📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 101,300 dokumen

ANALISIS FLOW ASSURANCE DALAM PERANCANGAN SISTEM PIPA PENYALUR WAXY LIGHT CRUDE OIL DI WILAYAH KERJA COASTAL PLAIN PEKANBARU

Transportasi waxy light crude oil dari Gathering Station (GS) Zamrud menuju North Booster Station (NBS) Minas di Wilayah Kerja Coastal Plain Pekanbaru menghadapi tantangan akibat kandungan wax yang tinggi (15,71 %wt.), dengan Wax Appearance Temperature (WAT) sebesar 58 °C dan Pour Point Temperature (PPT) sebesar 36 °C. Karakteristik tersebut menyebabkan fluida rentan mengalami deposisi wax dan congealing akibat penurunan temperatur selama transportasi. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pipa penyalur baru sepanjang 87 km yang layak secara teknis dan operasional, menentukan batas operasi aman pada kondisi tunak dan transien, serta mengevaluasi kebutuhan sistem pemanas untuk menjamin keteraliran fluida selama operasi. Karakterisasi fluida dilakukan menggunakan Multiflash untuk memperoleh model Pressure-Volume-Temperature (PVT) dan karakteristik pembentukan wax, kemudian dikembangkan model termohidrolik sistem pipa menggunakan OLGA yang diverifikasi terhadap perhitungan analitik. Simulasi dilakukan pada tiga variasi laju alir (17.850, 8.000, dan 3.887 BOPD) dan tiga alternatif diameter pipa (Nominal Pipe Size (NPS) 8, 10, dan 12 inci), serta mencakup analisis deposisi wax, kinerja sistem pemanas, kegagalan pemanas, shutdown, restart, dan surging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanpa pemanas, temperatur fluida pada seluruh kandidat diameter turun di bawah WAT sebelum mencapai NBS Minas, dengan viskositas efektif meningkat hingga 85.796 cP dan kebutuhan tekanan meningkat lebih dari satu orde di atas batas operasi, sehingga sistem tidak layak dioperasikan tanpa pemanas. Risiko dominan adalah hilangnya kemampuan alir akibat lonjakan viskositas, bukan hanya penyempitan penampang aliran, karena tebal deposit wax selama satu bulan operasi hanya berkisar 1,09–2,78 mm. Dengan penerapan sistem Skin Effect Current Tracing (SECT) yang terbagi menjadi sembilan segmen dengan masukan kalor desain 20 W/m, temperatur fluida terjaga di atas WAT sehingga viskositas efektif turun menjadi 6–9 cP. Pada kondisi tersebut, pipa NPS 12 API 5L Grade B Schedule 20 yang mampu memenuhi batas Maximum Operating Pressure (MOP) sebesar 300 psig pada seluruh variasi laju alir, dengan tekanan maksimum sebesar 247 psig. Batas operasi aman yang diperoleh meliputi Maximum Allowable Downtime pemanas selama 4 hari apabila lebih dari tiga segmen pemanas tidak beroperasi, serta durasi shutdown pompa maksimum 8 hari apabila maksimal tiga segmen pemanas tidak beroperasi. Apabila seluruh pemanas tetap menyala, shutdown aman hingga lebih dari 30 hari dengan tekanan restart sebesar 157 psig. Pada skenario isolasi river crossing, tekanan puncak surging sebesar 320,78 psig masih berada di bawah batas tekanan transien 330 psig (110% internal design pressure). Dengan demikian, rancangan sistem pipa memenuhi aspek hidraulik, termal, dan operasional sehingga layak diterapkan sebagai alternatif penyaluran minyak mentah menggantikan moda trucking.

2026
👤 Penulis: Sandrina Agatha Sinaga
🏷️ Hidrologi 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Kecerdasan Buatan

PERANCANGAN ANIMASI IMERSIF FULLDOME SEBAGAI MEDIA EDUKASI BENCANA BANJIR BERBASIS NILAI SAINS DAN RELIGIUS UNTUK REMAJA SMP

