aspek penciptaan nilai, penyampaian nilai, dan mekanisme tata kelola manajerial. Selain itu, penelitian ini mengungkap implikasi strategis dan manajerial dari model bisnis berbasis drone, terutama terkait dengan pengambilan keputusan manajemen, koordinasi, dan pengendalian dalam konteks operasional yang tersebar secara geografis. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada literatur inovasi model bisnis dengan menunjukkan peran teknologi digital dalam mendorong rekonfigurasi model bisnis secara inkremental. Secara praktis, temuan penelitian ini memberikan wawasan bagi manajemen dalam menyelaraskan adopsi teknologi dengan logika model bisnis untuk mendukung keberlanjutan organisasi.

2026
👤 Penulis: Raezan Fadilla Noor
🏷️ Teknologi Digital 🏷️ Inovasi Model Bisnis 🏷️ Manajemen Operasional

PENCUCIAN HIJAU DALAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN: ANALISIS KRITIS TERHADAP KLAIM KEBERLANJUTAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN INDONESIA

Isu mengenai kredibilitas pelaporan keberlanjutan di sektor pertambangan semakin mendapat perhatian, terutama karena meningkatnya indikasi praktik greenwashing dalam pengungkapan CSR dan ESG perusahaan di Indonesia. Berbagai penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara klaim keberlanjutan yang dilaporkan perusahaan dengan dampak lingkungan dan sosial yang dialami masyarakat di sekitar wilayah tambang, sehingga diperlukan suatu pendekatan evaluatif yang lebih kritis dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkategorikan bentuk-bentuk greenwashing yang ditemukan dalam studi terdahulu, mengevaluasi tingkat transparansi dan akurasi klaim keberlanjutan, serta memetakan tema dominan dan tren penelitian terkait greenwashing melalui analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer. Metode PRISMA 2020 V2 digunakan untuk menyeleksi 15 literatur yang paling relevan, yang kemudian dianalisis secara mendalam melalui pendekatan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola berulang terkait pengungkapan selektif, CSR simbolis, serta lemahnya akuntabilitas tata kelola dalam pelaporan keberlanjutan perusahaan tambang. Penelitian ini juga mengembangkan sebuah kerangka evaluasi greenwashing yang dirancang khusus untuk konteks pertambangan di Indonesia, yang dapat menjadi dasar teoretis dalam menilai keaslian dan integritas klaim keberlanjutan secara lebih ketat. Kerangka ini diharapkan dapat memperkuat transparansi, meningkatkan akuntabilitas, dan mendorong penelitian lanjutan mengenai pelaporan keberlanjutan dan praktik greenwashing.

2026
👤 Penulis: Virgie Samantha Parsaulian Pardosi
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PT INDOTEK BUANA KARYA DALAM MENAWARKAN SOLUSI KEAMANAN DATA KEPADA RUMAH SAKIT UNTUK KEPATUHAN TERHADAP UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN DATA PRIBADI (UU PDP)

Sektor kesehatan di Indonesia menghadapi tekanan yang semakin meningkat untuk memperkuat perlindungan data karena implementasi UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan meningkatnya ancaman keamanan siber. Rumah sakit diharuskan untuk melindungi data pasien yang sensitif, namun banyak yang kesulitan dengan anggaran terbatas, kesadaran keamanan siber yang rendah, dan proses pengambilan keputusan yang kompleks. Indoteksaft, sebagai penyedia solusi keamanan data, mengalami penurunan tingkat konversi di segmen rumah sakit meskipun permintaan regulasi yang kuat. Situasi ini menunjukkan kesenjangan antara kebutuhan pasar dan pendekatan pemasaran perusahaan yang ada. Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran Indoteksaft dalam menawarkan solusi keamanan data kepada rumah sakit dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan rumah sakit untuk mengadopsi solusi tersebut. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan rumah sakit dan tim internal Indoteksaft, didukung oleh dokumen perusahaan dan data sekunder. Hasil wawancara dianalisis secara tematik untuk menangkap pola-pola kunci yang berkaitan dengan kesadaran, hambatan adopsi, proses pengambilan keputusan, dan harapan terhadap vendor keamanan siber. Temuan menunjukkan bahwa rumah sakit umumnya memiliki urgensi yang rendah dalam menangani kepatuhan keamanan data, meskipun persyaratan regulasi semakin meningkat. Kendala anggaran, proses pengadaan yang birokratis, dan keterbatasan kemampuan internal semakin memperlambat adopsi teknologi. Pada saat yang sama, rumah sakit sangat mementingkan kepercayaan, hubungan jangka panjang dengan vendor, dan panduan praktis dalam mematuhi peraturan perlindungan data. Kondisi ini mengharuskan Indoteksaft untuk beralih dari pendekatan penjualan yang berorientasi produk ke strategi pemasaran yang lebih konsultatif dan berbasis edukasi. Berdasarkan analisis, penelitian ini mengusulkan empat arah strategis utama untuk Indoteksaft di pasar rumah sakit: program edukasi regulasi, penjualan konsultatif, penggabungan solusi berbasis nilai, dan penguatan kemampuan serta kolaborasi tim penjualan. Strategi-strategi ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran, mengurangi risiko yang dirasakan, dan menyederhanakan proses pengambilan keputusan bagi rumah sakit, sehingga meningkatkan tingkat konversi. Studi ini menyimpulkan bahwa menyelaraskan pendekatan pemasaran Indoteksaft dengan kebutuhan rumah sakit, realitas regulasi, dan penjualan B2B berbasis hubungan sangat penting untuk meningkatkan kinerjanya di sektor kesehatan. Dengan berfokus pada edukasi, pembangunan kepercayaan, dan penciptaan nilai, Indoteksaft dapat memperkuat posisinya sebagai mitra keamanan siber bagi rumah sakit dan mencapai pertumbuhan yang lebih berkelanjutan di era regulasi perlindungan data.

