📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 101,300 dokumen

ESTIMASI RASIO PEMBEBANAN TERHADAP KAPASITAS ULTIMATE BERBASIS MACHINE LEARNING MENGGUNAKAN ANALISIS FRAKTAL DAN REPRESENTASI GRAF POLA KERETAKAN PADA BALOK BETON BERTULANG

Inspeksi visual secara tradisional untuk menilai kondisi struktur beton bertulang sering kali bersifat subjektif dan rentan terhadap kesalahan manusia. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kuantitatif yang lebih objektif dalam penilaian kesehatan struktur. Penelitian ini menggunakan machine learning untuk mengestimasi rasio pembebanan terhadap kapasitas ultimate (????/????????????????????????????????) melalui analisis pola keretakan permukaan. Metodologi melibatkan kuantifikasi pola retak dengan analisis multifraktal dan teori graf, serta pelatihan model menggunakan algoritma SVR, ENR, RFR, dan XGBoost. Selain fitur retak, parameter geometri seperti rasio bentang geser terhadap kedalaman (a/d) dan kedalaman balok (d) juga diintegrasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan fitur geometri secara signifikan meningkatkan akurasi prediksi, yang ditandai dengan kenaikan nilai dan penurunan RMSE. Analisis Shapley Additive Explanation (SHAP) digunakan untuk menginterpretasikan kontribusi fitur. Didapatkan kesimpulan bahwa integrasi analisis pola retak dan machine learning menyediakan metode yang objektif dan akurat untuk estimasi tingkat pembebanan struktur beton bertulang.

2026
👤 Penulis: Ilham Azka Ramadhan
🏷️ Analisis Fraktal 🏷️ Machine Learning 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Struktur Beton

STUDI KOMPONEN REFLEKSI PADA SPEKTRUM SINAR-X SELAMA FASE OUTBURST SUPER-EDDINGTON PADA BLACK HOLE X-RAY BINARY TRANSIENT 4U 1543-47

Penemuan lubang hitam pada sumber sinar-X paling terang Cyg X-1, menjadi jalan penemuan lubang hitam lainnya dalam sistem bintang ganda sinar-X yang sering disebut sebagai black hole x-ray binary (BHXB). Beberapa BHXB di galaksi kita menunjukkan perilaku transien dengan perubahan kecerlangan signifikan yang dikenal sebagai outburst. Fenomena ini ditandai oleh peningkatan fluks yang dapat mencapai ribuan kali lipat dalam waktu singkat sebelum kembali ke keadaan quiescent. Sinar-X yang dipancarkan dari BHXB berasal dari proses akresi pada piringan yang terbentuk di sekitar lubang hitam. Meskipun teori piringan standar telah menjelaskan banyak fenomena akresi, kondisi ekstrem seperti outburst super-Eddington masih memerlukan kajian lebih mendalam terkait karakteristik dan evolusi spektrumnya. Pada keadaan super-Eddington, asumsi yang digunakan pada pemodelan piringan standar tidak dapat dipertahankan sehingga piringan akan mengalami penebalan geometri namun dengan kondisi ketebalan optis yang masih tinggi. Oleh karenanya, pada keadaan super-Eddington, model piringan yang lebih sesuai adalah model slim disk. Penelitian ini mempelajari evolusi spektrum sinar-X dari BHXB transien 4U 1543- 47 selama outburst super-Eddington tahun 2021 dengan menggunakan data misi satelit sinar-X NuSTAR dan Swift. Analisis difokuskan pada komponen refleksi pada spektrum sinar-X energi tinggi untuk menentukan apakah sumber foton komponen refleksi berasal dari korona atau dari piringan akresi terdalam yang mengalami penebalan geometri. Hasil pemodelan spektrum menunjukkan bahwa model refleksi piringan akresi lebih stabil dan menunjukkan kecocokkan pada sebagian besar data pengamatan. Oleh karenanya disimpulkan bahwa komponen refleksi sebagian besar berasal dari piringan akresi terdalam yang mengindikasikan penebalan pada bagian piringan terdalam akibat akresi super-Eddington.

