📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 101,300 dokumenKEADILAN SPASIAL AKSES BUS BAGI PEREMPUAN DI KOTA BANDUNG BERBASIS ANALISIS PENYEDIAAN, PERMINTAAN, DAN PELUANG
Transportasi umum merupakan salah satu infrastruktur dasar perkotaan yang berperan penting dalam menghubungkan penduduk dengan berbagai peluang sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan kota. Namun, perempuan sering kali tidak terakomodasi secara memadai dalam perencanaan transportasi karena kebijakan transportasi yang bersifat umum dan tidak menangkap ketimpangan akses yang dialami kelompok pengguna tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keadilan akses transportasi umum bus terhadap perempuan di Kota Bandung melalui pendekatan analisis penyediaan, permintaan, dan peluang. Digunakan pendekatan kuantitatif berbasis keadilan spasial dengan mengembangkan analisis bivariat dengan mengintegrasikan tiga komponen aksesibilitas bagi perempuan. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak QGIS dengan unit spasial sebanyak 19.806 grid heksagonal di seluruh Kota Bandung yang diintegrasikan ke dalam kelurahan. Hasil menunjukkan bahwa layanan bus di Kota Bandung belum terdistribusi secara spasial yang adil, dengan 9,10% wilayah Kota Bandung masuk dalam kategori prioritas intervensi tinggi dalam analisis tipologi kawasan bivariat melalui agregasi komponen permintaan, peluang, dan penyediaan. Kawasan dengan intervensi tinggi sebagian besar terletak di sebagian pinggiran bagian selatan, barat dan timur Kota Bandung. Distribusi nilai indeks aksesibilitas mengindikasikan bahwa ketimpangan di Kota Bandung tidak bersifat ekstrem, namun memerlukan pendekatan kebijakan yang menyeluruh dan merata. Penemuan atas penelitian ini mempertegas bahwa perencanaan transportasi umum massal di Kota Bandung belum sepenuhnya responsif terhadap kebutuhan spesifik perempuan dan diharapkan menjadi pertimbangan kebijakan pengembangan sistem bus yang berkeadilan di Kota Bandung.
PERANCANGAN RESORT RESTORATIF BERBASIS TERAPI AKTIF MULTISENSORI DI PUTRI DUYUNG COTTAGE, JAKARTA UTARA
Kepadatan aktivitas dan tekanan lingkungan di kota metropolitan seperti Jakarta berkontribusi terhadap meningkatnya kelelahan mental dan fisik masyarakat urban. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan ruang pemulihan yang mampu mendukung kesejahteraan psikologis. Kawasan pesisir Jakarta Utara memiliki potensi sebagai lanskap terapeutik melalui keberadaan ruang biru berupa hamparan laut serta pengalaman multi-sensori yang dihadirkan oleh visual, aroma, angin, dan suara alam pesisir. Kehadiran laut berperan dalam menciptakan suasana restoratif yang dapat mendukung proses pemulihan psikologis bagi berbagai kelompok usia. Namun, fasilitas resort di pesisir Jakarta Utara umumnya masih berfokus pada fungsi akomodasi dan rekreasi. Perancangan ini bertujuan untuk merespons permasalahan tersebut melalui pengembangan konsep resort berbasis healing environment yang memanfaatkan potensi alam pesisir sebagai media terapi. Putri Duyung Cottage Ancol digunakan sebagai studi preseden untuk mengidentifikasi permasalahan desain resort. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang didukung oleh observasi, studi literatur, serta wawancara. Hasil analisis kemudian diterjemahkan ke dalam konsep perancangan yang menekankan pemanfaatan pengkondisian ruang yang baik, material alami, pencahayaan alami, serta hubungan visual ke arah laut untuk menciptakan pengalaman ruang yang bersifat restoratif. Melalui pendekatan tersebut, perancangan ini diharapkan mampu menghadirkan resort yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlibur, tetapi juga sebagai ruang pemulihan yang mendukung kesejahteraan fisik, mental, dan sosial penggunanya.
