📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 101,300 dokumen

VISUALISASI DATA DIGITAL TWIN UNTUK MENINGKATKAN INTERAKTIVITAS DAN AKURASI

Digital twin telah menjadi teknologi yang berkembang pesat, memungkinkan pembuatan model digital yang merepresentasikan objek fisik, yang dapat digunakan untuk monitoring, simulasi kondisi, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data realtime. Untuk meningkatkan pengalaman visualisasi data, digital twin sering dikombinasikan dengan model 3D dan teknologi imersif seperti augmented reality, yang memungkinkan interaksi lebih realistis dan dapat meningkatkan situational awareness. Dalam konteks smart city, teknologi ini membantu mengelola data dari berbagai sumber seperti lalu lintas, transportasi, dan manajemen air serta limbah, yang sering kali menggunakan protokol berbeda. Digital twin berperan penting dalam mengintegrasikan data tersebut ke dalam satu platform yang dapat menyediakan informasi secara real-time, sehingga mendukung pengambilan keputusan dalam pengembangan kota ke depan. Penelitian ini bertujuan membangun framework visualisasi data digital twin yang dapat mengkomunikasikan informasi dengan mudah dan jelas, meningkatkan interaktivitas, dan akurasi. Model digital twin yang dikembangkan merupakan representasi digital dari objek fisik, dengan platform yang memungkinkan pembuatan, pengelolaan, dan interaksi dengan model, serta simulasi kondisi terkini dan rencana pengembangan. Data diperoleh dari sensor IoT, CCTV, dan data geospasial diintegrasikan dengan memperhatikan aspek akurasi dan kelengkapan data. Pengukuran interaktivitas dilakukan terhadap platform digital twin yang dihasilkan dengan studi kasus manajemen pengolahan air pada Kampus ITB Jatinangor yang dilakukan selama satu bulan dengan 107 responden, menunjukkan bahwa platform meningkatkan interaktivitas dan memberikan pengalaman telepresence yang memuaskan, serta efektif meningkatkan situational awareness, di mana membantu pengguna memahami dan memproyeksikan kondisi sekitar. Untuk mengukur akurasi informasi, digunakan model Softmax Regression, yang menghasilkan akurasi 91,87% pada klasifikasi kualitas air dan 92,80% pada klasifikasi jenis kebocoran pipa. Model ini menunjukkan efisiensi tinggi dengan waktu pelatihan 12,4 detik dan inferensi 0,8 ms per sampel. Penggunaan model ini menjadi pilihan terbaik untuk implementasi digital twin, dengan fokus pada efisiensi komputasi, interpretabilitas, dan akurasi dalam mendukung pengambilan keputusan.

2025
👤 Penulis: Ahmad Ali Hakam Dani
🏷️ Visualisasi Data 🏷️ Digital Twin 🏷️ Manajemen Air

MODEL VALUE INDEX UNTUK REKAYASA PRODUK FINANSIAL DENGAN PENERAPANNYA PADA DIGITAL LOAN

Penelitian ini mengatasi tantangan sosio teknis yang kompleks dalam ekosistem keuangan digital, khususnya digital loan, yang disebabkan oleh asimetri informasi dan model evaluasi yang tidak memadai, seperti credit scoring konvensional. Model credit scoring tradisional dianggap statis, hanya berfokus pada riwayat borrower dan gagal merepresentasikan nilai kontrak pinjaman secara holistik dan dinamis, yang berkontribusi pada tingginya angka kredit bermasalah Non-Performing Loan (NPL) serta terhambatnya inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan. Sebagai respons terhadap permasalahan tersebut, penelitian ini merancang dan membangun sistem rekayasa finansial bernama Smart Loan Arranger. Inti dari sistem ini adalah Model Value Index, sebuah artefak rekayasa desain yang mereformulasi kontrak pinjaman melalui pendekatan Value Engineering dan paradigma Smart Engineering. Model tersebut mengukur nilai intrinsik berdasarkan rasio antara fungsi dan biaya dari perspektif multi stakeholder, baik peminjam maupun pemberi pinjaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design Science Research Methodology (DSRM), yang meliputi tahapan identifikasi masalah, penentuan tujuan solusi, perancangan dan pengembangan, demonstrasi, evaluasi, serta komunikasi hasil. Penerapan metode ini menghasilkan peningkatan akurasi evaluasi, di mana model Value Index dengan AHP pada awalnya terbukti mampu meningkatkan tingkat akurasi dari 64% pada metode konvensional menjadi 76,44% dan kemudian meningkat kembali menjadi 84,05% ketika bobot evaluasi diperoleh melalui integrasi Value Index dan machine learning. Simulasi berbasis Agent-Based Model (ABM) juga memperlihatkan adanya potensi penurunan rata-rata NPL sebesar 16,3% di berbagai skenario ekonomi (kondisi baik, normal, maupun krisis). Lebih lanjut analisis statistik menunjukkan adanya korelasi negatif yang kuat antara Value Index berbasis machine learning dengan NPL riil, dengan koefisien Pearson sebesar 0,787 dan nilai P sebesar 0,0069, yang menegaskan signifikansi temuan tersebut. Kontribusi utama disertasi ini adalah penyediaan kerangka kerja rekayasa nilai berbasis teknologi yang sistematis dan aplikatif. Kerangka ini mendukung pengambilan keputusan finansial yang lebih cerdas, adaptif, dan inklusif, khususnya untuk pembiayaan produktif sektor UMKM. Selain itu, disertasi ini berkontribusi pada pengembangan model Value Index pada produk finansial ii (digital loan), serta strategi peningkatan akurasi pengukuran nilai Value Index dengan menggunakan machine learning. Secara keseluruhan, Model Value Index yang dikembangkan terbukti mampu meningkatkan akurasi dan performa dalam evaluasi kontrak pinjaman digital, sekaligus menjaga stabilitas arus kas pada berbagai skenario ekonomi.

