📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 101,300 dokumen

OPTIMASI  KONDISI HIDROLISIS ENZIMATIK SUBSTRAT C-FIKOSIANIN DARI EKSTRAK  SPIRULINA PLATENSIS  UNTUK PRODUKSI PEPTIDA ANTIOKSIDAN

C-Fikosianin (C-PC) merupakan pigmen fikobiliprotein utama dari Spirulina platensis yang memiliki aktivitas antioksidan. Peningkatan aktivitas antioksidan umumnya dalam bentuk peptida bioaktif yang dihasilkan dari proses hidrolisis enzimatis C-PC yang optimum. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi kondisi hidrolisis enzimatis C-PC untuk menghasilkan peptida dengan potensi antioksidan tinggi. C-PC diekstraksi dari biomassa Spirulina platensis, dimurnikan menggunakan metode Aqueous Two-Phase System (ATPS) dan dialisis, kemudian dikarakterisasi menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan metode BCA. Optimasi hidrolisis dilakukan menggunakan enzim papain, alkaline protease, dan tripsin dengan variasi rasio enzim terhadap substrat (E/S) 5, 7, dan 10 U/mg serta waktu hidrolisis 1–5 jam. Derajat hidrolisis (DH) ditentukan dengan metode LowryHartree, aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH, dan hidrolisat optimum dikarakterisasi dengan SDS-PAGE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis enzim, rasio E/S, dan waktu hidrolisis memengaruhi nilai DH secara signifikan (p-value<0,05). Hasil DH tertinggi setiap enzim, yaitu hidrolisat tripsin pada rasio E/S 5 U/mg selama 5 jam dengan nilai DH tertinggi sebesar 45,69%, kemudian diikuti hidrolisat hasil papain pada rasio E/S 5 U/mg selama 5 jam pula sebesar 34,97%, dan hidrolisat alkaline protease pada rasio E/S 5 U/mg selama 5 jam dengan nilai DH sebesar 20,20%. Uji aktivitas antioksidan DPPH dilakukan pada 3 kandidat DH tertinggi untuk setiap enzim sebagai bahan evaluasi bioaktivitas hidrolisat. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa hidrolisat papain pada rasio E/S 5 U/mg selama 2 jam menghasilkan aktivitas antioksidan tertinggi, yaitu 44,69%. Sementara aktivitas hidrolisat terendah diperoleh menggunakan hidrolisat tripsin pada rasio 5U/mg selama 5 jam. Hasil penelitian kondisi optimum berdasarkan parameter derajat hidrolisis diperoleh menggunakan enzim tripsin pada rasio E/S 5 U/mg selama 5 jam dengan nilai DH sebesar 45,69%, sedangkan aktivitas antioksidan hidrolisat tidak menunjukkan hubungan yang berbanding lurus dengan nilai DH.

2026
👤 Penulis: Naurah Shafarasty Lubis
🏷️ Hidrologi 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INTENSI PEMBELIAN TERHADAP FITUR GRUP ORDER DI APLIKASI PENGANTARAN MAKANAN ONLINE DI INDONESIA

Aplikasi Pengantaran Makanan Online di Indonesia menunjukkan peningkatan trend di beberapa tahun terakhir. Untuk membuat aplikasi ini semakin menarik, aplikasi Pengantaran Makanan Online meluncurkan fitur Grup Order yang membuat pengguna bisa melakukan pemesanan secara bersama dengan lebih mudah. Fitur Grup Order membantu dalam mengatasi permasalahan konsumen saat memesan makanan secara bersamaan seperti proses pemesanan yang rumit, pembagian tagihan, dan pelacakan order. Keuntungan dari fitur Grup Order membuatnya dikenal di lingkungan kerja dan komunitas. Fitur ini menjadi salah satu tren yang meningkatkan penggunaan aplikasi Pengantaran Makanan Online. Studi sebelumnya umumnya meneliti aplikasi Pengantaran Makanan Online saja dan studi terbaru mulai membahas fitur Grup Order. Pada penelitian ini akan membahas pengaruh sosial, promosi, perilaku konsumen, dan intensi pembelian terhadap fitur Grup Order di Indonesia. Dari variabel yang dianalisis di fitur Grup Order, penelitian ini mengembangkan 7 hipotesa. Setiap hipotesis akan mengetes hubungan antar variabel dan mediasi. Dengan menganalisa variabel ini, tujuan utama dari riset ini adalah memformulasikan solusi marketing yang efektif yang dapat meningkatkan intensi pembelian berdasarkan variabel yang memiliki hubungan terkuat dan efek terbesar. Riset ini dilakukan secara kualitatif untuk riset awal validasi isu bisnis dan secara kuantitatif dengan online kuisioner dengan 239 responden. Data dianalisa menggunakan analisa deskriptif, PLS-SEM, tes hipotesa, dan analisa mediasi. Penelitian ini menunjukan bahwa perilaku konsumen memiliki hubungan terkuat dan efek terbesar dengan intensi pembelian di Grup Order. Aplikasi Pengantaran Makanan Online harus memprioritaskan membangun perilaku konsumen positif untuk mendapatkan pengaruh peningkatan lebih besar terhadap intensi pembelian. Pengaruh sosial memiliki hubungan positif dengan perilaku konsumen dan intensi pembelian. Promosi memiliki hubungan positif terhadap perilaku konsumen dan intensi pembelian. Tetapi, promosi perlu untuk mengutamakan membangun perilaku konsumen daripada langsung intensi pembelian karena efek size pada promosi bekerja melalui perilaku konsumen dan hampir tidak meiliki pengaruh pada pada intensi pembelian. Penelitian ini membantu dalam mengisi kesenjangan riset dari fitur Grup Order sebagai salah satu sumber pertumbuhan menjanjikan dari aplikasi Pengantaran Makanan Online yang belum pernah ditelusuri. Riset ini menyertakan solusi bisnis untuk meningkatkan intensi pembelian di Grup Order berdasarkan temuan dari riset ini.