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia. Hingga kini, banjir masih menjadi permasalahan serius yang perlu untuk dihadapi. Rendahnya kesadaran masyarakat, khususnya kalangan remaja terkait bencana banjir menunjukkan pentingnya edukasi kebencanaan sejak dini yang tidak hanya menekankan aspek ilmiah, tetapi juga moral dan spiritual. Edukasi kebencanaan sangat diperlukan sejak dini agar dapat menumbukan kesadaran menjaga lingkungan. Penelitian-penelitian terdahulu menunjukan bahwa media animasi efektif sebagai sarana edukasi banjir, namun penelitian terdahulu masih terbatas pada video animasi konvensional dan belum mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam menyampaikan materi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media animasi imersif yang berbasis fulldome 180° yang menyajikan fenomena banjir dari perspektif sains dan religius. Metode yang digunakan adalah Design Thinking, dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian berupa rancangan animasi imersif fulldome yang menggabungkan edukasi bencana banjir dari perspektif sains dan religius. Diharapkan, perancangan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa dalam menjaga lingkungan dan bersiap menghadapi bencana banjir.

2026
👤 Penulis: Intan Kurnia Wati
🏷️ Animasi Imersif 🏷️ Edukasi Bencana Banjir 🏷️ Kecerdasan Buatan (Sains)

KESIAPAN KARYAWAN DALAM TRANFORMASI DIGITAL DI PABRIK PT. CAHAYA BERKAH

Transformasi digital manufaktur telah menjadi agenda strategis bagi PT. Cahaya Berkah dalam membangun manufacturing yang future-fit, andal, dan berkelanjutan. Inisiatif awal, yaitu Energy Management dan OEE Online, membutuhkan data shop-floor yang akurat, alat digital yang efektif, serta karyawan yang siap menggunakan data dalam pengambilan keputusan harian. Meskipun teknologi menyediakan platform, keberhasilan transformasi sangat bergantung pada kesiapan manusia; tanpa itu, sistem digital dapat terimplementasi secara teknis namun tidak diadopsi secara operasional. Project thesis ini menilai kesiapan karyawan blue-collar di tiga pabrik, mengidentifikasi kesenjangan kapabilitas utama, dan merumuskan program perbaikan yang praktis. Kesiapan diukur menggunakan kerangka Knowledge, Hard Skill, Soft Skill, dan Attitude (KSA) melalui kuesioner terstruktur mengenai kondisi saat ini dan yang diharapkan, dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, gap analysis, dan normalisasi HDI. Focus Group Discussion bersama pimpinan pabrik digunakan untuk memvalidasi temuan dan merumuskan action plan. Seluruh item kuesioner valid, dan keempat faktor reliabel (Cronbach alpha: Knowledge 0,90; Hard Skill 0,85; Soft Skill 0,85; Attitude 0,94). Knowledge memiliki gap tertinggi (0,75, HDI 1,00, Not Ready); disusul Hard Skill (0,54, HDI 0,41, Ready namun memerlukan perbaikan terstruktur); Soft Skill dan Attitude keduanya Optimal (HDI 0,09 dan 0,00). Kesenjangan paling kritis pada level item meliputi interpretasi dashboard, pemahaman OEE, respons real-time, dan dokumentasi digital. Temuan menunjukkan bahwa isu utama adalah kesiapan kapabilitas, bukan resistensi terhadap perubahan: karyawan secara perilaku positif namun membutuhkan penguatan pengetahuan digital dan kemampuan eksekusi. Solusi yang direkomendasikan mengintegrasikan model ADKAR (Awareness, Desire, Knowledge, Ability, Reinforcement) dengan Galbraith Star Model (Strategy, Structure, Process, Rewards, People), melalui pembentukan task force, pelatihan berbasis peran, digital champions, integrasi SOP, dan roadmap dua belas bulan.

2026
👤 Penulis: Trisabron
🏷️ Keterampilan Digital 🏷️ Manajemen Pabrik 🏷️ Analisis Gap

PERANCANGAN ANIMASI EKSPERIMENTAL TENTANG PERAN ALGORITMA MEDIA SOSIAL DALAM FENOMENA WITCH HUNT DIGITAL SEBAGAI AWARENESS BAGI GENERASI Z