2025
👤 Penulis: Sen Yung
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Rekayasa Produk Finansial 🏷️ Manajemen Risiko Keuangan

MODEL PREDIKSI DEGRADASI GEOMETRI TRACK BERBASIS DATA-DRIVEN DENGAN PENDEKATAN EXPLAINABLE AI.

Industri perkeretaapian modern menghadapi tantangan krusial dalam menyeimbangkan keselamatan operasional dengan efisiensi biaya pemeliharaan. Integritas geometri track, sebagai pilar utama keselamatan, secara tradisional dipantau melalui inspeksi periodik yang menyisakan celah pemantauan (monitoring gap) dan seringkali berujung pada pemeliharaan reaktif yang tidak efisien. Penelitian ini mengatasi tantangan tersebut dengan mengusulkan dan mengimplementasikan sebuah framework prediktif end-to-end yang inovatif, yang tidak hanya memprediksi degradasi geometri track secara akurat tetapi juga memberikan penjelasan yang dapat ditindaklanjuti (actionable explanation) mengenai akar penyebabnya. Metodologi pada penelitian ini berpusat pada pengembangan arsitektur fusi data quad-modal yang mengintegrasikan data dari empat sumber heterogen: data pengukuran kereta ukur/track recording vehicle (TRV), data getaran dinamis dari sensor akselerometer yang dipasang di kereta penumpang, sebelah kiri dan kanan, serta data historis laporan kerusakan (exception reports). Dataset terpadu ini kemudian digunakan untuk melatih sebuah model prediksi Hierarchical Attention Network (HAN), sebuah arsitektur deep learning yang dirancang untuk menangkap hubungan hirarkis yang kompleks dalam data dan secara inheren mendukung interpretabilitas. Sebagai puncak dari penelitian ini, sebuah framework Explainable Artificial Intelligence (XAI) dikembangkan untuk menerjemahkan output black box dari model HAN menjadi diagnosis yang dapat dipahami. Framework ini memperkenalkan metrik baru, yaitu skor kontribusi (Contribution Score), yang secara kuantitatif mengukur dampak setiap parameter terhadap prediksi degradasi. Skor ini menjadi dasar bagi sistem pendukung keputusan (decision support system) yang mampu memprioritaskan tindakan pemeliharaan dan memberikan rekomendasi perbaikan yang spesifik. Hasil implementasi menunjukkan bahwa pendekatan fusi data multi-modal secara signifikan meningkatkan akurasi prediksi, dengan penurunan Mean Absolute Error (MAE) sebesar 39.2% dibandingkan dengan model single-modal (Hipotesis 1 terbukti). Analisis feature importance juga mengkonfirmasi bahwa fitur diferensial dari data akselerometer merupakan prediktor signifikan untuk anomali asimetris (Hipotesis 2 terbukti). Lebih lanjut, framework XAI yang diusulkan berhasil divalidasi secara konseptual dan kuantitatif, dengan mencapai akurasi atribusi sebesar 75% dalam mengidentifikasi akar penyebab degradasi yang sesuai dengan laporan kerusakan geometri track (Hipotesis 3 sebagian terbukti). Disertasi ini memberikan kontribusi utama berupa sebuah framework diagnostik prediktif yang state-of-the-art, yang menjembatani kesenjangan antara kemampuan prediksi model AI terkini dan kebutuhan praktis di lapangan akan transparansi dan interpretabilitas. Dengan menyediakan prediksi yang akurat sekaligus penjelasan yang logis, framework ini membuka jalan bagi transformasi strategi pemeliharaan rel kereta api dari reaktif menjadi prediktif berbasis kondisi (condition-based) yang sesungguhnya, dengan potensi peningkatan keselamatan, keandalan, dan efisiensi biaya secara signifikan.

2025
👤 Penulis: Ade Chandra Nugraha
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Data Kompleks