2026
👤 Penulis: Stella Kurniawan
🏷️ Intensitas Pembelian 🏷️ Perilaku Konsumen 🏷️ Promosi

PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI MENGENAI PERKEMBANGAN PENGGUNAAN KEBAYA UNTUK GENERASI Z DI INDONESIA

Kebaya merupakan busana nasional Indonesia yang berfungsi sebagai cultural display sekaligus identitas kolektif bangsa. Seiring dengan arus globalisasi dan modernisasi, kebaya mengalami transformasi visual serta fungsional, dari pakaian pakem menjadi busana kontemporer yang dinamis. Fenomena saat ini menunjukkan adanya peningkatan tren penggunaan kebaya di kalangan Generasi Z yang dipicu oleh pengaruh media sosial dan figur publik. Namun, tren tersebut tidak dibarengi dengan pengetahuan yang memadai mengenai sejarah dan aturan pemakaiannya (pakem). Kurangnya media informasi yang representatif dan sesuai dengan preferensi visual generasi muda menjadi hambatan dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan ini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media edukasi mengenai perkembangan kebaya yang mampu menghubungkan nilai tradisional dengan gaya kontemporer. Metode penelitian yang digunakan meliputi kajian literatur dan wawancara untuk memahami persepsi serta kebutuhan target audiens. Hasil perancangan berupa buku ilustrasi. Pemilihan media ini didasarkan pada karakteristik Generasi Z yang memiliki literasi visual tinggi. Buku ini diharapkan dapat menjadi media yang menarik sekaligus informatif bagi Generasi Z untuk memahami akar budaya kebaya serta transformasinya di masa kini.

2026
👤 Penulis: Dzihni Nabila
🏷️ Kebudayaan Indonesia 🏷️ Perkembangan Busana Modern 🏷️ Media Edukatif

ANALISIS PERILAKU DEFORMASI JANGKA PANJANG DAN STABILITAS TIMBUNAN RINGAN EXPANDED POLYSTYRENE (EPS) GEOFOAM DI ATAS TANAH LUNAK (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL IKN SEKSI 3A-2: SEGMEN KARANGJOANG - KKT KARIANGAU)