Sistem algoritma media sosial yang bekerja sebagai invisible gatekeepers cenderung memprioritaskan konten emosional demi keterlibatan (engagement) tinggi, yang kemudian memicu fenomena witch hunt digital atau penghakiman kolektif daring. Fenomena ini berdampak signifikan pada Generasi Z (usia 17–20 tahun) yang rentan mengalami distorsi persepsi akibat paparan konten repetitif dan minim konteks. Perancangan ini bertujuan untuk merancang animasi eksperimental sebagai media awareness mengenai peran algoritma dalam fenomena tersebut dengan menggunakan metode Double Diamond. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, kuesioner target audiens, serta wawancara ahli sosiologi dan animasi. Hasil perancangan berupa animasi eksperimental naratif berjudul World_ dengan gaya visual lineless dan narasi non-linear. Melalui metafora visual seperti elemen "The Eye", animasi ini menggambarkan proses amplifikasi emosi dan distorsi persepsi yang dibentuk oleh sistem. Animasi ini diharapkan dapat mendorong Generasi Z untuk berefleksi kritis terhadap pola konsumsi informasi dan dapat menghindari menjadi partisipan dalam praktik penghakiman kolektif di ruang digital.

2026
👤 Penulis: Ayra Nazneen R. Simatupang
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Konten Media Sosial 🏷️ Perilaku Digital Generasi Z

PERANCANGAN ANIMASI EKSPERIMENTAL TENTANG PERAN ALGORITMA MEDIA SOSIAL DALAM FENOMENA WITCH HUNT DIGITAL SEBAGAI AWARENESS BAGI GENERASI Z

Sistem algoritma media sosial yang bekerja sebagai invisible gatekeepers cenderung memprioritaskan konten emosional demi keterlibatan (engagement) tinggi, yang kemudian memicu fenomena witch hunt digital atau penghakiman kolektif daring. Fenomena ini berdampak signifikan pada Generasi Z (usia 17–20 tahun) yang rentan mengalami distorsi persepsi akibat paparan konten repetitif dan minim konteks. Perancangan ini bertujuan untuk merancang animasi eksperimental sebagai media awareness mengenai peran algoritma dalam fenomena tersebut dengan menggunakan metode Double Diamond. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, kuesioner target audiens, serta wawancara ahli sosiologi dan animasi. Hasil perancangan berupa animasi eksperimental naratif berjudul World_ dengan gaya visual lineless dan narasi non-linear. Melalui metafora visual seperti elemen "The Eye", animasi ini menggambarkan proses amplifikasi emosi dan distorsi persepsi yang dibentuk oleh sistem. Animasi ini diharapkan dapat mendorong Generasi Z untuk berefleksi kritis terhadap pola konsumsi informasi dan dapat menghindari menjadi partisipan dalam praktik penghakiman kolektif di ruang digital.

2026
👤 Penulis: Ayra Nazneen R. Simatupang
🏷️ Algoritma Media Sosial 🏷️ Fenomena Witch Hunt Digital 🏷️ Generasi Z

PERANCANGAN KOMIK DIGITAL TENTANG DAMPAK SIRUP JAGUNG TINGGI FRUKTOSA (HFCS) PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN

Perkembangan industri pangan olahan menyebabkan meningkatnya berpemanis buatan, seperti Jagung Tinggi Fruktosa (High Fructose Corn Syrup). Harganya relatif murah dan terkandung di berbagai produk olahan. Anak pra-remaja memiliki kebebasan dalam memilih makanan, namun belum paham dengan dampak jangka panjang. Perancangan ini bertujuan untuk merancang komik digital tentang dampak konsumsi HFCS pada anak usia 10-12 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode perancangan Double Diamond. Pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara psikolog anak, dokter gizi, serta target sasaran. Hasil perancangan diharapkan dapat menjadi media edukasi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman anak tahun mengenai konsumsi HFCS

2026
👤 Penulis: Chantal Abigail
🏷️ Komik Digital 🏷️ Psikologi Anak

ANALISIS EKSPERIMENTAL PENGARUH TEMPERATUR TERHADAP PERILAKU VISKOSITAS DAN PERMEABILITAS PADA CHIP MIKROFLUIDA MENGGUNAKAN FLUIDA PEREKAHAN BERBASIS CMHPG DENGAN PENAMBAHAN ADITIF BREAKER