2026
👤 Penulis: Mochamad Syadam Siswantoro
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi 🏷️ Peraturan Perlindungan Data Pribadi (Uu Pdp)

USULAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PENJUALAN DI NISKALA ART DECORATION

Persaingan yang semakin ketat dalam industri dekorasi pernikahan di Indonesia menuntut pelaku usaha untuk memiliki proposisi nilai yang jelas serta strategi penargetan yang tepat. Meskipun menawarkan desain yang personal dan penggunaan material berkualitas, Niskala Art Decoration mengalami stagnasi pendapatan pada tahun pertama operasinya. Data internal menunjukkan jumlah inquiry pelanggan yang tinggi, namun tingkat konversi yang relatif rendah. Kondisi ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara minat pelanggan dan keputusan pembelian, yang mencerminkan ketidaksesuaian antara ekspektasi pelanggan, persepsi nilai, dan strategi pemasaran yang saat ini diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan bisnis internal dan eksternal, mengidentifikasi preferensi pelanggan terhadap elemen bauran pemasaran, menentukan segmen target yang potensial, serta merumuskan strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan konversi dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method. Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei terhadap calon pelanggan berusia 20–34 tahun di Bandung dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta analisis klaster. Analisis kualitatif meliputi evaluasi internal (STP saat ini, bauran pemasaran yang berjalan, dan VRIO) serta analisis eksternal (PESTEL, Porter’s Five Forces, dan analisis kompetitor). Seluruh temuan kemudian diintegrasikan menggunakan kerangka SWOT dan TOWS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keandalan proses layanan, transparansi nilai harga, dan kemampuan personalisasi produk merupakan faktor utama yang memengaruhi preferensi pelanggan. Segmen pelanggan yang berorientasi pada nilai teridentifikasi sebagai target utama. Berdasarkan temuan tersebut, Niskala disarankan menerapkan strategi focused differentiation melalui standardisasi proses, komunikasi nilai yang jelas, penajaman positioning, serta perbaikan bauran pemasaran untuk meningkatkan konversi dan keberlanjutan bisnis jangka panjang.

2026
👤 Penulis: Nadia Cahya Dwinanda
🏷️ Pemasaran 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Swot

EVALUASI RANGKAIAN PENGUAT DAN PENGONDISIAN SINYAL TERHADAP SISTEM SENSING & CONDITIONING PADA PENERAPAN DETEKSI KELAYAKAN TEKNIS KABEL DENGAN KONEKTOR BANANA 4 MM BERBASIS RESISTANSI

Metode pemeriksaan kabel praktikum yang umum digunakan di Laboratorium Dasar Teknik Elektro (LDTE), seperti continuity test, memiliki kelemahan karena tidak mampu mendeteksi degradasi resistansi internal kabel hingga orde milliOhm. Kondisi ini dapat menyebabkan kesalahan indikasi kelayakan kabel yang berpotensi mengganggu proses pembelajaran praktikan. Tugas akhir ini bertujuan merancang dan mengevaluasi sistem pemeriksaan kabel yang mampu mengidentifikasi kelayakan teknis kabel melalui sensing nilai resistansi. Fokus penelitian adalah pada Subsistem Sensing & Conditioning, yang terdiri dari rangkaian Instrumentation Amplifier untuk memberikan penguatan yang signifikan pada sinyal masukan mikro. Sinyal keluaran kemudian dikondisikan melalui tiga rangkaian dasar yaitu penyearah gelombang penuh (full-wave rectifier) untuk mengubah sinyal bipolar menjadi sinyal unipolar, sebuah Low Pass Filter (LPF) untuk mereduksi noise frekuensi tinggi, dan voltage limiter sebagai proteksi dengan membatasi tegangan keluaran agar berada dalam batas aman untuk mikrokontroler. Sistem yang dikembangkan ini menjamin integritas data sinyal dan keandalan sistem dalam menentukan kelayakan kabel secara cepat dan akurat, sehingga mendukung efisiensi praktikum dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran

2026
👤 Penulis: Shafira Rahmania Adi Cahyani
🏷️ Sistem Pemeriksaan Kabel 🏷️ Analisis Sinyal Elektronika 🏷️ Hidrologi Teknik Elektro
Halaman 175 dari 6754
💬