Keberadaan lapisan tanah lunak pada koridor Jalan Tol Ibu Kota Nusantara Seksi 3A-2, Segmen Karangjoang–KKT Kariangau, menimbulkan risiko penurunan jangka panjang dan keterbatasan stabilitas timbunan. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas penggunaan Expanded Polystyrene (EPS) Geofoam yang dikombinasikan dengan replacement setebal 2 m dalam mengendalikan deformasi, meningkatkan stabilitas global, serta merespons potensi hydrostatic uplift. Analisis dilakukan menggunakan metode elemen hingga pada Plaxis 2D dengan pendekatan plane strain. Stratigrafi dan parameter tanah ditetapkan berdasarkan data borlog DB-24, sondir S-11, hasil pengujian laboratorium, dan korelasi geoteknik yang relevan. Lima konfigurasi dianalisis, yaitu timbunan tanah konvensional, timbunan dengan replacement 2 m, serta timbunan EPS 22, EPS 29, dan EPS 39 yang masing-masing dikombinasikan dengan replacement 2 m. Pemodelan mempertimbangkan tahapan konstruksi, beban lalu lintas statis ekuivalen sebesar 15 kN/m², muka air tanah pada elevasi -0,2 m, dan periode konsolidasi hingga 15 tahun. Stabilitas global dihitung menggunakan metode strength reduction, sedangkan evaluasi deformasi mencakup penurunan seketika dan penurunan konsolidasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa timbunan konvensional menghasilkan penurunan total 15 tahun sebesar 553,92 mm dengan faktor keamanan akhir konstruksi sebesar 1,250. Penerapan replacement 2 m menurunkan penurunan menjadi 342,72 mm dan meningkatkan faktor keamanan menjadi 1,777. Penggunaan Expanded Polystyrene (EPS) Geofoam memberikan perbaikan yang lebih signifikan. Penurunan total pada konfigurasi EPS 22, EPS 29, dan EPS 39 masing-masing sebesar 104,18 mm, 104,67 mm, dan 116,81 mm, dengan faktor keamanan masing-masing sebesar 2,074, 2,098, dan 2,140. EPS 22 menghasilkan penurunan terkecil, sedangkan EPS 39 menghasilkan faktor keamanan tertinggi. Dibandingkan timbunan konvensional, penggunaan Expanded Polystyrene (EPS) Geofoam menurunkan deformasi sekitar 78,9 - 81,2%. Perbedaan faktor keamanan antarkelas EPS relatif kecil, yang menunjukkan bahwa stabilitas global lebih dikendalikan oleh reduksi berat timbunan dan kondisi tanah dasar daripada peningkatan densitas EPS semata. Analisis terhadap waktu juga menunjukkan bahwa perkembangan faktor keamanan tidak selalu linear karena dipengaruhi oleh pembentukan dan disipasi tekanan air pori serta redistribusi tegangan efektif. Pada muka air tanah -0,2 m, hasil pemodelan tidak mengindikasikan uplift atau flotation sebagai mekanisme kegagalan pengendali. Secara keseluruhan, kombinasi Expanded Polystyrene (EPS) Geofoam dan replacement 2 m efektif untuk mengurangi penurunan jangka panjang dan meningkatkan stabilitas timbunan di atas tanah lunak. Pemilihan kelas EPS perlu mempertimbangkan sasaran desain, yaitu pengendalian deformasi, kapasitas tekan, dan cadangan stabilitas yang dibutuhkan.

2026
👤 Penulis: Budi Antono
🏷️ Deformasi Tanah Lunak 🏷️ Stabilitas Timbunan 🏷️ Expanded Polystyrene (Eps) Geofoam

STRATEGI PEMULIHAN BISNIS MELALUI PEMISAHAN ASET UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA (STUDI KASUS: PT SEMEN INDONESIA BETON, INDONESIA)

PT SIB, anak perusahaan SIG yang bergerak di industri beton siap pakai (RMX), mengalami laba operasi negatif yang konsisten akibat tingginya biaya tetap dari kepemilikan armada truck mixer (TM). Tingkat utilisasi armada yang rendah secara persisten menciptakan struktur high operating leverage yang sangat rentan terhadap volatilitas demand pada pasar RMX yang berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kepemilikan armada TM terhadap efisiensi biaya, merancang strategy aset pemisahan kepada PT SIB Logistik (entitas anak Perusahaan logistik baru), dan mengevaluasi penciptaan nilai bagi entitas penerima. Pendekatan metode campuran diterapkan dengan analisis kuantitatif untuk RQ1 dan RQ3, serta kualitatif berbasis desain kasus untuk RQ2 yang divalidasi melalui wawancara semi terstruktur dengan empat narasumber internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemisahan aset berhasil mentransformasi struktur biaya SIB dengan menurunkan biaya tetap, memulihkan laba operasi ke posisi positif (pemulihan bisnis), volume titik impas turun, dan Risiko volatilitas margin berkurang dengan ditandai koefisien margin erosion yang menurun. Bagi SIB logistic, pemisahan aset menghasilkan penciptaan nilai sejati melalui pendapatan tambahan dan peningkatan utilisasi, dengan laba operasi positif. Strategi kelayakan divalidasi oleh keempat narasumber yang mengonfirmasi kapabilitas operasional, realisme desain SLA, dan alokasi risiko berdasar kapabilitas kontrol. Penelitian ini berkontribusi dengan mengusulkan kerangka kerja restrukturisasi terapan untuk konversi biaya tetap menjadi biaya variable melalui pemisahan aset.