Temperature and fluid concentration are key factors influencing the performance of fracturing fluids, not only in terms of rheological properties but also in permeability changes caused by polymer residues remaining in porous media. This study utilizes a microfluidic model with a heterogeneous permeability chip to visualize fluid flow characteristics and residue distribution at the pore scale using CMHPG as the base fluid. Experimental results show that increasing temperature accelerates viscosity degradation, while higher polymer concentration improves fluid stability against early degradation. The addition of the breaker ammonium persulfate (APS) accelerates polymer chain scission, where the degradation effect becomes more significant at higher temperatures and lower polymer concentrations. A comparison between viscosity measurements from rheometer testing and microfluidic injection indicates the influence of pore-scale flow phenomena such as permeability heterogeneity, extensional flow, and permeability changes during injection due to polymer residue retention. The generated residue ranges from 73–81% and increases to 80–85% with breaker addition, indicating a potential formation damage effect. Furthermore, the interaction between temperature, concentration, and breaker also affects the initial viscosity behavior and the subsequent degradation process during injection. Overall, the microfluidic method demonstrates strong potential as a more effective and efficient experimental approach to represent fracturing fluid injection under reservoir-like conditions and to evaluate the relationship between viscosity degradation, residue formation, and permeability changes at the pore scale.

2026
👤 Penulis: Alexandra Suseno
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Permeabilitas 🏷️ Rheologis

STUDI NUMERIK OPTIMASI TOPOLOGI STRUKTUR DUA DIMENSI DAN TIGA DIMENSI BERBASIS METODE ELEMEN HINGGA SERTA PENERAPANNYA PADA STRUKTUR KAKI RODA PENDARAT

Penelitian ini membahas studi numerik optimasi topologi struktur dua dimensi dan tiga dimensi berbasis metode elemen hingga, serta penerapannya pada struktur roda pendarat utama pesawat ringan. Optimasi topologi digunakan untuk menentukan distribusi material yang efisien di dalam domain desain dengan tetap mengevaluasi kekakuan, tegangan, defleksi, dan kontinuitas jalur penyaluran beban. Kajian diawali dengan pemodelan struktur sederhana dua dimensi dan tiga dimensi untuk memahami pembentukan jalur penyaluran beban, pengaruh ukuran mesh, serta perbedaan karakter hasil optimasi akibat pemilihan fungsi objektif dan batasan. Metode penelitian dilakukan melalui analisis elemen hingga awal, uji konvergensi mesh, optimasi topologi berbasis densitas dengan pendekatan SIMP (Solid Isotropic Material with Penalization), rekonstruksi geometri, dan evaluasi pasca-optimasi. Dua formulasi dibandingkan, yaitu minimisasi energi regangan dengan batasan volume dan minimisasi volume dengan batasan tegangan. Formulasi pertama digunakan untuk memperoleh struktur dengan kekakuan global yang baik pada batas volume tertentu, sedangkan formulasi kedua digunakan sebagai pembanding untuk mengevaluasi sensitivitas hasil optimasi terhadap batasan tegangan. Kajian menunjukkan bahwa minimisasi energi regangan dengan batasan volume menghasilkan distribusi material yang lebih stabil dan mudah diinterpretasikan sebagai jalur beban. Sementara itu, minimisasi volume dengan batasan tegangan menunjukkan sensitivitas yang lebih tinggi terhadap mesh dan respons tegangan lokal. Pada model tiga dimensi, formulasi ini menghasilkan pengurangan material yang terlalu agresif sehingga material tersisa tidak membentuk geometri yang kontinu dan layak direkonstruksi. Pada struktur roda pendarat, hasil optimasi topologi tetap perlu direkonstruksi menjadi geometri realistis dan dievaluasi terhadap tegangan, defleksi, perubahan massa, serta kontinuitas jalur penyaluran beban pada kondisi pembebanan yang dikaji.

2026
👤 Penulis: Michelle Gabriella T. P. W.
🏷️ Optimasi Topologi Struktur 🏷️ Analisis Elemen Hingga 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Teknologi