SISTEM GNSS ONLINE DATA PROCESSING UNTUK PEMANTAUAN DEFORMASI DI BENDUNGAN JATILUHUR
Pemantauan deformasi secara kontinu merupakan salah satu upaya penting dalam mitigasi bencana dan pengelolaan infrastruktur. Namun, pada umumnya terkendala oleh tingginya biaya investasi perangkat Global Navigation Satellite System (GNSS) konvensional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan deformasi berbasis sistem pemantauan GNSS biaya rendah yang terintegrasi dengan sistem pengolahan data daring dan aplikasi seluler untuk mendukung pemantauan posisi secara mendekati real-time. Sistem yang dikembangkan terdiri atas perangkat akuisisi data GNSS biaya rendah, sistem pengolahan data otomatis berbasis Linux yang memanfaatkan File Transfer Protocol (FTP), RTKLIB, dan Translation, Editing, and Quality Checking (TEQC), serta aplikasi seluler untuk visualisasi hasil pemantauan. Data GNSS dikumpulkan, dikirim ke server, dikonversi ke format Receiver Independent Exchange Format (RINEX), dianalisis kualitasnya, serta diolah menggunakan metode penentuan posisi diferensial secara otomatis. Hasil implementasi menunjukkan bahwa seluruh subsistem berhasil terintegrasi dan mampu menjalankan proses akuisisi, transmisi, pengolahan, penyimpanan, serta visualisasi data secara otomatis. Sistem menghasilkan akurasi sebesar 0,054 m, dengan presisi 0,013 m pada komponen horizontal dan 0,014 m pada komponen vertikal. Selain itu, sistem dirancang menggunakan model layanan berbasis langganan (subscription-based service) yang berpotensi diterapkan pada instansi seperti Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, sektor konstruksi, pertambangan, dan pengelola infrastruktur. Dengan memanfaatkan perangkat keras berbiaya rendah dan perangkat lunak open source, sistem ini berpotensi menjadi solusi pemantauan deformasi yang ekonomis dan berkelanjutan.
PEMBUATAN GNSS ONLINE DATA PROCESSING DAN MOBILE SYSTEM BERBASIS LOW-COST GNSS UNTUK PEMANTAUAN DEFORMASI
Pemantauan deformasi secara kontinu merupakan salah satu upaya penting dalam mitigasi bencana dan pengelolaan infrastruktur. Namun, pada umumnya terkendala oleh tingginya biaya investasi perangkat Global Navigation Satellite System (GNSS) konvensional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan deformasi berbasis sistem pemantauan GNSS biaya rendah yang terintegrasi dengan sistem pengolahan data daring dan aplikasi seluler untuk mendukung pemantauan posisi secara mendekati real-time. Sistem yang dikembangkan terdiri atas perangkat akuisisi data GNSS biaya rendah, sistem pengolahan data otomatis berbasis Linux yang memanfaatkan File Transfer Protocol (FTP), RTKLIB, dan Translation, Editing, and Quality Checking (TEQC), serta aplikasi seluler untuk visualisasi hasil pemantauan. Data GNSS dikumpulkan, dikirim ke server, dikonversi ke format Receiver Independent Exchange Format (RINEX), dianalisis kualitasnya, serta diolah menggunakan metode penentuan posisi diferensial secara otomatis. Hasil implementasi menunjukkan bahwa seluruh subsistem berhasil terintegrasi dan mampu menjalankan proses akuisisi, transmisi, pengolahan, penyimpanan, serta visualisasi data secara otomatis. Sistem menghasilkan akurasi sebesar 0,054 m, dengan presisi 0,013 m pada komponen horizontal dan 0,014 m pada komponen vertikal. Selain itu, sistem dirancang menggunakan model layanan berbasis langganan (subscription-based service) yang berpotensi diterapkan pada instansi seperti Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, sektor konstruksi, pertambangan, dan pengelola infrastruktur. Dengan memanfaatkan perangkat keras berbiaya rendah dan perangkat lunak open source, sistem ini berpotensi menjadi solusi pemantauan deformasi yang ekonomis dan berkelanjutan.