2026
👤 Penulis: Muhammad Dhafin Nabil Athallah
🏷️ Lubang Hitam 🏷️ Sinar-X 🏷️ Akresi

OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS PEKERJAAN PIPING ALLOY PADA PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK MENGGUNAKAN SIMULASI EZ STROBE (STUDI KASUS PTGU MUARA TAWAR)

Pekerjaan piping alloy, khususnya material P91, merupakan salah satu pekerjaan kritis dalam pembangunan pembangkit listrik karena memerlukan sumber daya yang besar dan proses yang kompleks, termasuk preheating, welding, postheating, dan testing. Ketidakefisienan dalam alokasi sumber daya dapat menyebabkan keterlambatan proyek dan peningkatan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produktivitas dan biaya pekerjaan piping alloy melalui simulasi menggunakan perangkat lunak EZStrobe berdasarkan metodologi CYCLONE. Data lapangan dikumpulkan dari proyek PLTGU Muara Tawar, meliputi urutan pekerjaan, durasi, komposisi sumber daya, dan biaya. Simulasi dilakukan dengan berbagai skenario perubahan jumlah sumber daya seperti fitter, helper, welder, rigger, crane, dan heater. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penambahan satu orang helper dapat mengurangi durasi proyek sebesar 22%, meningkatkan produktivitas sebesar 28%, dan menurunkan total biaya sebesar 9,2%. Sebaliknya, penambahan welder justru meningkatkan biaya dan waste tanpa memperbaiki durasi. Konfigurasi sumber daya optimal yang direkomendasikan adalah: 4 fitter, 6 helper, 2 welder, 2 rigger, 1 crane, dan 1 heater. Implementasi rekomendasi ini dapat menghasilkan penghematan biaya hingga 9,2% dan percepatan waktu penyelesaian proyek secara signifikan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan panduan dalam perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan piping alloy pada proyek sejenis.

2026
👤 Penulis: Rendy Yoel
🏷️ Optimisasi Proses Pekerjaan Pipi Alloy 🏷️ Manajemen Sumber Daya 🏷️ Simulasi Teknikal

ANALISIS PENGARUH PELAPIS EPOKSI TERHADAP KEKASARAN, KEKERASAN, SUDUT KONTAK, DAN KELENGKETAN TANAH PADA BAJA

Dalam industri pertambangan, ekskavator memegang peranan vital dalam proses pemindahan material melalui ekskavasi. Namun, efisiensi operasional sering terhambat oleh masalah lengketnya tanah pada permukaan bucket. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi permukaan bucket ekskavator menggunakan pelapis epoksi pada substrat baja ASTM A53 guna meminimalkan adhesi tanah. Metode pelapisan dilakukan secara manual menggunakan spatula khusus. Hasil pengujian menunjukkan karakteristik mekanik dan permukaan yang signifikan antara substrat dan pelapis. Nilai kekerasan substrat baja berada pada rentang 147 – 162 HV0.2, sedangkan material pelapis epoksi memiliki kekerasan yang jauh lebih rendah, yaitu 13 - 16.3 HV0.2. Selain itu, pelapisan epoksi memberikan sifat permukaan hidrofobik yang dibuktikan melalui pengujian sudut kontak dengan nilai di atas 90°. Karakteristik hidrofobik ini secara langsung memengaruhi interaksi adhesi, di mana pengaplikasian epoksi mampu menurunkan nilai adhesi tanah sebesar 30% - 70%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai adhesi dapat dipengaruhi oleh kekasaran permukaan; semakin tinggi tingkat kekasaran, semakin tinggi nilai adhesinya. Secara keseluruhan, penggunaan lapisan epoksi menunjukkan performa anti-lengket yang jauh lebih unggul dibandingkan substrat baja tanpa pelapis.

2026
👤 Penulis: Syafiq Bagas Syahidan
🏷️ Keramik Epoxy 🏷️ Manajemen Lengket Tanah 🏷️ Perawatan Permukaan Baja

STUDI TEKNO-EKONOMI UNTUK FLUID COLLECTION AND REINJECTION SYSTEM PADA LAPANGAN PANAS BUMI

Penelitian ini mengembangkan kerangka terpadu Front End Engineering Design (FEED) dan analisis tekno-ekonomi untuk mengevaluasi kelayakan Fluid Collection and Reinjection System (FCRS) pada lapangan panas bumi dengan kapasitas target 50–55 MW. Kajian teknis dilakukan melalui pemodelan neraca massa dan energi menggunakan Aspen HYSYS versi 14, dengan kondisi operasi meliputi laju uap 430–460 ton/jam, tekanan keluaran 5,3–5,5 bar(a), dan temperatur 140–150 °C guna menjaga kualitas uap turbin, mengendalikan risiko silica scaling, serta memastikan keandalan operasi jangka panjang. Hasil simulasi digunakan sebagai dasar sizing dan spesifikasi peralatan utama FCRS, termasuk separator, silencer, cooling pond, steam trap, pompa, serta konfigurasi dan material sistem perpipaan. Estimasi Capital Expenditure (CAPEX) dilakukan menggunakan pendekatan bottom-up. Pada skenario FCRS saja, hasil FEED menunjukkan CAPEX sebesar USD 13,86 juta dengan kinerja subsistem yang optimal. Namun, ketika FCRS diposisikan sebagai bagian dari proyek panas bumi greenfield, di mana FCRS merepresentasikan sekitar 10–15% dari total CAPEX, maka total investasi proyek terimplikasi berada pada kisaran USD 92–138 juta. Mengacu pada tolok ukur sektor panas bumi Indonesia sebesar USD 3.800–4.200 per kW, total CAPEX yang lebih realistis berada pada kisaran USD 209–231 juta. Pada tingkat investasi tersebut, hasil analisis ekonomi menunjukkan penurunan signifikan indikator keekonomian, dengan IRR turun dari 13,6% (skenario FCRS saja) menjadi sekitar 8% pada CAPEX USD 150 juta, serta 6–7% pada CAPEX USD 200–220 juta, disertai NPV negatif hingga USD 25–40 juta dan payback period yang memanjang hingga 15– 18 tahun. Kondisi ini menunjukkan bahwa tarif panas bumi eksisting sebesar 8,07 sen USD/kWh belum memadai untuk mendukung pembiayaan proyek apabila seluruh biaya pengeboran dan pembangkit listrik diperhitungkan