PENERAPAN ILLUMINATING TEXTILE PADA BUSANA OUTDOOR MELALUI INTEGRASI REKAYASA TENUNFIBER OPTIC DAN BENANG POLIESTER

Peningkatan minat pada aktivitas luar ruangan memunculkan tantangan keselamatan terkait keterbatasan visibilitas di kondisi minim cahaya lingkungan. Solusi pencahayaan konvensional saat ini sering kali kurang praktis dan tidak terintegrasi dengan pakaian pengguna. Menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus pada perancangan busana luar ruangan yang mengintegrasikan teknologi illuminating textile sebagai sistem visibilitas aktif. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan purwarupa busana outdoor melalui teknik tenun (weaving) yang memadukan Polymer Optical Fiber (POF) dengan benang poliester sebagai benang dasar. Purwarupa ini dilengkapi sistem otomatisasi menggunakan sensor fotoresistor (LDR) yang dihubungkan pada rangkaian saklar analog untuk memancarkan cahaya secara efisien saat kondisi gelap, dengan tetap mempertahankan kenyamanan pengguna. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan eksperimental berbasis practice-based research. Data dikumpulkan melalui eksplorasi struktur anyaman menggunakan Tableloom, perancangan sirkuit perangkat keras, serta pengujian produk terhadap efektivitas iluminasi, fleksibilitas gerak, dan ketahanan air. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyisipan serat optik secara struktural melalui kriya tenun dan pemanfaatan sistem sirkuit analog murni yang tangguh. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan sandang fungsional kontemporer yang responsif dan protektif.

2026
👤 Penulis: Shiva Yulanteti
🏷️ Teknologi Optik 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan Busana 🏷️ Kecerdasan Buatan

SISTEM REKOMENDASI MATA KULIAH PILIHAN STRATA 1 INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG KURIKULUM 2024 MENGGUNAKAN CONTENT-BASED FILTERING

Fleksibilitas Kurikulum 2024 di Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan keleluasaan bagi mahasiswa dalam menentukan mata kuliah pilihan. Namun, mahasiswa sering mengalami kelebihan informasi saat menyusun Rencana Studi akibat tersebarnya data silabus akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem rekomendasi mata kuliah cerdas menggunakan pendekatan Content-Based Filtering. Sistem ini memanfaatkan ekstraksi data (web scraping) dari laman akademik SIX ITB untuk mengumpulkan data kurikulum. Metode Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) diimplementasikan untuk mengekstraksi dan membobotkan fitur tekstual dari silabus, sedangkan Cosine Similarity digunakan untuk mengukur kedekatan spasial antara minat pencarian (query) pengguna dengan dokumen representasi mata kuliah. Purwarupa sistem telah berhasil dibangun dan diintegrasikan dalam antarmuka aplikasi berbasis web yang juga memuat fungsionalitas integrasi jadwal kelas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma TF-IDF dan Cosine Similarity mampu memeringkat dan menyajikan rekomendasi mata kuliah (Top-N Recommendation) yang relevan secara semantik dengan kata kunci input, terlepas dari variasi panjang teks deskripsi. Pengujian User Acceptance Testing (UAT) menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat baik, mengonfirmasi bahwa sistem ini efektif dan efisien dalam membantu mahasiswa merencanakan pengambilan mata kuliah pilihan yang sesuai dengan minat akademik serta ketersediaan jadwal mereka.

2026
👤 Penulis: Tria Sania Oktavia
🏷️ Rekomendasi Sistem 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Akademik

PERANCANGAN BOARD GAME TEKNOLOGI ANTARIKSA BERBASIS DISEMINASI STEAM UNTUK MENINGKATKAN LITERASI TEKNOLOGI SISWA SMA GENERASI Z

Pesatnya perkembangan teknologi belum sepenuhnya diimbangi dengan peningkatan literasi teknologi pada generasi muda. Meskipun Generasi Z, khususnya siswa SMA, merupakan pengguna aktif teknologi digital, pemahaman mereka terhadap prinsip kerja, fungsi, serta implikasi teknologi secara konseptual masih terbatas, termasuk dalam bidang teknologi antariksa yang memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan modern. Perancangan ini bertujuan mengembangkan board game bertema teknologi antariksa berbasis diseminasi STEAM sebagai media pembelajaran alternatif untuk meningkatkan literasi teknologi siswa SMA Generasi Z. Metode perancangan meliputi studi literatur, observasi, wawancara dengan ahli teknologi antariksa, praktisi board game, dan siswa SMA, serta proses perancangan dan playtesting. Board game dirancang dengan menggabungkan mekanik worker placement, technology development, spacecraft development, dan mission progression yang mengadaptasi konsep sistem wahana antariksa serta fenomena Kessler Syndrome sebagai representasi pentingnya keberlanjutan aktivitas antariksa. Hasil perancangan menunjukkan bahwa konsep dan peran strategis teknologi antariksa dapat disampaikan melalui pendekatan subliminal education dan experiential learning, sehingga pemain memperoleh pemahaman mengenai pengembangan teknologi, pembangunan wahana antariksa, serta dampak space debris melalui pengalaman bermain yang interaktif. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi media diseminasi STEAM yang menarik sekaligus meningkatkan literasi teknologi dan kesadaran siswa terhadap pentingnya keberlanjutan eksplorasi antariksa.