PEMBUATAN GNSS ONLINE DATA PROCESSING DAN MOBILE SYSTEM BERBASIS LOW-COST GNSS UNTUK PEMANTAUAN DEFORMASI
Pemantauan deformasi secara kontinu merupakan salah satu upaya penting dalam mitigasi bencana dan pengelolaan infrastruktur. Namun, pada umumnya terkendala oleh tingginya biaya investasi perangkat Global Navigation Satellite System (GNSS) konvensional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan deformasi berbasis sistem pemantauan GNSS biaya rendah yang terintegrasi dengan sistem pengolahan data daring dan aplikasi seluler untuk mendukung pemantauan posisi secara mendekati real-time. Sistem yang dikembangkan terdiri atas perangkat akuisisi data GNSS biaya rendah, sistem pengolahan data otomatis berbasis Linux yang memanfaatkan File Transfer Protocol (FTP), RTKLIB, dan Translation, Editing, and Quality Checking (TEQC), serta aplikasi seluler untuk visualisasi hasil pemantauan. Data GNSS dikumpulkan, dikirim ke server, dikonversi ke format Receiver Independent Exchange Format (RINEX), dianalisis kualitasnya, serta diolah menggunakan metode penentuan posisi diferensial secara otomatis. Hasil implementasi menunjukkan bahwa seluruh subsistem berhasil terintegrasi dan mampu menjalankan proses akuisisi, transmisi, pengolahan, penyimpanan, serta visualisasi data secara otomatis. Sistem menghasilkan akurasi sebesar 0,054 m, dengan presisi 0,013 m pada komponen horizontal dan 0,014 m pada komponen vertikal. Selain itu, sistem dirancang menggunakan model layanan berbasis langganan (subscription-based service) yang berpotensi diterapkan pada instansi seperti Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, sektor konstruksi, pertambangan, dan pengelola infrastruktur. Dengan memanfaatkan perangkat keras berbiaya rendah dan perangkat lunak open source, sistem ini berpotensi menjadi solusi pemantauan deformasi yang ekonomis dan berkelanjutan.
PEMBUATAN GNSS ONLINE DATA PROCESSING DAN MOBILE SYSTEM BERBASIS LOW-COST GNSS UNTUK PEMANTAUAN DEFORMASI
Pemantauan deformasi secara kontinu merupakan salah satu upaya penting dalam mitigasi bencana dan pengelolaan infrastruktur. Namun, pada umumnya terkendala oleh tingginya biaya investasi perangkat Global Navigation Satellite System (GNSS) konvensional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan deformasi berbasis sistem pemantauan GNSS biaya rendah yang terintegrasi dengan sistem pengolahan data daring dan aplikasi seluler untuk mendukung pemantauan posisi secara mendekati real-time. Sistem yang dikembangkan terdiri atas perangkat akuisisi data GNSS biaya rendah, sistem pengolahan data otomatis berbasis Linux yang memanfaatkan File Transfer Protocol (FTP), RTKLIB, dan Translation, Editing, and Quality Checking (TEQC), serta aplikasi seluler untuk visualisasi hasil pemantauan. Data GNSS dikumpulkan, dikirim ke server, dikonversi ke format Receiver Independent Exchange Format (RINEX), dianalisis kualitasnya, serta diolah menggunakan metode penentuan posisi diferensial secara otomatis. Hasil implementasi menunjukkan bahwa seluruh subsistem berhasil terintegrasi dan mampu menjalankan proses akuisisi, transmisi, pengolahan, penyimpanan, serta visualisasi data secara otomatis. Sistem menghasilkan akurasi sebesar 0,054 m, dengan presisi 0,013 m pada komponen horizontal dan 0,014 m pada komponen vertikal. Selain itu, sistem dirancang menggunakan model layanan berbasis langganan (subscription-based service) yang berpotensi diterapkan pada instansi seperti Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, sektor konstruksi, pertambangan, dan pengelola infrastruktur. Dengan memanfaatkan perangkat keras berbiaya rendah dan perangkat lunak open source, sistem ini berpotensi menjadi solusi pemantauan deformasi yang ekonomis dan berkelanjutan.