2026
👤 Penulis: Muhammad Hazairin A. Rahman
🏷️ Hidrologi 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Ekonomi

SAKANA: TIDUR SEBAGAI SIMBOL KETENANGAN BATIN MELALUI SENI PATUNG

Kegelisahan terhadap budaya pencapaian yang melelahkan, memicu kerinduan akan ketenangan batin. Refleksi kritis terhadap fenomena tersebut menimbulkan ketertarikan pada fenomena tidur yang dalam budaya pencapaian sering dianggap sebagai istirahat biasa atau kemalasan. Tidur kemudian dipandang sebagai simbol ketenangan batin yang diposisikan sebagai sesuatu yang bernilai lebih tinggi dan dianggap penting dibandingkan budaya pencapaian tersebut. Lingkup permasalahan karya ini mencakup bagaimana tidur sebagai simbol ketenangan batin dapat dimanifestasikan melalui seni patung dan proses penciptaannya. Teori utama yang digunakan adalah teori seni sebagai simbol oleh Susanne K. Langer dalam bukunya Feeling and Form (1953). Visualisasi gagasan berpusat pada penciptaan kesatuan bentuk yang berfungsi sebagai simbol dalam mengartikulasikan perasaan tenang. Karya ini diwujudkan melalui medium seni patung figuratif dengan marmer putih sebagai material utama. Miniaturisasi dan elemen instalasi dalam seni patung digunakan sebagai strategi artistik yang mendukung kematangan visualisasi gagasan. Proses penciptaan karya meliputi empat tahapan utama yaitu eksplorasi gestur tidur, pembuatan sketsa karya, produksi objek patung, dan pemasangan atau display karya. Seluruh rangkaian proses menciptakan hasil karya berupa patung figuratif berskala miniatur dengan material marmer putih yang menampilkan sosok perempuan tertidur. Karya ini tidak hanya mewakili pengalaman batin pribadi terkait ketenangan dalam tidur, tetapi juga mencerminkan pengalaman kolektif masyarakat. Interpretasi dan pemaknaan terhadap karya tetap bergantung pada penonton dan bagaimana karya tersebut dipersepsi. Pada tingkat yang lebih dalam, karya diharapkan tidak sekadar memberikan pengalaman visual tetapi juga memantik pengalaman eksistensial yang bermakna.

2026
👤 Penulis: Haura Azizah Ahmad
🏷️ Seni 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Hidrologi

SILIKA MESOPORI KIT-6 DAN KARBAN MESOPORI BERSTRUKTUR NEGATIF KIT-6 SEBAGAI PENYANGGA KATALIS NANOPARTIKEL AU UNTUK REDUKSIP-NITROFENOL