2026
👤 Penulis: Hana Kaori Salsabila
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

VALUASI INVESTASI BATTERY ENERGY STORAGE SYSTEM DENGAN MEMPERTIMBANGKAN FLEKSIBILITAS STRATEGIS: BUKTI DARI PENDEKATAN REAL OPTIONS PADA SISTEM KELISTRIKAN SUMATRA, INDONESIA

Battery Energy Storage System (BESS) semakin penting dalam mendukung integrasi energi terbarukan, pengelolaan beban puncak, keandalan pasokan, dan fleksibilitas sistem tenaga listrik di Indonesia. Namun, nilai investasinya masih sulit diukur karena berbagai manfaat penyimpanan energi belum sepenuhnya dikonversi menjadi aliran pendapatan yang eksplisit dan bankable dalam sektor ketenagalistrikan yang teregulasi. Isu ini relevan di Aceh, yang berada di ujung sistem tenaga listrik Sumatra dan menghadapi karakteristik saluran transmisi yang panjang, jaringan radial, serta kendala keandalan. Meskipun BESS dapat mendukung pergeseran energi, penghematan biaya pembangkitan pada periode beban puncak, potensi layanan ancillary, dan peningkatan ketahanan sistem, pendekatan Discounted Cash Flow (DCF) konvensional dapat menurunkan nilai strategis proyek apabila ketidakpastian dan fleksibilitas manajerial tidak diperhitungkan. Tesis ini mengevaluasi kelayakan ekonomi dan nilai investasi strategis dari proyek BESS berkapasitas 50 MW di Aceh dengan membandingkan skenario durasi penyimpanan 2 jam, 4 jam, dan 6 jam. Penelitian ini menilai bagaimana durasi penyimpanan, CAPEX, WACC, penghematan biaya pembangkitan, degradasi baterai, dukungan kebijakan, dan fleksibilitas manajerial memengaruhi keputusan investasi. Penelitian ini juga menguji apakah Expanded Net Present Value (ENPV) dapat menjadi indikator strategis yang lebih kuat dibandingkan static Net Present Value (NPV) untuk investasi penyimpanan energi yang padat modal dan berada dalam kondisi ketidakpastian. Kerangka penelitian ini dibangun dari literatur DCF, Monte Carlo simulation (MCS), real options valuation (ROV), dan ENPV, serta memperluas penerapannya pada BESS skala utilitas dalam konteks sistem ketenagalistrikan Indonesia yang teregulasi. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kuantitatif dengan proses valuasi yang saling berkesinambungan. Analisis dimulai dari definisi kasus dan perencanaan skenario, kemudian dilanjutkan dengan valuasi DCF statis, analisis sensitivitas, MCS, pemetaan input ROV, valuasi opsi berbasis binomial lattice, perhitungan ENPV, perbandingan skenario, pengujian robustness, dan rekomendasi investasi. DCF digunakan untuk mengestimasi static NPV, Internal Rate of Return (IRR), Benefit-Cost Ratio (BCR), dan Levelized Energy Generation Cost (LEGC). Analisis sensitivitas mengidentifikasi faktor utama pembentuk nilai, MCS mengestimasi risiko investasi secara probabilistik, dan ROV mengevaluasi defer option, expand option, dan staged investment option. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh skenario belum layak secara finansial berdasarkan asumsi dasar DCF statis, meskipun kinerja membaik seiring peningkatan durasi penyimpanan. BESS 6 jam memberikan hasil statis terbaik, dengan Static NPV sebesar -Rp 174,78 miliar, IRR sebesar 5,98%, BCR sebesar 0,91, dan LEGC sebesar 15,33 cUSD/kWh. Analisis sensitivitas menegaskan bahwa CAPEX, WACC, penghematan biaya pembangkitan, degradasi baterai, dan dukungan kebijakan merupakan faktor utama yang memengaruhi kelayakan. MCS memperkuat preferensi terhadap BESS 6 jam, dengan mean NPV sebesar -Rp 146,07 miliar, P90 NPV sebesar Rp 223,10 miliar, dan probabilitas NPV positif sebesar 30,63%. ROV mengubah interpretasi investasi dengan menunjukkan bahwa fleksibilitas manajerial menciptakan nilai strategis. Defer option menghasilkan real option value tertinggi pada seluruh durasi, dan skenario BESS 6 jam dengan defer option menghasilkan ENPV tertinggi sebesar Rp 144,74 miliar. Alternatif terbaik berikutnya adalah BESS 6 jam dengan staged investment option yang menghasilkan ENPV sebesar Rp 76,51 miliar, sedangkan BESS 4 jam hanya menjadi positif melalui defer option dengan ENPV sebesar Rp 13,11 miliar. Expand option tetap lebih lemah karena nilai keekonomian proyek pada kondisi statis belum cukup kuat untuk memberikan nilai ekspansi tambahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan BESS secara langsung dan tanpa pertimbangan di Aceh belum dapat dibenarkan secara ekonomi. Namun, BESS 6 jam dengan strategi defer-to-invest merupakan opsi yang paling dapat dipertanggungjawabkan secara ekonomi karena memberikan kombinasi terkuat antara kinerja DCF statis, potensi kenaikan nilai dalam kondisi ketidakpastian, real option value, ENPV, dan robustness. Secara ilmiah, tesis ini berkontribusi melalui kerangka terintegrasi DCF, analisis sensitivitas, MCS, ROV, dan ENPV untuk valuasi BESS skala utilitas di bawah ketidakpastian. Secara praktis, penelitian ini mendukung utilitas dan pembuat kebijakan dalam menyelaraskan waktu investasi BESS dengan pertimbangan nilai fleksibilitas yang lebih jelas, monetisasi layanan ancillary yang lebih baik, dan biaya modal yang lebih rendah.