PEMBUATAN GNSS ONLINE DATA PROCESSING DAN MOBILE SYSTEM BERBASIS LOW-COST GNSS UNTUK PEMANTAUAN DEFORMASI
Pemantauan deformasi secara kontinu merupakan salah satu upaya penting dalam mitigasi bencana dan pengelolaan infrastruktur. Namun, pada umumnya terkendala oleh tingginya biaya investasi perangkat Global Navigation Satellite System (GNSS) konvensional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan deformasi berbasis sistem pemantauan GNSS biaya rendah yang terintegrasi dengan sistem pengolahan data daring dan aplikasi seluler untuk mendukung pemantauan posisi secara mendekati real-time. Sistem yang dikembangkan terdiri atas perangkat akuisisi data GNSS biaya rendah, sistem pengolahan data otomatis berbasis Linux yang memanfaatkan File Transfer Protocol (FTP), RTKLIB, dan Translation, Editing, and Quality Checking (TEQC), serta aplikasi seluler untuk visualisasi hasil pemantauan. Data GNSS dikumpulkan, dikirim ke server, dikonversi ke format Receiver Independent Exchange Format (RINEX), dianalisis kualitasnya, serta diolah menggunakan metode penentuan posisi diferensial secara otomatis. Hasil implementasi menunjukkan bahwa seluruh subsistem berhasil terintegrasi dan mampu menjalankan proses akuisisi, transmisi, pengolahan, penyimpanan, serta visualisasi data secara otomatis. Sistem menghasilkan akurasi sebesar 0,054 m, dengan presisi 0,013 m pada komponen horizontal dan 0,014 m pada komponen vertikal. Selain itu, sistem dirancang menggunakan model layanan berbasis langganan (subscription-based service) yang berpotensi diterapkan pada instansi seperti Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, sektor konstruksi, pertambangan, dan pengelola infrastruktur. Dengan memanfaatkan perangkat keras berbiaya rendah dan perangkat lunak open source, sistem ini berpotensi menjadi solusi pemantauan deformasi yang ekonomis dan berkelanjutan.
PREDIKSI UKURAN RISIKO BERBASIS EKSPEKTASI DAN VARIANSI MODEL RISIKO RERATA DAN APLIKASINYA PADA PASAR ENERGI
Risiko merupakan suatu kerugian yang dapat dianalisis secara kuantitatif. Analisis risiko dapat dilakukan dengan model risiko. Model risiko adalah model statistik yang memuat peubah acak yang mengikuti distribusi tertentu. Dalam Tugas Akhir ini, digunakan model risiko eksponensial dan pengembangannya, serta model risiko stokastik yaitu GARCH. Model risiko dikontruksi menjadi model risiko rerata dan digunakan untuk menentukan ukuran risiko. Ukuran risiko yang digunakan adalah ukuran risiko berbasis ekspektasi dan variansi, yang sering disebut dengan SDPP (Standard Deviation Premium Principle). Tujuan penelitian ini adalah mengkonstruksi model risiko rerata pengembangan eksponensial dan model risiko rerata stokastik, menentukan prediksi ukuran risiko berbasis ekspektasi dan variansi model risiko rerata, menenukan uji keakuratan prediksi ukuran risiko pada pasar energi. Berdasarkan hasil simulasi, diperoleh bahwa model risiko stokastik lebih akurat untuk memprediksi ukuran risiko daripada model risiko pengembangan eksponensial. Selain itu, model risiko rerata yang telah dikonstruksi juga lebih akurat dalam memprediksi ukuran risiko.