2026
👤 Penulis: Faarisal Haq
🏷️ Reformulasi Bisnis 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Efisiensi Biaya

SINTESIS DAN KARAKTERISASI POLIMER BERCETAKAN MOLEKUL (MIP) TERMODIFIKASI HKUST-1 (CU3(BTC)2) UNTUK ADSORPSI SENYAWA ANTIDEPRESAN AMITRIPTILIN

Amitriptilin (AMT) merupakan obat antidepresan yang banyak digunakan secara global dan telah terdeteksi mencemari perairan, sehingga menimbulkan efek ekotoksik pada organisme akuatik. Adsorpsi menggunakan Metal-Organic Framework (MOF) menjadi salah satu metode yang efektif untuk mengatasi kontaminan tersebut karena luas permukaannya yang tinggi dan biaya operasional yang relatif rendah. Pada penelitian ini, dilakukan sintesis dan karakterisasi polimer bercetakan molekul (MIP) yang dimodifikasi dengan HKUST-1 untuk meningkatkan selektivitas adsorpsi terhadap AMT. Sintesis MIP dan polimer tidak bercetakan molekul (NIP) yang masing-masing termodifikasi HKUST-1, dilakukan dengan variasi komposisi 5, 10, dan 20%, menggunakan asam metakrilat sebagai monomer fungsional dan AMT sebagai templat, dilanjutkan dengan pencucian templat untuk menghasilkan situs pengenalan spesifik terhadap AMT. Karakterisasi FTIR, XRD, SEM-EDS, dan Adsorspi- desorpsi nitrogen menunjukkan keberhasilan sintesis serta struktur HKUST-1 yang tidak terdegradasi setelah polimerisasi. MIP-HKUST-1 5% memiliki luas permukaan sebesar 851,323 m2.g?1 serta memiliki kinerja, selektivitas, dan kapasitas adsorpsi terbaik dibandingkan variasi lainnya maupun NIP-HKUST-1 5%. Kondisi optimum adsorpsi diperoleh pada pH 6,5, massa adsorben 15 mg, dan waktu kontak 45 menit, dengan kapasitas adsorpsi maksimum sebesar 126,764 mg.g?1. Studi kinetika mengikuti model orde satu semu, sedangkan studi isoterm sesuai model Langmuir. Proses adsorpsi berlangsung spontan dan eksotermik, disertai peningkatan entropi sistem. Uji selektivitas terhadap nortriptilin sebagai senyawa pengganggu menunjukkan afinitas dan selektivitas MIP-HKUST-1 5% yang tinggi terhadap AMT.

2026
👤 Penulis: Yesandra Diva Giffthia
🏷️ Polimer Bercetakan Mof 🏷️ Adsorpsi Senyawa Antidepresan 🏷️ Hkust-1 Sebagai Modifikator

PERANCANGAN BUKU SERIAL MULTISENSORI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA ISYARAT INDONESIA (BISINDO) BAGI ANAK TUNARUNGU BERBASIS OBJEK KONTEKSTUAL LINGKUNGAN SEKITAR

Tingginya angka gangguan pendengaran di Indonesia serta fakta bahwa sebagian besar anak tunarungu lahir dari orang tua dengar berdampak pada keterbatasan pemerolehan bahasa sejak usia dini. Selain itu, ketersediaan media pembelajaran bahasa isyarat yang sistematis, interaktif, dan berjenjang masih terbatas, sehingga proses pemerolehan bahasa anak tunarungu belum optimal. Penelitian ini bertujuan merancang buku serial multisensori sebagai media pembelajaran kosakata BISINDO berbasis objek kontekstual di lingkungan sekitar anak. Perancangan difokuskan pada penyediaan media yang sesuai dengan tahapan perkembangan bahasa anak tunarungu usia dini melalui pendekatan multisensori visual, kinestetik, taktil, serta dukungan auditori melalui pendamping. Metode perancangan yang digunakan adalah Double Diamond yang meliputi tahap discover, define, develop, dan deliver. Hasil perancangan berupa buku serial multisensori yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan anak dalam proses pembelajaran bahasa isyarat secara bertahap dan kontekstual. Dengan demikian, perancangan ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran inklusif yang mendukung pemerolehan bahasa isyarat BISINDO sejak usia dini.

2026
👤 Penulis: Hariani Hakiki Wijaya
🏷️ Multisensori 🏷️ Pembelajaran Bahasa Isyarat 🏷️ Tahapan Perkembangan Anak Tunarungu

STUDI PENGARUH ROTASI LUBANG HITAM TERHADAP PERGERAKAN BENDA SEKITARNYA: KASUS LUBANG HITAM SAGITARIUS A* MELALUI ANALISIS BINTANG S.