Material mesopori dengan luas pennukaan tinggi, seperti silika KIT-6 dan karbon mesopori menunjukkan potensi besar sebagai penyangga katalis yang efektif karena stabilitas dan kemampuannya memfasilitasi difusi reaktan.Pada penelitian ini, silika mesopori IGT-6 disintesis menggunakan surfak1:an Pluronic Pl 2J dalam suasana asam, yang kemudian digunakan sebagai cetakan untuk mensintesis karbon mesopori (MC) berstruktur negatif KIT-6. Nanopartikel Au dicampurkan pada kedua material penyangga tersebut, sebagai Au-KIT dan Au-MC, untuk mencegah terjadinya aglomerasi pada nanopartikel Au. Keberhasilan pembentukan nanopartikel Au dikonfi11nasi mclalui analisis UV-Vis Diffi1se Refle ctance Spectroscopy (DRS) yang menunjukkan puncak serapan khas nanopartikel Au pada rentang panjang gelombang 500-550 run. Pengujian aklivilas kalaliLik malerial dilakukan melalui reaksi reduksi p­ nitrofenol yang bersifat toksik menjadi p-aminofenol yang lebih aman menggunakan pereduksi NaBH". Hasil uji katalitik menunjukkan bahwa katalis Au-KIT memiliki perfonna yang lebih unggul dibandingkan Au-MC, di mana reaksi reduksi menggunakan Au-KIT selesai dalam waktu kurang dari 1 menit, sedangkan Au-MC membutuhkan waktu sekitar 7 me11it. Melalui persamaan Arrhenius dan Eyring pada basil uji katalitik Au-KIT dan Au-MC dcngan variasi suhu, diperoleh parameter kinetika reaksi secara berurutan Eobs (60,68 dan 196,iO kJ/mol), Hi (58,23 dan 194,24 kJ/mol), si (-0,044 dan 0,297 kJ/mol.K), dan Gt (71,51dan 74,97 kJ/mol). Studi kinetika yang dilakukan mengindikasikan bahwa material mesopori basil sintesis dapat digunakan sebagai material penyangga katalis Au. Penentuan mekanisme reaksi menggunakan persamaan Arrhenius dengan variasi konsentrasi p-nitrofenol dan NaBH4 pada rcduksi p-nitrofcnol mcnunjukkan bahwa kedua katalis mcngikuti mekanisme reaksi Langmuir-Hinshelwood.

2026
👤 Penulis: Jonathan Samuel Rajagukguk
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

ANALISIS STRATEGI BISNIS STARBUCKS INDONESIA BERDASARKAN PERSEPSI KONSUMEN DI WILAYAH JAKARTA DAN SEKITARNYA

Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi pertumbuhan berkelanjutan Starbucks Indonesia melalui pendekatan strategis bisnis dengan melihat persepsi konsumen, kondisi internal-eksternal perusahaan, dan perumusan strategi ekspansi yang relevan. Masalah tekanan keuangan, pelayanan yang buruk di gerai Starbucks, dan banyaknya pesaing akan menjadi tantangan bagi Perusahaan Starbucks. Oleh karena itu, strategi pemasaran yang tepat diperlukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan Starbucks. Hal ini membuat studi ini akan fokus pada perancangan strategi bisnis dengan pendekatan model organisasi industri. Studi ini menggunakan pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif. Survei kuantitatif dilakukan pada 128 responden di wilayah Jakarta Raya, dan pendekatan kualitatif melalui analisis PESTEL, Lima Kekuatan Porter, dan bauran pemasaran. Studi ini secara khusus berfokus pada operasional Starbucks Indonesia di wilayah Greater Jakarta (Jabodetabek), karena responden dan dinamika persaingan yang dianalisis terbatas pada cakupan geografis ini. Hasil menunjukkan bahwa Starbucks memiliki kesadaran merek yang tinggi, persepsi premium yang kuat, dan tingkat kepuasan yang positif terhadap kualitas produk, suasana toko, dan pelayanan barista. Namun, harga yang tinggi dan aktivitas promosi digital yang kurang intensif merupakan kelemahan utama. Analisis eksternal mengungkapkan bahwa industri kopi Indonesia sangat menarik dengan pertumbuhan yang cepat, tetapi juga sangat kompetitif karena banyaknya pesaing dan produk pengganti lokal. Kesimpulan studi ini menegaskan bahwa pertumbuhan berkelanjutan Starbucks Indonesia dapat dicapai melalui strategi transnasional yang mengintegrasikan standar global dengan adaptasi lokal, memperkuat keterlibatan digital, berinovasi pada produk lokal, dan meningkatkan pengalaman toko sebagai ruang sosial modern. Strategi ini menjadi dasar untuk ekspansi pasar yang relevan dan berkelanjutan.

2026
👤 Penulis: Muhammad Aulia
🏷️ Strategi Bisnis 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Industri

MEMBRAN HIBRIDA SELULOSA ASETAT DARI AMPAS TEBU DAN GRAFENA OKSIDA UNTUK PERVAPORASI ISOPROPANOL DAN NANOFILTRASI METILENA BIRU