PEMODELAN SPASIAL UNTUK ZONA TITIK INJEKSI DAN RENCANA JALUR PIPA DISTRIBUSI PADA PERENCANAAN CARBON CAPTURE AND STORAGE (CCS) ONSHORE
Teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) merupakan solusi penting dalam mitigasi perubahan iklim dengan menangkap dan menyimpan karbon dioksida secara aman di bawah permukaan bumi. Penelitian ini mengembangkan pemodelan spasial sebagai alat bantu untuk mendukung prosedur perencanaan CCS Onshore, dengan studi kasus Lapangan X PT Pertamina Hulu Energi. Produk utama yang dihasilkan meliputi model spasial 3D subsurface yang memvisualisasikan lintasan sumur, formasi geologi, dan Zona Titik Injeksi (ZTI), dan peta 2D jalur optimal pengangkutan karbon. Metode yang digunakan adalah metode Multi Criteria Evaluation (MCE) dan Least Cost Path Analysis (LCPA), dan prosedur perencanaan CCS yang mengacu pada regulasi nasional. Pemodelan spasial mengintegrasikan data teknis dan spasial secara komprehensif untuk memaksimalkan efisiensi operasional dan mitigasi risiko dalam implementasi CCS. Prosedur perencanaan yang digunakan telah disesuaikan dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 16 Tahun 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi MCE dan LCPA pada perencanaan jalur pengangkutan karbon dan penggunaan metode Minimum curvature untuk pemodelan lintasan sumur dapat meningkatkan akurasi dan efektivitas perencanaan CCS Onshore.
PEMODELAN SPASIAL UNTUK ZONA TITIK INJEKSI DAN RENCANA JALUR PIPA DISTRIBUSI PADA PERENCANAAN CARBON CAPTURE AND STORAGE (CCS) ONSHORE PT PERTAMINA HULU ENERGI
Teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) merupakan solusi penting dalam mitigasi perubahan iklim dengan menangkap dan menyimpan karbon dioksida secara aman di bawah permukaan bumi. Penelitian ini mengembangkan pemodelan spasial sebagai alat bantu untuk mendukung prosedur perencanaan CCS Onshore, dengan studi kasus Lapangan X PT Pertamina Hulu Energi. Produk utama yang dihasilkan meliputi model spasial 3D subsurface yang memvisualisasikan lintasan sumur, formasi geologi, dan Zona Titik Injeksi (ZTI), dan peta 2D jalur optimal pengangkutan karbon. Metode yang digunakan adalah metode Multi Criteria Evaluation (MCE) dan Least Cost Path Analysis (LCPA), dan prosedur perencanaan CCS yang mengacu pada regulasi nasional. Pemodelan spasial mengintegrasikan data teknis dan spasial secara komprehensif untuk memaksimalkan efisiensi operasional dan mitigasi risiko dalam implementasi CCS. Prosedur perencanaan yang digunakan telah disesuaikan dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 16 Tahun 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi MCE dan LCPA pada perencanaan jalur pengangkutan karbon dan penggunaan metode Minimum curvature untuk pemodelan lintasan sumur dapat meningkatkan akurasi dan efektivitas perencanaan CCS Onshore.
FORMULASI PRODUKSI BERAS ANALOG BERBASIS FERCAF MENGGUNAKAN EKSTRUDER SEBAGAI ALTERNATIF PANGAN LOKAL
Ketergantungan impor beras mengancam ketahanan pangan Indonesia. Diversifikasi pangan melalui pemanfaatan surplus ubi kayu menjadi tepung FERCAF sebagai bahan baku beras analog merupakan solusi potensial. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formulasi beras analog berbasis FERCAF menggunakan ekstruder. Penelitian ini dilakukan dua tahap. Tahap pertama mengoptimasi komposisi tepung (FERCAF 100%, 85%, 70%), rasio maizena:kacang hijau (1:2), kadar air (16%, 18%, 20%), dan prekondisi (tanpa, 10 menit). Formulasi terbaik (70% FERCAF, 20% kacang hijau, 10% maizena, kadar air 20%, prekondisi 10 menit) dipilih berdasarkan karakteristik fisik dan uji hedonik. Tahap kedua menambahkan hidrokoloid CMC atau karagenan (3%, 4%) pada formulasi tersebut. Produk diuji dimensi, derajat pecah, warna, tekstur (TPA), daya rehidrasi, daya kembang, dan sensori oleh 50 panelis. Hasil menunjukkan penambahan CMC 3% menghasilkan beras analog terbaik: dimensi bulir seragam (0,22×0,78×0,25 cm), derajat pecah 16,55%, kapasitas rehidrasi 424,58%, daya kembang 156,69%, hardness 11.839,55 g, adhesiveness mendekati nol, dan nilai ?E terkecil (mentah 1,8; matang 2,8). Uji sensori mengonfirmasi penerimaan tertinggi dan 72% panelis memilihnya sebagai alternatif beras konvensional. Karagenan justru menghasilkan nasi terlalu kohesif dan gagal mempertahankan bulir. Kesimpulannya, formulasi optimum adalah 70% FERCAF, 20% tepung kacang hijau, 10% maizena, air 20%, prekondisi 10 menit, dan CMC 3%, menghasilkan beras analog dengan karakteristik mendekati beras komersial.