2026
👤 Penulis: Ammar Syahid Rabbani
🏷️ Energi Terbarukan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Keuangan Strategis

PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL UNTUK MEMPERKENALKAN INSTRUMEN INVESTASI REKSA DANA BAGI PEREMPUAN USIA 18–25 TAHUN DI INDONESIA

Meskipun tingkat literasi keuangan perempuan Indonesia mencapai 66,75% (lebih tinggi dari laki-laki), partisipasi mereka dalam pasar modal masih rendah, yakni hanya 37% dari total investor pada tahun 2025. Fenomena ini sangat terlihat pada perempuan Generasi Z usia 18-25 tahun (mahasiswa dan first-jobber) yang cenderung memiliki profil risiko konservatif, hambatan psikologis berupa rasa takut akan kerugian, serta kebiasaan konsumtif berbasis self-reward atau stress-buying. Penelitian ini bertujuan untuk merancang konsep, strategi komunikasi, dan visual kampanye sosial yang efektif guna meningkatkan partisipasi investasi reksa dana pada kelompok tersebut. Metode perancangan yang digunakan adalah Design Thinking (Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test). Data dikumpulkan melalui studi literatur, kuesioner terhadap 45 responden, serta wawancara mendalam dengan ahli teknologi finansial, praktisi investasi, khalayak sasaran, dan ahli kreatif. Strategi komunikasi yang diterapkan dirumuskan melalui pendekatan High Involvement/Informational dengan sentuhan pesona Transformational yang diintegrasikan ke dalam model alur perilaku konsumen AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share). Perancangan ini menghasilkan sebuah kampanye sosial terintegrasi dengan gagasan utama "Your Financial Sister" (Your FinSis), sebuah perwujudan figur "kakak perempuan" yang membimbing audiens secara empatik dan peer-to-peer. Kampanye ini dieksekusi melalui integrasi media daring (Instagram, TikTok, WhatsApp, microsite) dan media luring berupa aktivasi experience-based marketing (instalasi penentu profil risiko, kustomisasi struk, stiker lantai) lewat kolaborasi strategis antara platform investasi Bibit dan gerai kecantikan Sociolla. Dengan gaya visual yang feminin, modern, dan sentuhan kontemporer budaya Indonesia, kampanye ini diharapkan dapat membangun rasa aman dan mengubah perilaku konsumtif menjadi kebiasaan investasi produktif yang berkelanjutan.