Ampas tebu merupakan limbah biomassa yang dihasilkan dalam jumlah bcsar dari industri gula dan bioetanol. Pengelolaan limbah ini penting untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan nilai tambah melalui berbagai aplikasi. Salah satu pemanfaatannya adalah dengan mengekstraksi selulosa yang kemudian diubah menjadi selulosa asetat untuk pembuatan membran pervaporasi dan nanofiltrasi. Dalam penelit ian ini, oksida grafena ditambahkan sebagai agen penguat untuk meningkatkan kinerja membran dalam pemisahan isopropil alkohol (TPA) dari campuran air-IPA dan pemisahan metilena biru dalam air. Pada peneliti an ini, telah dibuat hibrida membran selulosa asetat dari ampas tebu dan grafen oksida untuk meningkatkan fluks pada pengujian dehidrasi isopropanol dan performa nanofiltrasi metilcna biru terhadap membran grafena oksida mumi . Hibrida membran selulosa asetat dari ampas tebu dan grafena oksida memiliki kemampuan flux 3396 g.m·2.h·1 dengan konsentra si air di 87,05% pada pengujian dehidrasi isopropanol dan flux sebesar 87,4 L.m·2 .h·1 dengan rejeksi sebesar 99,53% pada pengujian nanofiltrasi metilena biru.

2026
👤 Penulis: Muhammad Fakhriy Sidiq
🏷️ Selulosa Asetat 🏷️ Pemisahan Isopropil Alkohol 🏷️ Nanofiltrasi Metilena Biru

ANALISIS KOMPARATIF KEBERLANJUTAN SISTEM BUDIDAYA MAGGOT BLACK SOLDIER FLY (HERMETIA ILLUCENS) ANTARA MODEL TERSPESIALISASI DAN TERINTEGRASI PERMAKULTUR-EDUWISATA (KASUS PADA PT KUJAGA BUMI SEGERA DI KOTA BENGKULU)

Pengelolaan sampah organik berbasis biokonversi menggunakan maggot Black Soldier Fly (BSF) semakin berkembang sebagai solusi alternatif yang berpotensi mendukung keberlanjutan dalam dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi. Keberlanjutan ekonomi pada budidaya maggot BSF skala kecil dan menengah mendapati masalah biaya operasional yang meningkat, keuntungan yang semakin menurun, dan keterbatasan pasar. Budidaya maggot BSF yang terintegrasi dengan permakultur dan eduwisata menjadi salah satu solusi yang dirumuskan untuk menghadapi tantangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberlanjutan sistem budidaya maggot BSF yang terintegrasi dengan permakultur dan eduwisata, serta menyusun rancangan model bisnis berkelanjutan berdasarkan hasil penilaian tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Life Cycle Sustainability Assessment (LCSA) yang mencakup Life Cycle Assessment (LCA) untuk dimensi lingkungan, Social Life Cycle Assessment (S-LCA) untuk dimensi sosial, dan Life Cycle Costing (LCC) untuk dimensi ekonomi. Analisis dilakukan dengan pendekatan sistem terintegrasi yang mencakup unit proses budidaya BSF, kebun, budidaya lele, dan aktivitas eduwisata agrikultur. Hasil analisis keberlanjutan selanjutnya digunakan sebagai dasar dalam penyusunan Triple Layered Business Model Canvas (TLBMC) untuk merancang model bisnis yang selaras dengan prinsip keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem budidaya BSF terintegrasi memiliki kinerja keberlanjutan yang lebih baik dibandingkan dengan sistem budidaya BSF terspesialisasi pada ketiga dimensi keberlanjutan. Pada dimensi lingkungan, integrasi sistem menerapkan pemanfaatan aliran material secara sirkular yang menurunkan potensi dampak lingkungan melalui substitusi input konvensional dan pengurangan limbah. Pada dimensi sosial, keberadaan aktivitas permakultur dan eduwisata berkontribusi terhadap peningkatan kinerja sosial, terutama melalui aspek edukasi, keterlibatan masyarakat lokal, dan persepsi positif masyarakat terhadap aktivitas budidaya BSF. Pada dimensi ekonomi, integrasi multiproduk meningkatkan diversifikasi sumber pendapatan dan efisiensi biaya operasional sepanjang siklus hidup sistem. Tahapan proses yang teridentifikasi tersebut menjadi titik kritis yang berpotensi dioptimalkan untuk peningkatan kinerja sistem secara keseluruhan melalui rancangan model bisnis berkelanjutan. Rancangan model bisnis berkelanjutan yang dihasilkan menunjukkan bahwa integrasi budidaya BSF dengan permakultur, berupa kolam lele dan kebun pangan, dan eduwisata agrikultur tidak hanya memperkuat proposisi nilai lingkungan dan sosial, tetapi juga meningkatkan kelayakan ekonomi dan ketahanan model bisnis dalam jangka panjang.