EVALUASI KINERJA KOTAK PENDINGIN YANG MENGGUNAKAN SISTEM KOMPRESI UAP DENGAN ANALISIS EKSPERIMENTAL

Indonesia dikenal dengan negara kepulauan yang menghasilkan tangkapan ikannya terbanyak di dunia. Food and Agriculture Organization (FAO) mencatat pada tahun 2021 Indonesia mencapai hasil tangkapan terbanyak no.2 di dunia dengan hasil tangkapan 21.718.023 ton. Pada kenyataan hasil tangkapan ikan ini memiliki nilai Penyusutan sebesar hampir 12% akibat dari penjagaan suhu ikan yang tidak baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dari kotak pendingin yang menggunakan sistem kompresi uap dengan analisis eksperimental. Pengujian dilakukan secara eksperimental dengan berpatokan kepada ISO 916 dan IEC62552 melalui mengukur parameter operasional utama berupa temperatur dan konsumsi daya menggunakan termokopel type – dan watt meter. Data hasil pengukuran kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak coolprop untuk memperoleh sifat termodinamika seperti entalpi dan entropi dari fluida refrigerant, yang selanjutnya digunakan untuk menghitung Coefficient of Performance (COP) dan efisiensi kompresor dari kotak pendingin TAFFWARE CX40. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai COP aktual yang diperoleh oleh kotak pendingin Taffware CX 40 pada konsisi tanpa beban steady-state sebesar 2,688 ± 0,0455 dan dengan beban sebesar 2,657 ± 0,0445. Data hasil analisis juga menunjukan bahwa efisiensi dari kompresor tanpa beban sebesar 28,9% ± 4,6% dan efisiensi kompresor dengan penambahan beban sebesar 29,59% ± 4,6% yang mana nilai-nilai dari hasil analisis tersebut umum untuk kotak pendingin dibawah 40 L dan akan lebih efektif nantinya jika digunakan sebagai distribusi ikan apabila ditambahkan komponen pendukung seperti tambahan rangkaian kapasitor, penambahan difusser serta fluida refrigerant campuran.

2025
👤 Penulis: Nadlif Afra
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

DEVELOPMENT OF A WEB TOOL NAVORA FOR AUTOMATED RISK ASSESSMENT IN SPECIFIC DRONE OPERATIONS USING THE SORA FRAMEWORK

Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (EASA) menetapkan peraturan untuk kendaraan udara tak berawak (UAV). Peraturan ini mencakup kategori risiko untuk operasi. Kategori risiko “Specific” melibatkan penilaian risiko operasi komprehensif yang dikenal sebagai Specific Operations Risk Assessment (SORA), yang dikembangkan oleh Otoritas Bersama untuk Pembuatan Peraturan Sistem Tak Berawak. Mereka menghasilkan proses sistematis untuk integrasi aman operasi Sistem Udara Tak Berawak (UAS) dengan ruang udara sipil dengan mengidentifikasi, menganalisis, dan mengurangi risiko operasi. Meskipun metode ini sangat penting, saat ini masih kompleks dan memakan waktu. Hal ini ditambah dengan persyaratan pengetahuan ahli yang dapat menjadi hambatan bagi adopsi, terutama bagi operator skala kecil dan lembaga penelitian. Studi ini memperkenalkan NAVORA, platform berbasis web yang dirancang untuk mengotomatisasi dan menyederhanakan proses SORA. Alat ini memandu pengguna melalui setiap langkah penilaian, secara otomatis menentukan Kelas Risiko Darat (GRC), Kelas Risiko Udara (ARC), dan Tingkat Jaminan dan Integritas Spesifik (SAIL), sambil menghasilkan dokumen pendukung seperti Konsep Operasi (ConOps). Dua studi kasus dilakukan, yaitu misi logistik BVLOS yang dilaksanakan oleh DHL Parcelcopter 3.0 antara Reit im Winkl dan Winklmoosalm, Jerman, serta demonstrasi pengantaran BVLOS menggunakan JD.ID JDrone Y3 antara Pasar Parung Panjang, Banten, dan MIS Nurul Falah Leles, Jawa Barat, Indonesia, yang menunjukkan penerapan praktis platform ini. Melalui otomatisasi dan penilaian interaktif, NAVORA menjembatani kesenjangan antara kepatuhan regulasi dan efisiensi operasional, mendorong misi drone yang lebih aman dan terstandarisasi di berbagai lingkungan.

2025
👤 Penulis: Amadea Nauraleza Permadi
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

NUMERICAL SIMULATION OF THE TEMPERATURE DISTRIBUTION IN A REFRIGERATOR EVAPORATOR

Projek ini menyelidiki kinerja termal evaporator roll-bond secara numerik dengan mempertimbangkan distribusi temperatur pada pelat dalam berbagai parameter operasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) menilai distribusi pendinginan secara komputasional menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) dan (2) mengevaluasi pengaruh jenis refrigeran, yaitu R600a dan R134a, terhadap kinerja termal.Kondisi batas diasumsikan berdasarkan perhitungan siklus kompresi uap secara analitis pada daya kompresor 100 W, 200 W, dan 300 W, yang divalidasi dengan data REFPROP. Simulasi dilakukan menggunakan ANSYS Fluent pada pelat aluminium dengan saluran serpentin, menggunakan mesh terstruktur dan tidak terstruktur, serta dioptimalkan melalui pengujian independensi mesh.Hasil menunjukkan adanya gradien pendinginan yang konsisten dari inlet ke outlet untuk kedua jenis refrigeran. Namun, suhu pelat yang lebih dingin dan merata dicapai oleh R134a karena laju aliran massa yang lebih tinggi dibandingkan dengan R600a. Meskipun R134a memiliki keseragaman suhu yang lebih baik, R600a menawarkan alternatif yang lebih berkelanjutan dengan kinerja yang sebanding, potensi penipisan ozon yang dapat diabaikan, dan potensi pemanasan global yang sangat rendah. Temuan ini menunjukkan adanya trade-off antara efektivitas termal dan dampak lingkungan, yang dapat menjadi pertimbangan penting dalam merancang sistem refrigerasi yang efisien dan ramah lingkungan.