PERANCANGAN VIDEO MAPPING BERBASIS STORYTELLING INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PENGENALAN NILAI MORAL UNTUK ANAK USIA 4-6 TAHUN
Korupsi merupakan persoalan kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aspek integritas individu. Pembentukan integritas tidak terjadi secara instan pada masa dewasa, melainkan berkembang melalui internalisasi nilai moral sejak usia dini. Usia 4–6 tahun merupakan periode penting dalam perkembangan moral anak, namun karakteristik belajar mereka menuntut pendekatan yang konkret, visual, dan partisipatif. Perancangan ini bertujuan merancang media video mapping berbasis storytelling interaktif sebagai sarana pengenalan nilai moral bagi anak usia 4–6 tahun. Nilai moral yang dikenalkan meliputi empati, kejujuran, dan tanggung jawab yang diposisikan sebagai fondasi pembentukan integritas individu. Metode perancangan yang digunakan adalah Double Diamond yang meliputi tahap discover, define, develop, dan deliver. Hasil perancangan berupa media video mapping berdurasi 4 menit 28 detik yang memadukan animasi dua dimensi, storytelling interaktif, serta pendamping sebagai fasilitator melalui pendekatan read aloud. Media ini dirancang sesuai dengan karakteristik kognitif dan moral anak usia dini melalui pengalaman visual, naratif, dan partisipatif. Perancangan ini menunjukkan bahwa video mapping berbasis storytelling interaktif memiliki potensi sebagai media pengenalan nilai moral yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
KARAKTERISASI GEOMEKANIK DAN EVALUASI KARAKTISTIK STRUKTUR BATUAN BERBASIS FISIKA BATUAN DIGITAL PADA BATUAN K DAN T
Ketergantungan global terhadap energi hidrokarbon mendorong eksplorasi beralih ke sumber daya non-konvensional, termasuk kelompok Migas Non Konvensional (MNK) dan Low Quality Reservoir (LQR). Penelitian ini diawali dengan fokus pada Batuan T, sampel yang terindikasi memiliki cadangan hidrokarbon namun sulit diekstraksi karena karakteristik petrofisikanya yang kompleks. Masalah utama yang diidentifikasi pada sampel ini adalah adanya porositas yang dinilai cukup besar, namun permeabilitas yang sangat rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis keadaan tersebut melalui karakterisasi struktural dari data digital (melalui pemindaian berbasis Micro-CT dan Nano-CT), mengenali jenis batuan dengan analisis mineralogi (SEM-EDX, FESEM, XRF, XRD, dan petrografi), serta mengkaji pengaruh kompleksitas struktur mikro terhadap sifat geomekanik sampel T dan batuan pembanding K. Karakterisasi mineralogi menunjukkan bahwa sampel T merupakan golongan batu gamping kuarsatik, sedangkan sampel K merupakan batugamping. Sifat geomekanik kedua sampel dievaluasi melalui tiga metode uji tekan uniaksial terintegrasi data digital hasil pemindaian micro-CT, yaitu metode konvensional (skema pemindaian pre-post), metode selang waktu (time-lapse), dan metode in-situ XRM dinamik, untuk menentukan metode yang paling representatif dalam mengamati respons serta evolusi struktural batuan selama pembebanan Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga metode menghasilkan nilai modulus Young dengan variasi signifikan, metode konvensional menghasilkan nilai pada orde GPa, sedangkan metode selang waktu dan in-situ XRM menghasilkan nilai pada orde MPa yang mengindikasikan adanya perbedaan karakteristik dan keterbatasan teknis antar metode dalam merepresentasikan sifat mekanik batuan secara akurat. Analisis morfometri lebih lanjut mengungkap pola evolusi mikrostruktur (porositas, konektivitas, dan dimensi fraktal) yang konsisten dengan mekanisme kompaksi, inisiasi retakan, dan pemadatan pasca-keruntuhan.