2026
👤 Penulis: Ashri Rahmatia Salma
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

PERANCANGAN KERANGKA PENGEMBANGAN ORGANISASI CV PUTRI INTAN KENCANA (JERNIP KENCANA)

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan penggerak utama perekonomian Indonesia dengan menyumbang sekitar 61% dari PDB negara dan mencakup lebih dari 97% angkatan kerja Indonesia. Terlepas dari signifikansi ini, banyak UKM di Indonesia mengalami masalah internal serius yang dapat mengancam kelangsungan hidup jangka panjang mereka, khususnya dalam hal suksesi kepemimpinan. Studi ini berfokus pada sebuah UKM di Indonesia bernama CV Putri Intan Kencana (Jernip Kencana), produsen minuman herbal tradisional berbasis di Kuningan, Jawa Barat, yang sedang menghadapi masalah suksesi kepemimpinan akibat keputusan CEO pendiri untuk pensiun. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, studi ini melakukan wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan analisis dokumen untuk menetapkan faktor-faktor organisasi yang menjadi akar penyebab yang dapat mencegah proses suksesi yang sukses. Analisis diagnostik mengintegrasikan tiga kerangka teori yang berbeda: Model Pertumbuhan Greiner yang membantu mengidentifikasi kondisi "krisis kepemimpinan" perusahaan saat ini; Model Bisnis Keluarga Tiga Lingkaran yang mengungkapkan interaksi kompleks dan dominasi absolut logika keluarga; dan Model Berlian Leavitt yang menilai kesiapan operasional di empat variabel berbeda yaitu tugas, teknologi, orang, dan struktur. Studi ini menemukan bahwa ada tiga hambatan internal kritis yang mengancam kelangsungan hidup Jernip Kencana pasca-suksesi: (1) ketergantungan penuh pada pengetahuan tacit CEO pendiri; (2) hierarki organisasi yang tidak berfungsi yang membuat para direktur dan calon penerus tidak memiliki otoritas yang sah; (3) resistensi budaya yang mendalam terhadap formalisasi yang menganggapnya sebagai bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai berbasis hubungan jangka panjang mereka. Analisis kesiapan operasional saat ini juga menunjukkan kesenjangan yang parah di keempat variabel tersebut, menunjukkan bahwa perusahaan kemungkinan besar akan runtuh setelah kepergian CEO. Sebagai tanggapan, studi ini mengusulkan kerangka kerja pengembangan organisasi (OD) komprehensif yang terdiri dari 27 intervensi yang dipisahkan menjadi 3 fase terpisah: (1) pembangunan fondasi; (2) pengembangan kemampuan; (3) pengembangan ketahanan organisasi.

2026
👤 Penulis: Rahmatullah Karnawidjaya
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

MODEL OPTIMISASI TERINTEGRASI UNTUK NESTING 2-DIMENSI DAN PENJADWALAN DUA TAHAP

Penelitian ini berfokus pada pengembangan model optimasi terpadu untuk mengatasi masalah fragmentasi antara proses nesting dan penjadwalan produksi di lingkungan manufaktur PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Permasalahan utama berupa inefisiensi material dan keterlambatan produksi pada lini komponen sayap CN235 diidentifikasi bersumber dari pendekatan tradisional yang menyelesaikan kedua proses secara terpisah. Untuk itu, dirumuskan model Mixed-Integer Linear Programming (MILP) yang mengintegrasikan Two-Dimensional Bin Packing Problem dengan penjadwalan flow shop dua tahap ke dalam satu kerangka matematis dengan fungsi tujuan ganda: meminimalkan jumlah batch sebagai proksi efisiensi material dan meminimalkan total keterlambatan. Model yang dikembangkan mengakomodasi berbagai constraint operasional, termasuk rotasi dan larangan overlapping, serta diimplementasikan menggunakan MATLAB R2022a. Hasil evaluasi melalui studi kasus data riil menunjukkan bahwa model terintegrasi menghasilkan kinerja yang secara signifikan lebih unggul dibandingkan pendekatan konvensional. Model ini berhasil mengurangi jumlah batch dan total keterlambatan secara bersamaan, dengan mengoptimalkan pembentukan batch yang padat secara geometris sekaligus harmonis dari aspek waktu proses. Kebaruan penelitian terletak pada formulasi matematisterpadu yang menyatukan constraint spasial dan temporal dalam satu kerangka solusi, memberikan kontribusi teoretis pada bidang Integrated Process Planning and Scheduling serta kontribusi praktis berupa kerangka kerja yang dapat diadopsi industri manufaktur untuk meningkatkan efisiensi sistem produksi secara holistik.