2025
👤 Penulis: Bernardino Realino Manesanulu
🏷️ Kondensor Refrigerator 🏷️ Analisis Suhu 🏷️ Optimasi Mesh Ansys Fluent

BICEPS BRACHII FORCE PREDICTION FOR ISOMETRIC AND DYNAMIC ELBOW MOVEMENTS

Kelemahan otot ekstremitas atas dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi penilaian kekuatan masih banyak dilakukan pada kondisi statik. Tugas akhir ini menggabungkan elektromiografi permukaan, penangkapan gerak, dan pemodelan muskuloskeletal untuk mengestimasi gaya otot biseps selama gerak fleksi-ekstensi siku secara isometrik dan dinamik. Penelitian ini memeriksa kesesuaian gaya otot hasil OpenSim terhadap perhitungan beban eksternal dan menyusun persamaan sederhana untuk memprediksi gaya biseps dari sinyal elektromiografi permukaan dan momen eksternal. Sepuluh partisipan laki-laki melakukan maximal voluntary contraction, tahanan isometrik pada beban submaksimal, dan gerak fleksi-ekstensi siku dinamik sambil mengangkat massa eksternal. Sinyal elektromiografi permukaan satu kanal pada otot biceps disaring, dinormalisasi, dan disinkronkan dengan lintasan marker dari sistem motion capture optik. Data kinematika dan beban eksternal kemudian diproses di OpenSim menggunakan inverse kinematics, inverse dynamics, dan static optimization untuk memperoleh gaya otot biseps. Validitas hasil dinilai dari kesesuaian antara momen inverse dynamics, momen eksternal terhitung, dan momen otot teroptimasi, serta nilai korelasi Pearson dan root mean square error. Untuk kondisi isometrik, diperoleh rasio yang hampir konstan antara gaya biseps dan momen siku eksternal sehingga model prediksi proporsional menunjukkan kesesuaian tinggi dengan gaya otot OpenSim. Untuk kondisi dinamik, hubungan linier yang berubah terhadap waktu antara elektromiografi permukaan ternormalisasi dan gaya biseps ternormalisasi memberikan korelasi yang baik dengan galat prediksi kecil. Hasil ini mendukung laporan sebelumnya tentang perilaku hampir linier pada kasus isometrik dan mengusulkan kerangka prediksi yang praktis untuk gerak siku isometrik dan dinamik yang dapat mendukung penilaian kuantitatif pada rehabilitasi ekstremitas atas.

2025
👤 Penulis: Marvell Christensen Albert
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

PREDIKSI STRESS RATIO TANAH LEMPUNG JENUH PADA UJI TRIAXIAL CU MENGGUNAKAN DUAL-MODEL LSTM

Penelitian ini mengembangkan dual-model berbasis Long Short-Term Memory (LSTM) untuk memprediksi stress ratio (rasio tegangan deviatorik terhadap tekanan overburden efektif) tanah lempung jenuh dari data uji triaxial Consolidated Undrained (CU). Model menggunakan regangan aksial dan sepuluh parameter karakteristik tanah sebagai input. Dataset terdiri dari 105 kurva yang dipisahkan menjadi dua kelompok berdasarkan nilai maksimum tegangan deviatorik: Kelompok I (? 0,9 kg/cm²) dengan 73 kurva dan Kelompok II (< 0,9 kg/cm²) dengan 32 kurva. Kelompok I dimodelkan menggunakan Bi-LSTM dengan mekanisme attention yang dioptimasi melalui Bayesian Optimization dan 3-fold cross-validation, menghasilkan MAE 0,073, RMSE 0,11, dan R² 0,942. Kelompok II menggunakan LSTM sederhana dengan regularisasi ketat dan augmentasi data (menjadi 96 kurva), mencapai MAE 0,035, RMSE 0,072, dan R² 0,948. Studi ablasi mengungkapkan bahwa kadar air merupakan parameter paling krusial, di mana penghilangannya menyebabkan peningkatan MAE dari 0,059 menjadi 0,089 dan penurunan R² dari 0,959 menjadi 0,926. Penelitian ini memberikan panduan efektif untuk pemilihan fitur dalam pengembangan model prediktif geoteknik.

2025
👤 Penulis: Sheren Siu Singal
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Geoteknik 🏷️ Hidrologi