Lubang hitam Kerr merupakan solusi persamaan medan Einstein untuk benda bermassa yang berotasi, dan menjadi model yang lebih realistis dibandingkan lubang hitam Schwarzschild dalam mendeskripsikan objek astrofisika seperti Sagitarius A* (Sgr A*), lubang hitam supermasif di pusat Galaksi Bimasakti. Penelitian ini mengkaji pengaruh rotasi lubang hitam terhadap kelengkungan ruangwaktu, struktur fisis lubang hitam Kerr, serta dampaknya terhadap presesi apsidal ekuatorial orbit bintang S (S2, S38, dan S55) yang mengorbit Sgr A*. Kajian dilakukan secara analitik melalui penurunan metrik Kerr dalam koordinat Boyer-Lindquist dan secara numerik menggunakan metode integrasi terhadap persamaan geodesik di bidang ekuatorial, dengan parameter rotasi divariasikan dari a = 0 (kasus Schwarzschild) hingga a = 1M (kasus rotasi maksimum). Hasil analitik menunjukkan bahwa rotasi lubang hitam menghadirkan suku silang gt? ?= 0 pada metrik, yang mencerminkan efek frame-dragging dan membedakan geometri Kerr secara mendasar dari geometri Schwarzschild. Secara struktural, lubang hitam Kerr memiliki beberapa perbedaan dibandingkan dengan lubang hitam Schwarzschild: yaitu perbedaan bentuk singularitas, terdiri dari dua event horizon, dan memiliki lapisan ergosfer yang tidak ditemukan pada kasus Schwarzschild. Hasil numerik menunjukkan bahwa pengaruh rotasi terhadap presesi apsidal ekuatorial orbit bintang S bervariasi bergantung pada parameter orbital masing-masing bintang. Presesi orbit S2 berkurang dari 11, 927? per orbit pada a = 0 menjadi 11, 789? per orbit pada a = 1M, sedangkan S55 berkurang dari 6, 701? per orbit menjadi 6, 563? per orbit. Sementara itu, presesi S38 tidak menunjukkan perubahan yang terdeteksi pada ketelitian orde menit busur, yakni tetap pada 7, 114? per orbit. Selain itu, ditemukan bahwa metrik Schwarzschild merupakan aproksimasi yang valid selama jarak periapsis orbit memenuhi rpe ? 2848M pada eksentrisitas ? = 0, 7.

2026
👤 Penulis: Syauqi Nawawi
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

PERANCANGAN PERENCANAAN KEBUTUHAN PEGAWAI DSDM, DKST, DITMAWA, DAN BIRO ADUM ITB BERDASARKAN ANALISIS BEBAN KERJA DENGAN METODE WORK SAMPLING

Tenaga kependidikan dan dosen adalah komponen yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan kependidikan dan menghasilkan mutu lulusan perguruan tinggi yang baik. Maka dari itu, perencanaan pegawai di ITB merupakan hal penting, salah satunya di Unit Kerja Pendukung (UKP). Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) mengalami kesulitan untuk menentukan kebutuhan pegawai karena belum memiliki kebijakan perencanaan pegawai. Kebijakan perencanaan pegawai perlu mempertimbangkan banyak faktor, salah satunya adalah beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja sehingga dapat memetakan usulan perencanaan kebutuhan pegawai di Direktorat Sumber Daya Manusia, Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi, Direktorat Kemahasiswaan, dan Biro Administrasi Umum ITB. Keempat direktorat tersebut terpilih karena perbedaan karakteristik pekerjaan dan tantangan yang dihadapi. Penelitian menggunakan metode pengukuran waktu kerja langsung (direct time study) melalui work sampling yang divalidasi dengan pencatatan aktivitas melalui logbook dan Focus Group Discussion (FGD). Pengamatan dilakukan secara acak selama jam kerja operasional untuk memperoleh proporsi aktivitas produktif dan nonproduktif. Data hasil pengamatan kemudian diuji keseragamannya dan disesuaikan menggunakan faktor performance rating, allowance, indeks lembur, serta fluktuasi beban kerja tahunan. Selanjutnya, kebutuhan pegawai dihitung berdasarkan beban kerja pada masing-masing seksi maupun subdirektorat. Identifikasi beban kerja dilakukan pada 24 seksi atau subdirektorat yang tersebar di 4 UKP. Sebanyak 18 seksi atau subdirektorat memiliki beban kerja (BK) normal, 5 seksi atau subdirektorat memiliki beban kerja underload, dan 1 seksi atau subdirektorat memiliki beban kerja overload. Penelitian ini menghasilkan 8 seksi atau subdirektorat dengan skenario tidak lembur (0,9 < BK ? 1) dan 6 seksi atau subdirektorat dengan skenario lembur (1 < BK ? 1,26). Sebanyak 14 seksi atau subdirektorat tersebut tidak memiliki skenario yang mendominasi antara skenario tanpa lembur dan lembur. Sebanyak 10 seksi atau subdirektorat menghasilkan skenario tidak lembur atau lembur. Usulan kebutuhan pegawai yang dirancang mempertimbangkan target beban kerja dan kondisi operasional organisasi. Penelitian ini juga mengusulkan redistribusi pekerjaan, penerapan cross functioning pada periode sibuk, serta pemanfaatan teknologi sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sumber daya manusia.