2026
👤 Penulis: Salma Nur Faizah
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

PEMODELAN DINAMIKA PERILAKU MANUSIA SAAT BENCANA

Situasi bencana sering kali memicu kepanikan di masyarakat yang berdampak pada terhambatnya proses evakuasi dan bertambahnya jumlah korban. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dinamika perilaku manusia saat menghadapi bencana menggunakan pendekatan sistem dinamik berbasis persamaan diferensial biasa. Model yang dibangun mengklasifikasikan populasi ke dalam beberapa kompartemen perilaku untuk menggambarkan mekanisme transisi individu, mulai dari kondisi waspada hingga panik. Analisis matematis dilakukan untuk menentukan titik kesetimbangan serta kestabilan sistem, diikuti dengan analisis sensitivitas untuk mengidentifikasi parameter dominan yang memengaruhi perubahan perilaku sistem. Lebih lanjut, diterapkan teori kontrol optimal dengan melibatkan dua variabel intervensi, yaitu edukasi dan intervensi petugas di lokasi kejadian, untuk meminimalkan lonjakan populasi panik serta menekan jumlah korban jiwa dan biaya intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi kontrol optimal terbukti efektif dalam mengurangi eskalasi perilaku panik secara signifikan dibandingkan dengan kondisi tanpa intervensi.

2026
👤 Penulis: Shafira Maritza
🏷️ Sistem Dinamik 🏷️ Manajemen Risiko Bencana 🏷️ Optimisasi Intervensi

USULAN KERANGKA PENGUKURAN RISIKO ARUS KAS KOMPENSASI BBM Z DENGAN INTEGRASI VAR, MONTE CARLO, DAN CASH FLOW AT RISK BERBASIS EKSPOSUR PADA DEPARTEMEN Y DI PT X

PT X menanggung risiko arus kas dari kesenjangan antara Harga Ekonomis (HE) dan Harga Jual Eceran (HJE) BBM Z yang diatur Peraturan Menteri ESDM No. 20 Tahun 2021. Segmen BBM Z mencatat kerugian bersih pada 20 dari 24 bulan periode 2024–2025, dengan keterlambatan pembayaran kompensasi meningkat dari rata-rata 4,8 bulan pada 2024 menjadi 7,1 bulan pada 2025. Risiko ini masih diakui secara kualitatif melalui klasifikasi skenario dalam register risiko, tanpa ukuran probabilistik atas besarannya. Penelitian ini bertujuan merancang kerangka pengukuran risiko arus kas kompensasi BBM Z yang mengintegrasikan Vector Autoregression (VAR), simulasi Monte Carlo, dan Cash Flow at Risk (CFaR) berbasis eksposur untuk mengukur ketidakpastian gabungan atas besaran dan waktu penerimaan piutang kompensasi. Penelitian dilaksanakan mengikuti kerangka CRISP-DM dengan Exposure-Based CfaR sebagai acuan metodologis utama. Tahapan pelaksanaan mencakup estimasi VAR(2) atas tiga variabel makroekonomi pembentuk formula HE (harga Brent, kurs IDR/USD, inflasi tahunan), simulasi Monte Carlo distribusi Student-t (N=10.000 lintasan, cakrawala 24 bulan), pemodelan eksposur struktural HE-HJE, rekonstruksi arus kas melalui distribusi payment lag empiris, serta kalkulasi CFaR pada berbagai tingkat kepercayaan. Parameter biaya non-MOPS terkalibrasi (? = Rp464/liter) diverifikasi melalui historical replay terhadap akrual aktual 2024 sebesar Rp41,28 triliun. Model VAR(2) yang dihasilkan stabil (AIC = -23,86). Simulasi menghasilkan CFaR total kumulatif rata-rata Rp145,57 triliun (P5 Rp27,97 triliun; P95 Rp358,78 triliun) dengan eksposur CFaR 95% dasar sebesar Rp179,42 triliun. Dekomposisi risiko menunjukkan harga Brent dan kurs IDR/USD menyumbang 60–78% variasi gap kompensasi, sementara komponen kalibrasi hanya berkontribusi sekitar 3%, menunjukkan PT X tidak dapat memitigasi besaran gap dan perlu mengarahkan mitigasi pada manajemen waktu dan likuiditas. Kerangka ini menyediakan dasar kuantitatif bagi Departemen Y untuk memantau eksposur secara berkala, serta bagi Direksi dalam pengambilan keputusan likuiditas dan negosiasi linimasa pembayaran kompensasi dengan Pemerintah RI.

2026
👤 Penulis: Dikasatria Ramadhani
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Risiko
Halaman 29 dari 6754
💬