KARAKTERISASI ANTIBIOTIC-RESISTANT ESCHERICIA COLI (AREC) DARI SEKTOR PETERNAKAN PADA AREA DAS CITARUM HULU

Antibiotic-Resistant Escherichia coli (AREc) dari ternak menimbulkan risiko yang semakin meningkat terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat, khususnya di daerah pertanian yang terhubung dengan sistem sungai. Penelitian ini mengkarakterisasi AREc dari peternakan sapi, domba, ayam, dan itik di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum Hulu, dengan tujuan untuk menghitung colonyforming units (CFU), membandingkan resistensi antar jenis ternak, menilai kerentanan terhadap sembilan jenis antibiotik, serta mengevaluasi indeks Multiple Antibiotic Resistance (MAR). Sampel dari beberapa lokasi dianalisis untuk CFU dan resistensi antibiotik. Unggas (ayam dan itik) menunjukkan tingkat resistensi tertinggi, diikuti oleh domba, sedangkan sapi memiliki tingkat terendah. Resistensi paling tinggi ditemukan terhadap thiamfenikol, dengan tingkat yang cukup signifikan pada eritromisin, klindamisin, siprofloksasin, dan tetrasiklin. Sebaliknya, ceftazidime dan oksitetrasiklin menunjukkan tingkat resistensi yang lebih rendah, sementara meropenem, meskipun paling rendah (~11%), tetap menjadi perhatian karena penting secara klinis. Nilai Indeks MAR yang tinggi (0,6–0,9) di DAS Citarum menunjukkan tekanan antibiotik yang parah dalam limbah ternak, setara dengan limbah rumah sakit. Hal ini menyoroti kebutuhan mendesak akan pengendalian antibiotik yang lebih ketat dan pengelolaan limbah yang lebih baik untuk mencegah penyebaran resistensi lebih lanjut. Kesimpulannya, ternak di Citarum Hulu, terutama unggas, merupakan reservoir penting AREc. Kehadiran resistensi multiobat, termasuk resistensi terhadap antibiotik kritis, menegaskan perlunya peningkatan pengelolaan penggunaan antimikroba (antimicrobial stewardship) dan praktik peternakan berkelanjutan.

2025
👤 Penulis: Fahira Rayhana Hasrul
🏷️ Antibiotik-Resistant Escherichia Coli 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Pertanian 🏷️ Hidrologi

PEMODELAN STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN BERDASARKAN DATA MAGNETIK DI WILAYAH DANAU MAAR RANU GRATI, JAWA TIMUR

Maar merupakan salah satu bentuk danau vulkanik yang terbentuk akibat letusan freatomagmatik ketika magma basaltik berinteraksi dengan air tanah sehingga menghasilkan ledakan eksplosif dan membentuk cekungan berbentuk kawah. Ranu Grati di Jawa Timur merupakan contoh maar Kuarter yang berkembang pada zona vulkanik aktif, namun informasi mengenai struktur bawah permukaan dan keberadaan intrusi magma di bawah danau masih terbatas. Penelitian ini bertujuan memetakan anomali magnetik dan memodelkan struktur bawah permukaan untuk mengidentifikasi sebaran litologi dan indikasi jalur intrusi pada kawasan Ranu Grati. Data magnetik diproses melalui koreksi harian dan koreksi IGRF untuk memperoleh Total Magnetic Intensity (TMI). Transformasi RTP dan RTE dievaluasi, namun TMI digunakan sebagai dasar interpretasi karena memberikan bentuk anomali yang lebih konsisten terhadap geometri geologi lokal. Pemodelan ke depan dilakukan menggunakan tiga lintasan sayatan yang mewakili area danau dan bagian luar maar. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa bagian atas litologi tersusun oleh air dan sedimen, diikuti Tuf Rabano (Qvtr) dengan suseptibilitas sangat rendah (10?? - 10?³ cgs), dan Batuan Gunungapi Tengger Tua (Qvtt) sebagai basement vulkanik dengan suseptibilitas menengah (10?² - 3×10?² cgs). Tubuh lava basaltik (~10?² cgs) muncul hanya pada lintasan yang melintasi danau dan memanjang hingga kedalaman lebih dari 1,5 km, menunjukkan jalur intrusi yang terfokus di bawah pusat maar. Konfigurasi ini mengindikasikan bahwa pembentukan Ranu Grati sangat dipengaruhi oleh mekanisme freatomagmatik dan jalur magma yang terkonsentrasi pada pusat danau, konsisten dengan karakteristik maar pada sistem vulkanik Kuarter di Jawa Timur.

2025
👤 Penulis: Rayhan Adri Fulvian
🏷️ Geologi Vulkanik 🏷️ Analisis Magnetik 🏷️ Model Struktur Bawah Permukaan

PENGEMBANGAN RANTAI PASOK YANG CERDAS DAN TANGGUH MENGGUNAKAN PEMODELAN STRUKTUR INTERPRETATIF DAN STUDI NARASI SKENARIO PADA BIOINDUSTRI PT RAPP