2026
👤 Penulis: Diana Santi
🏷️ Kebijakan Perencanaan Pegawai 🏷️ Analisis Beban Kerja 🏷️ Manajemen Sumber Daya Manusia

SINTESIS POLI((3-(DIMETOKSI(METIL)SILIL)PROPIL METAKRILAT)-KO- DIVINILBENZENA) TERMODIFIKASI DIMETILDIMETOKSISILAN DAN POTENSINYA SEBAGAI FASE DIAM KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI

Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) merupakan teknik analisis yang dapat memisahkan campuran analit berdasarkan afinitas, ukuran, dan interaksi elektrostatis. Performa KCKT sangat bergantung pada material fase diam di dalam kolom yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis material fase diam KCKT menggunakan prekursor 3- (Dimetoksi(metil)silil)propil Metakrilat (DMMSPMA), divinil benzena (DVB), dan dimetildimetoksisilan (DMDMS). Sintesis ini dilakukan dengan membentuk matriks polimer dengan metode ikatan silang antara DMMSPMA dan DVB. Selanjutnya untuk meningkatkan hidrofobisitas dari polimer yang disintesis, maka dilakukan modifikasi menggunakan DMDMS. Keberhasilan proses modifikasi poli(DMMSPMA-ko-DVB) dan poli(DMMSPMA-ko-DVB) termodifikasi dimetildimetoksisilan (poli(DMMSPMA-ko- DVB)-DMDMS) dibuktikan dengan karakterisasi FTIR yang menunjukkan vibrasi gugus Si- O-Si (1091 cm-1), C=C (804-900 cm-1), C=O (1720 cm-1), dan C-H (2920 cm-1). Hasil karakterisasi SEM menunjukkan poli(DMMSPMA-ko-DVB) dan poli(DMMSPMA-ko- DVB)-DMDMS berbentuk sferis namun dengan ukuran beragam. Peningkatan hidrofobisitas diamati melalui pengukuran sudut kontak. Poli(DMMSPMA-ko-DVB) memiliki sudut kontak sebesar 112°, sedangkan poli(DMMSPMA-ko-DVB)-DMDMS memiliki sudut kontak sebesar 127°. Poli(DMMSPMA-ko-DVB)-DMDMS telah dimuat dalam kolom berukuran 150 mm × 4,6 mm sebagai fase diam. Fase diam tersebut belum berhasil memisahkan campuran senyawa organik yang digunakan, namun terdapat potensi poli(DMMSPMA-ko-DVB)- DMDMS sebagai adsorben.

2026
👤 Penulis: Saskia Aulia
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

EKSPLORASI MATERIAL COLD PORCELAIN CLAY (CPC) BERBASIS BUBUK KERANG SIMPING SEBAGAI ELEMEN ORNAMENTAL PADA PARTISI DENGAN PENDEKATAN VISUAL LANDSCAPE PESISIR CIREBON

Cold Porcelain Clay (CPC) merupakan material air-dry clay yang berpotensi dikembangkan melalui pemanfaatan bubuk cangkang kerang simping (Placuna placenta) sebagai bio-filler. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formulasi CPC berbasis bubuk kerang simping serta menerapkannya sebagai elemen ornamental pada partisi dengan pendekatan visual landscape pesisir Cirebon. Penelitian menggunakan metode practice-based research melalui tahapan eksplorasi material, eksplorasi visual, pengembangan desain, dan penciptaan karya. Eksplorasi material dilakukan melalui penyusunan beberapa formulasi CPC berbasis bubuk kerang simping yang kemudian dievaluasi secara kualitatif berdasarkan plastisitas, kestabilan bentuk, kualitas permukaan, dan kemampuan material dalam membentuk detail elemen ornamental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bubuk kerang simping dapat dimanfaatkan sebagai bio-filler pada formulasi CPC. Variasi komposisi bubuk kerang menghasilkan karakteristik material yang berbeda pada aspek plastisitas, tekstur, warna, dan kestabilan bentuk, dengan formulasi optimum pada rasio 1:1 antara cornstarch dan bubuk kerang simping. Formulasi tersebut kemudian diterapkan pada tiga partisi berjudul Tidal Rhythm, Ribs of the Vessel, dan Coastal Horizon sebagai perwujudan pendekatan visual landscape pesisir Cirebon melalui elemen ornamental. Penelitian ini menghasilkan formulasi CPC berbasis bubuk kerang simping serta menunjukkan penerapannya sebagai elemen ornamental pada partisi melalui tiga karya penciptaan.