2026
👤 Penulis: Rini Febrianti
🏷️ Integrated Process Planning And Scheduling 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Optimasi Proses

PERBANDINGAN STOK KARBON PADANG LAMUN DENGAN TINGKAT KONEKTIVITAS EKOSISTEM YANG BERBEDA DI PESISIR PULAU SAPARUA, MALUKU

Padang lamun merupakan ekosistem karbon biru yang berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim melalui kemampuannya menyerap dan menyimpan karbon secara jangka panjang. Namun, kapasitas penyimpanan karbon padang lamun sangat bervariasi, dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara faktor biogeokimia dan konektivitas ekosistem pesisir dalam suatu bentang laut (seascape). Konektivitas antar ekosistem, khususnya antara mangrove dan padang lamun, berpotensi memengaruhi struktur komunitas lamun serta sumber dan akumulasi karbon di dalam sedimen, tetapi aspek ini masih jarang dikaji secara komprehensif, terutama di wilayah kepulauan kecil seperti Pulau Saparua, Maluku. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan stok karbon padang lamun pada tingkat konektivitas ekosistem pesisir yang berbeda, serta menganalisis keterkaitannya dengan struktur komunitas lamun, kondisi biogeokimia, dan sumber karbon sedimen. Penelitian dilakukan pada tiga lokasi dengan tingkat konektivitas ekosistem mangrove dan lamun yang berbeda, yaitu Porto (konektivitas tinggi dengan mangrove alami), Paperu (konektivitas tinggi disertai tekanan antropogenik tinggi), dan Iha (konektivitas rendah dengan mangrove). Struktur komunitas lamun dianalisis menggunakan metode Line Intercept Transect (LIT), sedangkan biomassa atas dan bawah tanah serta sedimen diambil untuk analisis stok karbon menggunakan metode Loss on Ignition (LOI). Sumber karbon sedimen ditelusuri melalui analisis isotop stabil ?¹³C. Seluruh parameter dianalisis secara komparatif dan diuji keterkaitannya melalui analisis deskriptif dan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan tingkat konektivitas ekosistem pesisir tercermin secara nyata dalam variasi struktur komunitas lamun, stok karbon, dan karakter sumber karbon sedimen. Tujuh spesies lamun teridentifikasi di Pulau Saparua, yaitu Thalassia hemprichii, Enhalus acoroides, Halophila ovalis, Syringodium isoetifolium, Cymodocea rotundata, Oceana serrulata, dan Halodule pinifolia, dengan keanekaragaman tertinggi ditemukan di lokasi yang terkoneksi dengan mangrove alami. Lokasi dengan konektivitas tinggi, yang umumnya dicirikan oleh perairan semitertutup, didominasi oleh spesies berstrategi persisten, sedangkan lokasi dengan konektivitas rendah dan perairan terbuka didominasi oleh spesies perintis dan ii oportunis. Stok karbon total menunjukkan gradien menurun seiring berkurangnya konektivitas, dengan nilai tertinggi tercatat di Porto (54,47 Mg C ha?¹), diikuti Paperu (45,93 Mg C ha?¹), dan terendah di Iha (33,91 Mg C ha?¹). Lokasi dengan konektivitas mangrove–lamun yang tinggi memiliki stok karbon sekitar 1,6 kali lebih besar dibandingkan lokasi dengan konektivitas mangrove–lamun yang rendah. Perbedaan ini berkaitan erat dengan kondisi biogeokimia sedimen, yang ditandai oleh dominasi fraksi sedimen halus pada lokasi yang berdekatan dengan mangrove. Analisis isotop ?¹³C mengindikasikan bahwa karbon sedimen pada seluruh lokasi didominasi oleh sumber autochthonous dari biomassa lamun, dengan variasi kontribusi karbon allochthonous yang dimodulasi oleh tingkat konektivitas ekosistem dan tekanan antropogenik. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa konektivitas ekosistem pesisir berperan penting dalam meningkatkan kapasitas penyimpanan karbon biru pada padang lamun melalui pengaruhnya terhadap struktur komunitas dan dinamika sumber karbon sedimen. Temuan ini menegaskan bahwa konektivitas ekosistem perlu dipertimbangkan dalam strategi konservasi dan pengelolaan karbon biru berbasis bentang laut yang terintegrasi.

2026
👤 Penulis: Ericka Pudji Lestari
🏷️ Hidrologi 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Kecerdasan Buatan

PERANCANGAN KERANGKA PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA STRATEGI PENGADAAN DENGAN INTEGRASI KRALJIC PORTFOLIO MATRIX DAN AHP-TOPSIS