Industri bio berbasis pulp dan kertas merupakan pilar penting bagi perekonomian global serta bagian utama dari perkembangan bioekonomi. Rantai pasoknya yang bergerak dari kebun hingga ekspor beroperasi dalam lingkungan yang semakin bergejolak, dipengaruhi oleh fragmentasi geopolitik, ketidakpastian regulasi, dan peningkatan mandat keberlanjutan. Dalam kondisi ini, pendekatan efisiensi biaya yang bersifat konvensional tidak lagi memadai untuk mengelola risiko sistemik. Salah satu tantangan utama yang berulang dalam sektor manufaktur berbasis serat di Indonesia adalah hadirnya kondisi modal yang terperangkap, yaitu ketika keterlambatan operasional, hambatan regulasi, dan ketidakselarasan internal menghambat konversi persediaan menjadi likuiditas secara efektif. Meskipun tekanan regulasi nasional dan internasional seperti Sistem Verifikasi Legalitas Kayu dan Regulasi Deforestasi Uni Eropa untuk ekspor produk akhir sering dianggap sebagai pemicu utama gangguan, studi ini menemukan bahwa mekanisme kegagalan utama justru berasal dari dalam organisasi. Masalah ilmiah yang diangkat adalah berlanjutnya friksi organisasi meskipun terdapat arah strategis yang jelas, khususnya bagaimana perbedaan cara pandang antar fungsi menciptakan hambatan struktural yang memperkuat, bukan mengurangi, tekanan eksternal. Studi ini berargumen bahwa ketangguhan rantai pasok bukan hanya persoalan teknis tetapi juga persoalan perilaku dan tata kelola. Perbedaan logika antar fungsi dalam organisasi menimbulkan biaya keagenan dan asimetri informasi yang menghasilkan kondisi jebakan friksi, ketika keputusan yang tampak rasional di tingkat individu justru memunculkan ketidakefisienan di tingkat sistem. Untuk mengkaji hal ini, penelitian mengembangkan peta penyebaran risiko terpadu yang memadukan berbagai perspektif fungsional dan mengidentifikasi bahwa kapabilitas digital merupakan variabel kunci yang membedakan perusahaan yang mengalami gangguan operasional dari perusahaan yang mampu membangun ketangguhan strategis. Penelitian ini menggunakan metodologi bertahap dan rancangan data dengan pendekatan campuran. Pada tahap diagnostik, Metodologi Sistem Lunak digunakan untuk menstrukturkan konteks masalah yang kompleks, sementara Pemodelan Struktural Interpretatif digunakan untuk memetakan hubungan hierarkis antar hambatan rantai pasok. Data dikumpulkan melalui dua belas elisitasi pakar mendalam dalam studi kasus tunggal di PT RAPP, pada sebuah lokasi industri terintegrasi vertikal berskala besar di Riau, Indonesia. Para ahli diklasifikasikan ke dalam tiga persona, yaitu Perisai Legitimasi yang mewakili fungsi Risiko dan Kepatuhan, Arsitek Throughput yang mewakili Operasi dan Logistik, serta Penjaga Nilai yang mewakili fungsi Keuangan dan Komersial. Tiga hierarki model struktural yang terpisah dibangun kemudian ditumpangkan untuk mengidentifikasi ketidaksinkronan struktural. Tahap prognostik memperluas analisis menggunakan pendekatan Narasi Skenario, yang memungkinkan setiap persona menavigasi berbagai kondisi masa depan dengan model Pemodelan Struktural Interpretatif berfungsi sebagai mesin logika. Secara krusial, studi ini mengidentifikasi bahwa hambatan pendorong utama bagi mayoritas persona terletak pada dimensi Volatilitas (mencakup hambatan B1, B5, dan B8 terkait regulasi, geopolitik, dan lingkungan) serta Kapabilitas (mencakup hambatan B6, B7, dan B12 terkait teknologi lawas, SDM, dan fragmentasi). Melalui lensa Narasi Skenario, interaksi kedua dimensi ini memetakan empat jalur strategis: kondisi volatilitas tinggi dengan kapabilitas rendah menciptakan Jebakan Friksi, di mana restriksi modal menghambat modernisasi dan memicu risiko kepatuhan; kondisi stabil namun berkapabilitas rendah menyebabkan Kebocoran Senyap yang mengikis nilai secara perlahan; sementara kondisi kapabilitas tinggi dalam volatilitas rendah justru menghasilkan Mesin Efisiensi yang memicu Paradoks Kerapuhan akibat minimnya penyangga operasional. Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan transisi strategis menuju Mesin Ketangguhan (kapabilitas dan volatilitas tinggi), di mana penyelarasan keputusan memungkinkan kapabilitas digital berfungsi sebagai lindung nilai (hedging) terhadap ketidakpastian sekaligus sarana menangkap peluang pasar hijau. Kontribusi penelitian ini bersifat multidimensional. Secara metodologis, penelitian ini memperkenalkan kerangka Narasi Skenario sebagai alat diagnostik inovatif untuk menyelesaikan friksi antar departemen di lingkungan industri berisiko tinggi. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada tiga bidang utama. Pertama, dalam Manajemen Risiko Rantai Pasok, penelitian ini menunjukkan bagaimana kekakuan finansial berfungsi sebagai Penjaga Gerbang Struktural yang memperkuat penyebaran risiko eksternal. Kedua, dalam Manajemen Operasi Perilaku, penelitian ini menjelaskan bagaimana fokus operasional pada throughput fisik menciptakan Jebakan Kecepatan yang mengalihkan perhatian manajemen dari penyebab finansial yang mendasar. Ketiga, dalam Manajemen Rantai Pasok Keuangan, penelitian ini mengintegrasikan Teori Opsi Nyata untuk mendefinisikan kembali ketangguhan digital sebagai strategi lindung nilai yang mampu melepaskan modal yang terperangkap dalam bioekonomi.

2025
👤 Penulis: Melisa Phebeyola Estheria Tarigan Silangit
🏷️ Bioekonomi 🏷️ Manajemen Risiko Rantai Pasok 🏷️ Manajemen Operasi Perilaku

KARAKTERISASI GEOKIMIA DAN ANALISIS LAJU OKSIDASI MINERAL SULFIDA PADA PEMBENTUKAN AIR ASAM TAMBANG BERDASARKAN HASIL UJI KINETIK SKALA LABORATORIUM