2026
👤 Penulis: Shalamar Fathima Zenobia A.
🏷️ Keramik Dingin 🏷️ Desain Partisi 🏷️ Visual Landscape Pesisir

POTENSI ADIKTIF MITRAGININ DARI KRATOM (MITRAGYNA SPECIOSA KORTH.) PADA MENCIT JANTAN MENGGUNAKAN METODE CONDITIONED PLACE PREFERENCE

Mitraginin, senyawa alkaloid utama dari daun kratom (Mitragyna speciosa Korth.), diketahui memiliki interaksi dengan reseptor opioid di otak. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek ketergantungan mitraginin dosis tinggi menggunakan metode Conditioned Place Preference (CPP). Sebanyak 25 ekor mencit jantan galur Swiss Webster dibagi menjadi lima kelompok: kelompok negatif (2% Tween 20 dalam NaCl 0,9%), kontrol positif (morfin 10 mg/kg), dan tiga kelompok uji mitraginin (5, 15, dan 25 mg/kg). Proses pengujian meliputi fase prapengondisian (T0), pengondisian selama delapan hari, uji CPP (T1), serta masa abstinensia selama tujuh hari yang diakhiri dengan uji retensi (T2). Analisis statistik menunjukkan bahwa mitraginin dosis 25 mg/kg memberikan efek penghargaan yang signifikan dan mirip dengan morfin 10 mg/kg pada T1, dan efeknya bertahan hingga pengujian T2. Sebaliknya, dosis 5 dan 15 mg/kg tidak menunjukkan preferensi yang signifikan pada T1. Namun, pada pengujian T2, kedua kelompok dosis yang relatif rendah tersebut menunjukkan penurunan skor preferensi secara signifikan yang mengindikasikan munculnya efek aversi.

2026
👤 Penulis: Farhan Harsya Syaputra Rizal
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Hidrologi

MXENE TBCTX SEBAGAI ELEKTROKATALIS UNTUK REAKSI EVOLUSI HIDROGEN YANG EFISIEN PADA ELEKTRODA GLASSY CARBON

MXene merupakan material dua dimensi yang banyak dikembangkan dalam satu dekade terakhir karena potensinya sebagai elektrokatalis pada teknologi energi baru dan terbarukan , khususnya electrochemical water splilling. Material ini mem i liki konduktivitas listrik yang tinggi, luas permukaan yang besar, serta banyak situs aktif yang mampu meningkatkan transfer elektron dan aktivitas elektrokataliti k. Meskipun demikian, performa elektrokatalitik MXene masih sangat dipengaruhi oleh jenis material dan kond isi modifikasi elektroda, sehingga diperlukan optimasi untuk meningkatkan aktivitasnya terhadap reaksi evolusi hidrogen ( hydrogen evolution reaction, HER). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi MXene TiiCTx dan TiiNTx scbagai material elektrokatalis untuk mcningkatkan kinerja HER dan OER. Hasil sintesis MXene dalam percobaan ini dikaraktcrisasi menggunakan XRD, FTIR, SEM, EDS mapping,TEM-SAED, dan XPS yang menandakan keberhasilan sintesis Mxene TiiCTx. Berdasarkan SEM, material yang telah disintesis membentuk lembaran dua dimensi dan berjarak. Pola difraksi dari XRD juga membcri puncak khas pada 6,32°serta hilangnya puncak Al pada 36°. Analisis FTIR memberi puncak gugus Ti-C dan Ti-N pada 710-627cm·1• Sementara itu, TEM-SAED menunjukkan citra tumpukan lembaran dan kristal initas MXene. XPS mengonfirmasi adanya energi ikatan dari Ti-C serta gugus terminasi MXene. Selain itu, kinerja elektrokatalis MXene TiiCTx dibandingkan dengan MXene TiiNTx. Hasil pengujian kinerja elektrokatalis MXene TbCTx dan TbNx pada modifikasi elektroda glassy carbon (GCE) terhadap reaksi evolusi hidrogen menunjukkan bahwa modifikasi GCEff iiCTx memiliki overpotensial yang lebih rendah daripada GCEff iiNTx dengan nilai 579 mV pada reaksi HER dibanding OER. Selain itu, nilai Tafel slope yang diperoleh sudah mencapai tahap mekanisme Heyrovsky, yaitu 40,2mV/dec.