Pengadaan jasa konsultansi enjiniring merupakan elemen kunci dalam menjamin ketepatan waktu dan kualitas pelaksanaan proyek ketenagalistrikan di PT PLN Enjiniring. Namun, kinerja pengadaan masih menghadapi permasalahan struktural berupa keterlambatan penyelesaian pekerjaan, tingginya frekuensi amandemen kontrak, serta proses pengambilan keputusan yang belum sepenuhnya berbasis analisis risiko dan dampak strategis. Kondisi tersebut tercermin dari belum optimalnya pencapaian indikator On-Time Delivery (OTD) dan berpotensi menghambat akselerasi proyek ketenagalistrikan nasional sesuai RUPTL 2025– 2034 Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan merancang kerangka pengambilan keputusan strategi pengadaan melalui integrasi Kraljic Portfolio Matrix dan metode Analytic Hierarchy Process (AHP)–Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Metode Delphi diterapkan untuk mengidentifikasi dan memvalidasi kriteria Supply Risk dan Profit Impact serta kriteria pemilihan supplier sesuai karakteristik pengadaan jasa konsultansi enjiniring. AHP digunakan dalam dua tahapan utama, yaitu untuk menghitung bobot kriteria Supply Risk dan Profit Impact sebagai dasar pemetaan item pengadaan pada Kraljic Portfolio Matrix, serta untuk menentukan bobot kriteria dan sub-kriteria pemilihan supplier pada masing-masing kuadran Kraljic. Selanjutnya, TOPSIS digunakan untuk melakukan pemeringkatan alternatif supplier berdasarkan tingkat kedekatan terhadap solusi ideal pada setiap kategori ii pengadaan. Objek penelitian mencakup pengadaan jasa konsultansi pada infrastruktur transmisi, gardu induk, dan pembangkit di PT PLN Enjiniring Hasil penelitian menunjukkan bahwa item pengadaan PT PLN Enjiniring dapat diklasifikasikan secara sistematis ke dalam empat kuadran Kraljic, yaitu non- critical, leverage, bottleneck, dan strategic, dengan profil risiko dan dampak strategis yang berbeda antara kelompok transmisi dan gardu induk dan pembangkit. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi adanya penambahan dan diferensiasi kriteria pemilihan supplier pada beberapa kuadran Kraljic, yang tidak sepenuhnya tercakup dalam model Kraljic konvensional, sebagai respons terhadap kompleksitas teknis, risiko kinerja, dan kebutuhan kolaborasi jangka panjang pada pengadaan jasa konsultansi enjiniring. Pembobotan menggunakan AHP menunjukkan bahwa kriteria dominan pada setiap kuadran bersifat spesifik dan tidak seragam, sementara hasil pemeringkatan supplier menggunakan TOPSIS menghasilkan urutan prioritas supplier yang berbeda dibandingkan praktik eksisting, sehingga menyediakan dasar pengambilan keputusan pengadaan yang lebih objektif, terukur, dan kontekstual terhadap profil risiko serta kepentingan strategis perusahaan.

2026
👤 Penulis: Mohammad Hafiz Setyasnomo
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Risiko

PERANCANGAN MODEL EFEKTIVITAS LAYANAN TELEMEDISIN BERDASARKAN PERSPEKTIF DOKTER MELALUI EVALUASI KUALITAS SISTEM DAN INTEGRASI PRAKTIK BERBAGI PENGETAHUAN ANTARDOKTER

Efektivitas layanan telemedisin dari perspektif dokter masih menghadapi tantangan signifikan. Evaluasi efektivitas layanan dari sudut pandang dokter, serta penelitian yang secara khusus mengkaji strategi untuk meningkatkannya, masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi secara empiris model teoretis yang mengelaborasi determinan kualitas sistem telemedisin serta peran praktik berbagi pengetahuan dalam meningkatkan efektivitas layanan. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 182 dokter di Indonesia dan dianalisis menggunakan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian mengidentifikasi tiga determinan signifikan kualitas sistem dari perspektif dokter: kesiapan teknologi, keselarasan sistem dengan proses perawatan, dan literasi telemedisin. Kualitas sistem yang lebih tinggi secara signifikan meningkatkan kualitas interaksi klinis, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap efektivitas layanan. Selanjutnya, kualitas sistem yang baik disertai kapabilitas manajemen pengetahuan dari aplikasi telemedisin terbukti memfasilitasi praktik berbagi pengetahuan antardokter. Praktik ini, melalui pengambilan keputusan berbasis bukti dan latihan terstruktur berbasis tujuan, berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas layanan. Penelitian ini memperluas pemahaman teoretis mengenai mekanisme yang memengaruhi efektivitas telemedisin dari perspektif dokter. Secara praktis, temuan ini memberikan dasar empiris bagi pengembang sistem, penyedia layanan, dan pembuat kebijakan untuk mengoptimalkan platform telemedisin melalui penguatan dimensi teknis, kolaboratif, dan manajerial untuk mendukung optimasi layanan kesehatan digital.

2026
👤 Penulis: Timothy Rey Laheba
🏷️ Telemedisin 🏷️ Model Teoretis 🏷️ Manajemen Pengetahuan
Halaman 184 dari 6754
💬