Aktivitas penggalian dan penimbunan dalam kegiatan penambangan batubara berpotensi membentuk Air Asam Tambang (AAT). AAT terbentuk karena mineral sulfida terutama pirit (FeS2) akan tersingkap selama kegiatan penambangan sehingga akan bereaksi dengan oksigen dan air. Oleh karena itu, pemahaman ilmiah dan teknis mengenai pembentukan AAT harus dilakukan sejak dini untuk mengetahui dan meminimalisir resiko lingkungan yang akan terjadi, diantaranya dengan melakukan karakterisasi geokimia dan analisis laju oksidasi mineral sulfida. Dua puluh satu sampel batuan dari dua pit tambang batubara berbeda digunakan dalam karakterisasi geokimia pada penelitian ini, meliputi rangkaian pengujian skala laboratorium yang terdiri atas uji mineralogi dan unsur, uji statik, uji kinetik, sekaligus pengujian kualitas air lindian hasil uji kinetik. Uji statik terdiri atas NAG pH, pH pasta, ANC, dan total sulfur yang nantinya akan disajikan dalam grafik penapisan yang selanjutnya hasilnya akan dikonfirmasi oleh uji kinetik menggunakan parameter pH dan TDS air lindian. Laju oksidasi mineral sulfida pirit ditentukan berdasarkan dua pendekatan yaitu dengan mol besi total dan mol sulfat total hasil uji kualitas air lindian. Karakterisasi geokimia batuan mengklasifikasikan sepuluh dari dua puluh satu sampel sebagai material yang berpotensi membentuk asam (PAF) sehingga sepuluh sampel tersebut akan diuji lebih lanjut laju oksidasi mineral sulfidanya. Perhitungan laju oksidasi mineral sulfida pirit menggunakan dua pendekatan menunjukkan hasil yang berbeda yaitu laju oksidasi berdasarkan mol sulfat total jauh lebih cepat dibandingkann dengan menggunakan pendekatan mol besi total, hal ini disebabkan oleh sulfat akan cenderung stabil dalam larutan dibandingkan dengan spesies besi yang cenderung mengendap. Laju oksidasi sampel yang bersifat PAF berdasarkan mol besi total berkisar antara 9.41×10?13mol/m2s - 1.03×10?8mol/m2s, sedangkan berdasarkan mol sulfat total berkisar antara 5.57×10?11mol/m2s - 9.66×10?8mol/m2s.

2025
👤 Penulis: Muhammad Andre Cahya Praja
🏷️ Geokimia 🏷️ Analisis Laju Oksidasi Mineral Sulfida 🏷️ Pembentukan Air Asam Tambang

ANODE BATERAI ION LITHIUM TANPA PENYANGGA BERBASIS SILIKON DARI LIMBAH GEOTERMAL TERMODIFIKASI

Baterai fleksibel memiliki potensi besar untuk aplikasi perangkat elektronik yang dapat dikenakan (wearable devices) dan teknologi layar lipat yang memerlukan densitas energi serta kapasitas tinggi dengan bobot yang ringan. Silikon merupakan kandidat utama material anoda karena kapasitas teoretisnya yang tinggi. Namun, penggunaan silikon pada baterai ion litium (LIB) terkendala oleh ekspansi volume yang masif selama proses litiasi/delitiasi serta konduktivitas yang rendah. Hal ini dapat menyebabkan keretakan, delaminasi, dan penurunan stabilitas siklus pada elektroda konvensional yang menggunakan pengikat (binder) dan pengumpul arus (current collector). Untuk mengatasi masalah tersebut, SiOx digunakan sebagai lapisan pelindung untuk meredam ekspansi volume silikon dan menstabilkan lapisan solid electrolyte interphase (SEI). Meskipun demikian, SiOx memiliki konduktivitas rendah yang dapat membatasi kinerja elektroda. Penelitian ini mengembangkan anoda Si yang diintegrasikan ke dalam jaringan serat karbon nanostruktur (carbon nanofiber/CNF) sebagai anoda mandiri (freestanding) tanpa penyangga. Pendekatan ini bertujuan menghasilkan elektroda yang lebih ringan, fleksibel, dan bebas dari risiko delaminasi. Tahapan penelitian dimulai dengan konversi limbah silika geotermal menjadi silikon melalui reduksi magnesiotermik. Material tersebut kemudian diintegrasikan ke dalam jaringan CNF berbasis poliakrilonitril (PAN) melalui metode pemintalan elektrik dan perlakuan termal untuk menghasilkan elektroda fleksibel Si@SiOx@CNF. Jaringan karbon berfungsi meningkatkan konduktivitas listrik sekaligus menyediakan kerangka penyangga yang mampu merelaksasi tegangan akibat ekspansi silikon selama siklus pengisianpengosongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel optimal Si@SiOx- 50@CNF menghasilkan kapasitas pengosongan sebesar 448 mAh g-1 pada rapat arus 200 mAh g-1 dan tetap stabil hingga 200 siklus pada konfigurasi setengah sel (half-cell). Pada pengujian sel penuh (full-cell) menggunakan katoda LiFePO4, elektroda ini memberikan kapasitas awal 129 mAh g-1 dengan retensi kapasitas sebesar 91% selama 50 siklus pada rapat arus 0,1C. Selain itu, pengujian pada konfigurasi pouch cell fleksibel menunjukkan kemampuan mempertahankan 76% kapasitas setelah 8 siklus pembengkokan. Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan anoda mandiri berbasis CNF efektif dalam meningkatkan integritas mekanik dan kinerja elektrokimia anoda Si@SiOx

2025
👤 Penulis: Aisyah Nur Estri
🏷️ Baterai Ion Lithium 🏷️ Silikon 🏷️ Elektroda Fleksibel