2026
👤 Penulis: Fida Nuralifah Rahmani
🏷️ Mxene 🏷️ Reaksi Evolusi Hidrogen 🏷️ Elektrokatalisis

DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN LOGISTIK BERBASIS WEB MENGGUNAKAN DJANGO DENGAN ARSITEKTUR MICROSERVICES

Industri logistik yang terus berkembang menuntut sistem manajemen yang skalabel dan andal, sementara arsitektur monolitik yang umum digunakan menghadapi keterbatasan dalam hal skalabilitas parsial dan fleksibilitas teknologi. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem manajemen logistik berbasis web menggunakan arsitektur microservices dengan tiga layanan utama (Auth Service, Shipment Service, dan Invoice Service) yang dibangun menggunakan Django, dikontainerisasi dengan Docker, dan diintegrasikan melalui API Gateway berbasis NGINX, dengan antarmuka pengguna menggunakan Vue.js. Pengujian fungsional menggunakan metode black-box testing terhadap 27 skenario uji menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai kebutuhan, sementara pengujian performa menggunakan Locust memperlihatkan sistem memenuhi kriteria ISO/IEC 25010:2023 (P95 ? 3 detik, error rate < 1%) hingga beban 600 virtual user, dengan titik jenuh teridentifikasi pada rentang 800–1.000 virtual user. Perbandingan dengan arsitektur monolitik menunjukkan monolitik 14–53% lebih cepat pada seluruh tingkat beban akibat overhead komunikasi antarservice, meskipun keunggulan microservices dalam skalabilitas independen diperkirakan akan lebih terlihat pada infrastruktur yang benar-benar terdistribusi.

2026
👤 Penulis: Muhammad Akbar
🏷️ Microservis 🏷️ Manajemen Logistik 🏷️ Django

PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMELIHARAAN STRATEGIS UN- TUK EFISIENSI BIAYA DALAM OPERASI GAS LAUT DALAM YANG MATURE: KERANGKA ANALISIS BIAYA SIKLUS HIDUP BERBASIS RISIKO DAN ANALISIS KEPUTUSAN MULTI- KRITRIA

Perusahaan eni Muara Bakau B.V. mengoperasikan aset gas laut dalam yang sudah matang di Cekungan Kutai. Pada tahun 2024 biaya pemeliharaan per barel naik dari USD 0,41/BOE pada 2023 menjadi USD 1,07/BOE, kenaikan 161 persen, sementara ketersediaan pabrik tetap di atas 97 persen. Masalah efisiensi biaya ini bersifat struktural, bukan kegagalan kinerja operasional. Studi ini menerapkan kerangka biaya siklus hidup berbasis risiko terhadap empat alternatif strategi pemeliharaan selama sisa masa PSC 2025 hingga 2032. Studi menggunakan catatan primer 2021 hingga 2024 (produksi, KPI pemeliharaan dan keandalan, catatan biaya, keluaran RAM dan RCM), didukung analisis sensitivitas satu arah dan Analytic Hierarchy Process yang dievaluasi pada kriteria keselamatan, efisiensi, fleksibilitas, dan biaya. Analisis Net Present Cost deterministik menempatkan restrukturisasi kontrak sebagai opsi termurah (A2, USD 72,37 juta). Evaluasi multikriteria, yang menambahkan eksposur biaya risiko, perturbasi bobot AHP, dan pandangan nilai harapan atas kehilangan produksi yang dapat dihindari (sekitar USD 5,9 juta eksposur yang dihindari sepanjang horizon terhadap premi USD 2,14 juta, kira-kira 2,8 kali), mendukung investasi pemantauan berbasis kondisi sebagai strategi yang direkomendasikan (A3, USD 74,51 juta). Targetnya adalah mengembalikan biaya pemeliharaan per BOE ke kisaran USD 0,85 hingga 0,90/BOE dalam horizon perencanaan WP&B 2026 hingga 2028.

2026
👤 Penulis: Febri Rio Cahyono
🏷️ Analisis Biaya Siklus Hidup Berbasis Risiko 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Gas Laut 🏷️ Kecerdasan Buatan
Halaman 43 dari 6754
💬