PEMODELAN SPASIAL UNTUK ZONA TITIK INJEKSI DAN RENCANA JALUR PIPA DISTRIBUSI PADA PERENCANAAN CARBON CAPTURE AND STORAGE (CCS) ONSHORE
Teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) merupakan solusi penting dalam mitigasi perubahan iklim dengan menangkap dan menyimpan karbon dioksida secara aman di bawah permukaan bumi. Penelitian ini mengembangkan pemodelan spasial sebagai alat bantu untuk mendukung prosedur perencanaan CCS Onshore, dengan studi kasus Lapangan X PT Pertamina Hulu Energi. Produk utama yang dihasilkan meliputi model spasial 3D subsurface yang memvisualisasikan lintasan sumur, formasi geologi, dan Zona Titik Injeksi (ZTI), dan peta 2D jalur optimal pengangkutan karbon. Metode yang digunakan adalah metode Multi Criteria Evaluation (MCE) dan Least Cost Path Analysis (LCPA), dan prosedur perencanaan CCS yang mengacu pada regulasi nasional. Pemodelan spasial mengintegrasikan data teknis dan spasial secara komprehensif untuk memaksimalkan efisiensi operasional dan mitigasi risiko dalam implementasi CCS. Prosedur perencanaan yang digunakan telah disesuaikan dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 16 Tahun 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi MCE dan LCPA pada perencanaan jalur pengangkutan karbon dan penggunaan metode Minimum curvature untuk pemodelan lintasan sumur dapat meningkatkan akurasi dan efektivitas perencanaan CCS Onshore.
PENGARUH VARIASI PELARUT EKSTRAKSI TERHADAP PROFIL FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA L.) MENGGUNAKAN METODE INHIBISI DENATURASI PROTEIN
Inflamasi adalah respon biologis tubuh terhadap infeksi atau kerusakan jaringan, yang salah satu mekanismenya ditandai oleh denaturasi protein sehingga memicu pembentukan autoantigen dan dapat memperparah respon inflamasi. Daun kersen (Muntingia calabura L.) diketahui mengandung metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis aktivitas inhibisi denaturasi protein ekstrak daun kersen, mengidentifikasi dan menetapkan kadar senyawa marker, serta menganalisis profil metabolit menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) dan kemometrika. Ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan nheksana, etil asetat, etanol 96%, etanol 70%, dan air. Aktivitas ekstrak diuji dengan metode inhibisi denaturasi protein BSA. Ekstrak etanol 70% menunjukkan aktivitas inhibisi denaturasi protein terkuat (IC50 77,84 ± 0,36 ????g/mL). Asam klorogenat teridentifikasi sebagai senyawa marker pada ekstrak etanol 70% dan air, dengan kadar berturut-turut 12,23% ± 0,48 dan 17,45% ± 0,79 (b/b), serta IC50 119,69 ????g/mL ± 1,37. Analisis FTIR menunjukkan dominasi gugus O-H, C=C aromatik, C-O, dan C-H alifatik yang mengindikasikan keberadaan senyawa fenolik dan flavonoid. Analisis kemometrika menunjukkan kedekatan antara ekstrak n-heksana dan etil asetat secara metabolit sekunder berdasarkan variasi absorbansi spektrum inframerah. Berdasarkan hasil penelitian, perbedaan polaritas pelarut meengaruhi profil metabolit dan aktivitas inhibisi denaturasi protein dari ekstrak daun kersen. Ekstrak etanol 70% memberikan aktivitas inhibisi denaturasi protein terbaik, sedangkan analisis kemometrika menunjukkan kemiripan profil metabolit antara ekstrak n-heksana dan etil asetat serta perbedaan paling nyata pada ekstrak air.