IDENTIFIKASI POTENSI RISIKO LINGKUNGAN DARI EFLUEN INDUSTRI FARMASI TERHADAP DAPHNIA MAGNA

Industri farmasi merupakan salah satu kontributor yang menyebabkan adanya pelepasan bahan aktif farmasi di lingkungan. Keberadaan bahan aktif farmasi di lingkungan tergolong sebagai emerging contaminant karena memiliki potensi pencemaran lingkungan yang besar dan dicurigai memiliki dampak kesehatan terhadap manusia, namun belum dilakukan monitoring secara rutin. Diketahui, bahwa saat ini bahan aktif Parasetamol telah terdeteksi di efluen air limbah, air permukaan, air sumur, dan air minum. Paparan bahan aktif Parasetamol memiliki dampak terhadap hewan akuatik seperti Daphnia magna, dimana paparan sub-kronik mampu menurunkan perilaku berenang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan konsentrasi air limbah yang mengandung Parasetamol terhadap Daphnia magna. Penelitian ini dilakukan di industri farmasi yang menggunakan bahan aktif Parasetamol, dengan menggunakan desain penelitian ekologi eksperimental. Diketahui bahwa industri A memiliki nilai LC50-96 jam (19,5%), yang lebih besar dibandingkan industri B sebesar 12,1%, sehingga menyebabkan industri B memiliki potensi keracunan akut lebih besar. Selain itu, industri A memiliki panjang lintasan renang lebih pendek (12 cm) dibandingkan dengan industri B (21,5 cm), dimana penurunan lintasan renang pada efluen industri B dimulai lebih awal yaitu pada konsentrasi >12,5%, jika dibandingkan dengan industri A yaitu pada konsentrasi >30%.

2025
👤 Penulis: Ukhty Rahmah Sari Manap
🏷️ Ecolonomi Lingkungan 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Hidrologi

STUDI PENGARUH RASIO [CU²?]/[MN²?], WAKTUELEKTRODEPOSISI, DAN RAPAT ARUS TERHADAPBERAT DEPOSIT DAN SIFAT KETERBASAHAN LAPISANCU-MN HASIL ONE-STEP ELECTRODEPOSITION PADABAJA

Pengembangan permukaan superhidrofobik pada material logam menjadi topik penting dalam bidang rekayasa permukaan karena berkaitan dengan pengendalian sifat keterbasahan melalui rekayasa struktur mikro–nano. Salah satu metode yang banyak dikembangkan untuk menghasilkan lapisan superhidrofobik adalah onestep electrodeposition, karena mampu membentuk struktur permukaan dan sifat hidrofobik secara simultan dalam satu tahap proses. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variasi rapat arus, rasio ion [Cu²?]/[Mn²?], dan waktu elektrodeposisi terhadap berat deposit serta sifat keterbasahan lapisan superhidrofobik Cu–Mn yang difabrikasi pada baja API 5L Grade X52M. Cakupan penelitian meliputi fabrikasi lapisan dengan metode one-step electrodeposition, pengujian sudut kontak air, pengukuran berat deposit, perhitungan persen kontribusi masing-masing faktor, serta analisis pengaruh dan signifikansi faktor proses menggunakan metode ANOVA. Sampel baja API 5L Grade X52M dipreparasi melalui proses pemotongan, pengamplasan bertahap, pembersihan menggunakan ultrasonic cleaner, proses degreasing, electrolytic polishing, dan aktivasi permukaan. Proses one-step electrodeposition dilakukan menggunakan larutan elektrolit yang mengandung CuCl?·2H?O, MnCl?, asam miristat, Sodium Dodecyl Sulfate (SDS) dan asam borat, dengan dua batang grafit sebagai anoda dan baja sebagai katoda. Variabel yang divariasikan meliputi rasio [Cu²?]/[Mn²?] (0,1:1 dan 0,4:1), waktu elektrodeposisi (5 dan 15 menit), serta rapat arus (3 dan 7 A/dm²) yang disusun dalam desain percobaan 2? factorial design dengan dua kali replikasi. Sampel hasil deposisi kemudian diteteskan air dan diukur sudut kontaknya serta dihitung berat deposit yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lapisan superhidrofobik Cu–Mn berhasil terbentuk pada hampir seluruh variasi parameter dengan nilai sudut kontak air di atas 150°. Nilai sudut kontak tertinggi yang diperoleh pada penelitian ini adalah sebesar 157,7°, yang dicapai pada variasi rasio [Cu²?]/[Mn²?] = 0,4:1, waktu elektrodeposisi 5 menit, dan rapat arus 7 A/dm². Berdasarkan analisis, seluruh faktor utama dan interaksi dinyatakan signifikan terhadap sudut kontak air, dengan interaksi waktu dan rapat arus memberikan persen kontribusi terbesar. Sementara itu, rapat arus menjadi faktor paling dominan yang mempengaruhi berat deposit. Hasil karakterisasi Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive Spectroscopy menunjukkan bahwa lapisan yang terbentuk memiliki mikrostruktur yang homogen dengan struktur mikro–nano berbentuk cauliflower, yang berperan penting dalam pembentukan sudut kontak air yang tinggi.

2025
👤 Penulis: Christoffel M.G. Pasaribu
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok
Halaman 263 dari 6754
💬